Bagai Pungguk Merindukan Pulsa

Fire – Yogyakarta


Wah … ah bingung bikin prolognya. Pokoknya selamat menikmati saja ……



1. Duduk sama rendah, berdiri sama … kuat sinyalnya:
Mungkin ini sebabnya banyak orang suka terima telpon sambil mondar-mandir kesana-kemari. Jadi sambil terima telpon sambil jogging, kan sehat …

2. Berat sama dipikul, pulsa sama dijinjing:
Jangan maunya cuman numpang minjem doang, isikan pulsanya juga …

3. Panas setahun dihapuskan oleh miscall sekali: Ehm … miscall dari siapa tuh …. Maklum sudah lama sejak terakhir ditolak … Zinggg ….

4. Ada miscall di balik batu: Waktu ditelpon balik ngakunya salah pencet nomer, padahal sih ….. hidungnya yang perlu dipencet …

5. Gajah bertarung lawan gajah, pelanduk chatting di tengah-tengah: Pelanduknya udah bosan hidup, atau … nggak mau rugi .. mumpung lagi promo … wakakak …….

6. Bagai musang berbulu pulsa: Promonya sih heboh …., ternyata bikin tekor juga … *Syarat dan ketentuan berlaku.

7. Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya habislah pulsa:
Mirip no (6).

8. Bagai perdana di daun talas: Tiap minggu rutin kirim SMS, “Hai … ini nomer baru aku …”

9. Sekali merengkuh download, dua tiga kuota terlampaui: Dipake download apa tuh ….

10. Air beriak tanda tak dalam, handphone beriak geli di kantong:
Gara-gara mode getar, serasa menyimpan jangkrik baru beranak …

11. Rumput tetangga selalu lebih hijau, blekberi tetangga selalu lebih menarik: Jadilah blek krupuk sebagai pelampiasan, dijamin lebih nyaring dan “akomodatif” ketimbang blekberi …

12. Bagai kacang lupa kulitnya, bagai orang lupa passwordnya: Rasain … jangankan orang lain bisa nebak, sendirinya juga bingung …

13. Sedia payung sebelum hujan, sedia pulsa sebelum disconnect: Makanya kira-kira dulu kalo udah mau habis.

14. Lempar miscall, sembunyi pulsa: Modus operandi orang pelit.

15. Bagai miscall dalam selimut: Ini siapa sih? Nomernya kok disembunyiin?

16. Habis pulsa, modem dibuang: He he … minggu pertama unlimited, minggu kedua “unlimited” sebelnya …..

17. Bagai kerakap di atas batu, miscall segan isi pulsa tak mau:
Sudah pelit, nggak modal.

18. Tak ada pulsa, miscal pun jadi: Mirip no (17).

19. Sedikit demi sedikit, lama-lama … bengkak juga tagihannya:
Lha kartunya kan nggak unlimited, tapi browsingnya yang unlimited, tekor dah …

20. Besar pulsa daripada handset: Prinsip ekononomi, tongkrongannya minim, tapi “produktivitasnya” tinggi. Habis pulsa sebulan, cukup bisa buat beli yang baru lagi.

21. Karena low-bat setitik, rusak order sebelanga:
Lain kali, ganti baterai yang tahan sebulan.

22. Ada pulsa abang disayang, tak ada pulsa sim card ditendang: Jangan dong, tunggu masa aktifnya habis dulu.

23. Dalamnya laut dapat diduga, dalamnya pulsa siapa tahu:
Jangan kelamaan ngobrolnya.

24. Bagai kacang lupa kulitnya, bagai orang lupa miscal-nya: “Bukan gue kok yang nelpon lu tadi ….”, begitu ditelpon balik.

25. Bersatu kita teguh, bercerai cari perdana lagi: Kan boleh “poligami”, asal nggak bingung sendiri aja.

26. Bagaikan low-bat di ujung tanduk: Padahal baru terima telpon penting. Duh… lupa bawa charger lagi …

27. Malu bertanya, error di jalan: Makanya baca manual, jangan dipake buat ganjel meja.

28. Mengail pulsa di air keruh:
Itu tuh … SMS ajaib ngaku-ngaku jadi bokap/nyokap ganti nomor terus ujung-ujungnya minta dikirimin pulsa …

29. Tong kosong berbunyi nyaring, pulsanya kosong ringtone-nya nyaring: Cuma dianggurin aja, nungguin panggilan masuk doang, inilah yang disebut komunikasi satu arah.

30. Ibarat facebook di daun talas:
Semuanya waton di-add nggak kira-kira.

31. Buruk sinyal, modem dibuang: Makanya dites dulu di tempat mau dipake, siapa tahu masih perlu nambah antene segede gaban.

32. Dunia tak selebar twitter: Makanya baca Baltyra (uppsss…. ada pesan sponsor, tagihan menyusul …. zinggg …..).

Baiklah teman-teman, bila ada sumur di ladang boleh kita menumpang mandi, bila pulsanya masih panjang boleh kita mengobrol lagi … awas kalo cuman miscall … wakakak…….

About Fire

Profile picture’nya menunjukkan kemisteriusannya sekaligus keseimbangannya dalam kehidupan. Misterius karena sejak dulu kala, tak ada seorang pun yang pernah bertatap muka (bisa-bisa bengep) ataupun berkomunikasi.

Dengan tingkat kreativitas dan kekoplakannya yang tidak baen-baen dan tiada tara menggebrak dunia via BALTYRA dengan artikel-artikelnya yang sangat khas, tak ada duanya dan tidak bakalan ada penirunya.

Arsip Artikel

34 Comments to "Bagai Pungguk Merindukan Pulsa"

  1. ilhampst  6 January, 2011 at 17:24

    Weleeeeeh Hehehehe

  2. probo  6 January, 2011 at 08:16

    LANI..lha fire nek tulis selalu tak terduga……bikin geli sampai kemekelen…..

  3. SU  5 January, 2011 at 18:55

    Asyik juga ya ga dapat wangsit dapat pangsit. Mau dong, mau……ikutan ngantri pangsit ah didepan rumahnya Fire sekalian bawa rantang susun

  4. lani  5 January, 2011 at 05:18

    KANG GENI : wakakak……saiki ngundang BULIK……..nek wes BUDE……….asal jok kebablasen dadi BUDEG kkkkkkkkkk…………..nek GUDEG gelem aku………..kapan dipaketke ke KONA kang?????????? ngidam iki

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *