Natal Bersama Keluarga Paisan

Djoko Paisan – Mainz, Jerman


Hallo keluarga besar BalTyRa…

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. Semoga anda semua dalam keadaan sehat walafiat ya……

Kali ini Dj. ingin mengajak anda semua merayakan Hari Raya Natal bersama kami…..

Jujur, ada rasa pamer, tapi lebih dari itu, siapa tau ada dari anda yang tidak mengenal acara malam Natal dengan adat yang berbeda…..

Di Ambon (kata Neverg.) dirayakan di jalanan dengan bunga api dan petasan yang sangat ramai….

Di Kona, yu Lani dan penduduk Hawaii merayakan Natal juga di jalanan dengan iring-iringan mobil dan sepeda motor….. Jelas lain lubuk, lain pula ikannya…..

Walau di luar siang hari sudah sangat dingin dan bersalju…..Pohon Cemara di belakang Appartment….diambil dari Balkon.

Orang yang berjalan kaki di depan Apartment…

Nah mari, kalau ada yang bersedia turut merayakan Natal di gubuknya Dj…..Walau di luar -6°C, tapi di laman Appartment tidak dingin, biasa 18°C, jadi perbedaannya sudah 24°C.

Dimana setiap tahun, seperti pada keluarga di Jerman yang percaya dengan kelahiran Yesus, maka kami juga merayakan Natal di rumah, di malam tgl. 24 Dezember, di dalam keluarga sendiri….

Karena Natal bagi kami, adalah malam yang Kudus, sunyi dan senyap, di mana kami bisa mengheningkan arti kelahiran sang Juru Selamat. Jadi Natal adalah Pesta Keluarga…..

Dj. tidak akan membahas di mana dan kapan Yesus lahir, yang penting…Dia telah lahir di hati kami yang dulunya sangat kotor.

Jelas, semua harus dengan persiapan dan setiap anggota keluarga, mendapat tugas-tugas tertentu….

Dj. bangun pagi, sudah harus mencari pohon Natal, ini bukan tradisi, mengapa tidak seminggu sebelumnya. Ya..karena kami tidak ada tempat untuk menyimpannya…..

Anda bisa bayangkan mencari (tempat penjualan) pohon cemara di saat banyak salju….Gerobak Dj. bisa selip ke kiri dan ke kanan, walau sudah pakai ban untuk musim dingin (Ban Winter).

Puji TUHAN….!!!Walau harus mondar-mandir, akhirnya kami bisa menemukan satu pohon yang terjangkau dengan keuangan kami. Kami masih harus belanja yang lainnya, karena untuk Susi masak kalkun panggang, masih ada bumbu yang lupa.

Lilin telah menyala semua ke empat-empatnya….Natal telah tiba…..!!!!

Si Ragil, mendapat tugas mendirikan dan menghias pohon Natal…

Susi memasak lemak dari perut B2 yang sudah diasap, yang kemudian dicampur dengan daun bawang, roti dan telur…Jelas dengan bumbu yang lainnya juga, untuk isi perut si Kalkun….. Jangan Dj. yang ditanya ya….

Mengisi perut kalkun dengan isi yang sudah dimasak sebelumnya…

Setelah dioperasi (dijahit), maka kalkun siap untuk dimasukan ke oven….

Setiap setengah jam dikeluarkan, dilihat dan disiram dengan minyak yang sudah meleleh di bawah kalkun…

Bisa jadi, di luar sudah sedikit hangus, tapi di dalamnya belum matang 100%, olehnya perlu ditutupi oleh kertas alumunium. Agar yakin, kalau kalkun sudah matang benar….

Nah ya…ini kalkun tidak seberat seperti biasanya Susi masak, biiasanya bisa sampai 7 Kg. atau lebih. Tapi kali ini, karena tidak ada yang diundang, maka Susi hanya membeli yang seberat 5,4 Kg. saja. Cukup untuk kami berenam + si kecil David.

Kata mas Iwan, 5,4 Kg yang memerlukan waktu 5,5 jam lama sekali….???, seperti masak ketupat di jaman kuda gigit besi…Yu Lani bertanya, mengapa tidak dimasak dipresto…..???? Selain kami tidak punya presto besar, seperti untuk di Restaurant dan mana bisa kebakar dan kering kulitnya, kalau dimasak dipresto….???? dan namanya bukan lagi kalkun panggang, tapi kalkun presto….

Puji TUHAN…..!!! Sekitar jam 19:00 malam, semua sudah siap…dan si Bagus punya pohon Natalpun juga sudah siap….

Bahkan di bawah pohon Natal, mereka dekorasi kado yang kebanyakan hanya karton saja….hahahaha…!!!Olehnya kami mulai renungan Natal dalam keluarga Dj. yang kecil ini, dengan menyanyikan pujian bagi kelahiran sang Putra Raja Damai….!!! Penebus umat manusia….Dengan diiringi gitar yang dibawakan oleh Dewo….

Untuk pembacaan Firman, si Bagus yang membacakannya. Dan David (cucu Dj.) langsung protes, harus dalam bahasa Jerman….!!!! hahahahaha….!!!!

David pun membawakan satu lagu Natal anak-anak….

Untuk penutup renungan, maka kami menyanyikan bersama lagu Malam Kudus…Sunyi Senyap….

Ini adalah tugas Dj. untuk mengiringi dengan gitar, walau anak-anak juga bisa, tapi mereka lebih mantep kalau  Dj. yang bawakan….Biasanya kami matikan lampu, tapi sangat tidak bagus untuk pengambilan photo….

Setelah doa penutup dan doa makan, maka tibalah saatnya untuk menikmati kalkun panggang ala Susi…

Dan adalah tugas Dj. (sebagai kepala rumah tangga) untuk memotong kalkun dan Susi membagikannya untuk anak-anak..

Setelah itu, mereka bebas makan sepuasnya…. Jelas….tugas ini…satu saat akan Dj. serahkan kepada junior…itu pasti….!!!!

Kami menikmati Perjamuan Kasih ini dengan penuh suka cita, walau sangat sederhana saja…..Ini contoh yang kami semua makan…Daging kalkun dengan isinya, jagung direbus dengan bawang dan butter, salad kentang dan Redbit (benar nggak ya)

Jadi ingat jaman dulu, saat masih kecil, banyak makan nasi campur jagung, karena beras sangat mahal….

Selama makan, kami tidak bicara, karena menikmati masakan yang sangat lezat, hingga lupa ngobrol….hahahahaha….!!! Setelah kenyang, baru ribut ngobrol kiri-kanan…… Juga karena musik dari CD….lagu-lagu Natal….

Dan yang ditunggu oleh David, adalah pembagian hadiah…dia sudah sangat tegang, karena cukup lama dia menantinya. Harus ikut renungan dan makan dulu, karena omanya takut kalkunnya menjadi dingin…

Jelas David mendapat hadiah yang pertama, karena dia juga sudah cukup lama bersabar….

Untuk yang sudah dewasa, kami memberikan hadiah yang sangat sederhana sekali, karena sejak kecil mereka sudah kami didik, bukan harga hadiah yang mahal yang penting, tapi rasa perhatian antara sesama anggota keluarga, itu yang sangat penting…..!!!

Photo-photo di bawah ini, bisa anda komentari sendiri…..

Mertua dan menantu…..

Dewo dan istri (Jana)

Kakak dan adik ipar….

Anak-anak membuat satu permainan, agar tidak ngantuk…

Permainan… tidak mendengar…tidak melihat…dan tidak bicara…..Setiap anak harus bisa menjawab, 1 pertanyaan kami…..Si Dewi hanya bisa membaca dari bibir kami….karena dia tidak mendengar….Si Dewo mendengar pertanyaannya, tapi apa yang dia harus terka, karena dia tidak lihat….Sedang si Bagus, dia melihat dan mendengar, tapi menjawabnya tidak dengan bicara, tapi dengan pantomime…

Ternyata si Dewi yang menang…..!!! Boleh duduk di pangkuan kakak dan adiknya….tapi semua happy, tidak ada yang mengeluh atau protes….!!!!

David iri melihat ayahnya bermain dengan adik-adiknya, segera dia lari ke mamanya dan mendekapnya…

Davidpun datang ke tantenya dan bersenda-gurau bersamanya……

Setelah lewat tengah malam, maka kami akhiri perayaan Natal dan David bersama orang tuanya kembali ke rumahnya.

Nah itulah Natal di dalam keluarga Dj. di Mainz, dari tahun ke tahun hampir sama……

Terimakasih kepada pengasuh BalTyRa, yang selalu setia menerima oret-oretan Dj. Dimas J.Chen sudah menjelaskan, bahwa kata oret-oretan itu salah, karena kenyataannya diketik dan tidak dioret-oret….hahahahahahaha…..!!!

Maksud Dj. dengan oret-oretan, adalah…karena tulisan Dj, tidak sebagus bila dibanding dengan yang ahlinya….Yang selalu berbobot dan intelektuil…. Sedang Dj., hanya bercerita apa adanya saja….Olehnya Dj. namakan oret-oretan saja….hahahahahahaha…..!!! Jangan dimarah ya dimas….

Terimakasih untuk kesabaran anda semua untuk membaca oret-oretan ini…..Mohon dimaafkan bisa oret-oretan di atas, banyak kata-kata yang kurang berkenan di hati anda semua…

Kami sekeluarga tak lupa mengucapkan…

SELAMAT  HARI  RAYA  NATAL  2010 DAN…SELAMAT  MEMASUKI  TAHUN  BARU  2011

Semoga Damai Natal, pun Kasihnya, selalu menaungi kita semua…Tahun 2010 akan membawa kita semua keambang kesuksessan….!!!


Salam manis dari Mainz…

Dj. 813


Pohon Natal di depan Theater di Mainz….

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

276 Comments to "Natal Bersama Keluarga Paisan"

  1. Djoko Paisan  18 January, 2011 at 23:04

    donaLd Says:
    January 18th, 2011 at 20:09

    Selamat Natal pak Dj…. Happy Family….. Ayam kalkunnya sungguh enak… Yummy…!
    Frohe Weihnachten…!

    Danke Schön bruder Donald…
    Itu adalah yang kami usahakan, agar selalu kumpul, karena itu yang sangat berharga bagi kami, adalah keluarga.
    Kalau soal kalkun, itu sudah kebiasaan, setiap tahunnya, kalau tidak kalkun, ya angsa atau ikan….
    Kadang juga kelinci….hahahahahahaha…!!!
    Salam Damai dalam nama TUHAN….!!!

  2. Djoko Paisan  18 January, 2011 at 23:00

    Yu Lani….
    Itu namanya harapan…
    Selama masih hidup, boleh berharap, tidak ada salahnya…
    Hanya TUHAN yang tau, apa yang baik untuk kita….

  3. donaLd  18 January, 2011 at 20:09

    Selamat Natal pak Dj…. Happy Family….. Ayam kalkunnya sungguh enak… Yummy…!
    Frohe Weihnachten…!

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *