Ozean Paradies

Djoko Paisan – Mainz, Jerman


Hallo Sobat Semua…Puji TUHAN….!!! Sampai sekarang kita masih bisa bertemu di sini…..

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj….

Kali ini Dj. ingin mengajak anda semua ke salah satu restaurant yang baru kami kenal….Dj. dapat bocoran dari teman di sawah, yang mengatakan ada satu Asian Restaurant yang sangat besar.

Olehnya membuat kami sedikit penasaran dan kami ingin melihat dan mencicipi makanan di sana.

Namanya “Ozean Paradies”. Saat sampai di sana, jujur agak kecewa…karena dari luar tidak kelihatan mewah, malah sangat sederhana….tidak ada reklame yang menyolok…. Hanya tulisan kecil di atas pintu masuk…

Saat kami masuk, ternyata satu hall yang sangat besar, yang mungkin bisa masuk beberapa ratus pengunjung.

Untung kami telah memesan tempat beberapa hari sebelumnya. Setelah kami diantar ke tempat yang disediakan bagi kami berenam + David…maka kami mulai melihat ke kiri dan ke kanan, situasi ruangan….

Persis di belakang kami ada figur kapal layar yang tidak begitu besar….dan hanya sedikit didekorasi…

Saat pelayan datang dan bertanya kepada kami, minuman yang kami ingin pesan, kamipun memesan minuman dan menjelaskan, bahwa kami akan makan all you can eat dan makanan apa yang tersedia…??? Dia menjelaskan ada yang sudah siap dimakan (ada yang China, Thai , Jepang dan Mongolia…).

Sayang sekali, kali ini kamera Dj. sedang ngadat, jadi ini kami ambil dengan pocket cameranya Susi, yang mana karena masih baru, jadi malah sedikit repot….

Sedang di sana, tidak diperbolehkan ambil photo, jadi serba salah….hahahahahaha….!!! Kamipun mulai keliling pura-pura melihat apa saja yang dihidangkan, tapi mengarahkan kamera kecil ke makanan.

Sayang banyak yang burem…. Hahahahahahaha….. maaf ya, karena kamera Susi yang masih baru, belum kenal betul.

Ada makanan yang masih mentah dan bisa memilih sesukanya, ada ikan, kerang, udang, ada daging sapi, babi, ayam dan juga daging burung Kaswari. Jelas banyak macam salad, sayuran dan macam-macam bumbu, bisa pilih sendiri di satu piring dan diserahkan ke kokinya. Dengan sarat dipiring dicapit dengan capitan kayu yang ada nomor meja, agar kalau selesai bisa diantar oleh pelayan kemeja pemesan… Hhhhmmmm… Sama dengan Restaurant Mongol yang pernah Dj. cerita di sini tahun lalu….

Bermacam-macam sayuran mentah, bisa pilih sendiri yang disuka…

Bermacam-macam daging mentah….

Juga bermacam-macam hasil laut….

Untuk makanan yang masih mentah, bisa diambil sendiri yang disuka dan diserahkan ke kokinya.

Asal jangan lupa jepitan dengan nomor meja, agar bisa diantar ke meja yang pesan, contohnya, meja kami bernomor 78.

Sop kesukaan Susi, Sup ala Thai… entah apa namanya… pakai santen….Karena dia coba dan nambah lagi….(dia bilang sangat enak) hahahaha…

Ini makanan yang Dewi ambil mentah dan dimasak oleh koki, saat itu juga.

Ikan, dengan bumbu dan bawang putih, pesanan Dj. yang pertama…

Ini yang Alex. sodorkan ke kokinya, ikan, udang, cumi, kerang dengan sayur brokoli, tauge dan rebung. Jelas dengan bawang putih dan cabe….

Ini yang Daniel ambil…

Pesanan Dj. yang kedua….hhhhmmmmm…..!!!

Ini sushi yang diambil oleh Susi…

Kasihan…buah dari kaleng, untuk cuci mulut…

Ada juga pisang goreng, yang dicelup ke dalam coklat atau yang di siram madu…Pisang goreng ala Jerman, dibuat bundar, tidak macam yang ada di Indonesia…..hahahahaha…!!!

Nah setelah puas makan, maka sebagai penutup, kami pesan Plammwine yang dihangatkan. Kata orang Jerman, agar membantu pencernaan di perut….hahahahaha….!!!!

Untuk David dia dapat Apfel juice…

Nah itu tadi, makan malam di Ozean Paradies bersama keluarga Dj….

Okay…sampai bertemu di lain kesempatan dengan oret-oretan Dj. Maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan ya, kalau ada….silahkan marahi yu Lani atau Pambers…Hahahahahahahaha….!!!

Terimakasih kepada pengasuh BalTyRa yang selalu memuat oret-oretan Dj. , juga kepada anda semua yang selalu memberi komentar yang menyenangkan….

Salam manis dari Mainz, untuk anda semuanya dan semoga Berkat dan Kasih TUHAN, menaungi kita semuanya…..!!!


Dj. 813



About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

105 Comments to "Ozean Paradies"

  1. Djoko Paisan  28 January, 2011 at 21:02

    Mu ammar Says:
    January 28th, 2011 at 20:52

    pakdhe kemarin nanyainnya “mbak ato mas ” jd saya sebutin aja maknya ammar, ben pakdhe tau nek penggemare iki perempuan tulen he…he…^_~

    O…gitu to….
    Hahahahahahaha…..!!!
    Duuuh senengnya ternyata ada penggemar perempuan tulen…. Hebat…!!!
    Jangan dipikirin ya, Dj. memang suka guyonan…
    Apa lagi dengan perrempuan tulen…..
    Salam manis dari Mainz….

  2. Mu ammar  28 January, 2011 at 20:52

    pakdhe kemarin nanyainnya “mbak ato mas ” jd saya sebutin aja maknya ammar, ben pakdhe tau nek penggemare iki perempuan tulen he…he…^_~

  3. Djoko Paisan  28 January, 2011 at 02:41

    Lani Says:
    January 28th, 2011 at 02:32

    MAS DJ : yo cedak Magelang gethuk lindri…..putih, coklat dan jambon……..waduh kuwi jeneng wong to MUNGINTILAN?

    Yu iku macane… Muntiland….hahahahahahahaha…..!!!!

    Japrine durung diwoco yu, lha mulih ngarit terus moco BalTyRa…..hahahahahaha….!!!!
    Omong-omong, kok si Nuchan wis suwe ora tau mencungul maneh.
    Ono opo yu, opo awakmu weruh…???

  4. Lani  28 January, 2011 at 02:32

    MAS DJ : yo cedak Magelang gethuk lindri…..putih, coklat dan jambon……..waduh kuwi jeneng wong to MUNGINTILAN? makane le ngglendengi alon2 wae…..ben le turu nglentherrrrrrr……ora ming sendal tp bakiak barang je……

    aku meh mangkat nggaru mas sampai mengko meneh yo……..aku japri wis diwoco mas?????

  5. Djoko Paisan  28 January, 2011 at 02:09

    O…dadi cedak Magelang tho…
    Cedak karo gethuk lindri…..??? Hahahahahahahaha….!!!
    Cedak karo Mungintilan yo….???
    Wong Paken sih turu yu, jo dibengok i…
    Mengko tangi njur mbalang sandal…..hahahahahahaha….!!!!

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.