Memory and Destiny

Alvina VB


Untuk menyambut Valentine’s day kali ini, saya coba untuk membedah satu buku novel karangan Yunisa KD “MEMORY and DESTINY”, Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, 2010. Kriteria buku: Novel dewasa (257 halaman).

Memory dan Destiny merupakan cerita romantic yang narasinya dibuat sang penulis dalam bahasa Indonesia dengan bahasa yang cukup lugas tetapi diselipkan bahasa gaul anak-anak muda dan disertai percakapan singkat dalam bahasa Inggris di sana-sini. Alur cerita dipotong dalam beberapa bab dan waktu dalam cerita ini progresif tetapi sekali waktu ada beberapa penggalan flash-back (menceritakan penggalan cerita di masa yang lalu).

Memory dan Destiny adalah paduan cerita kisah cinta dua insan di dalam dua dunia; dunia maya dan dunia nyata. Rentang kisah cinta dua insan yang mengambil setting di beberapa kota di beberapa negara yang berbeda, dimulai dari London, Jakarta, Singapore, New York dan berakhir di Boston.

Diawali dengan pertemuan di dunia maya pada waktu Maroon Winata masih kanak-kanak di London, dia bertemu dengan sosok di dunia maya yang dia kenal dengan nama Donald. Diceritakan bahwa hanya Maroon yang bisa melihat sosok pria muda tersebut.

Kemudian kisah berlanjut setelah Maroon dewasa muda, menjadi calon dokter yang kemudian bertemu dengan seseorang yang bernama Donald. Dengan cerita yang menembus waktu, Maroon dan Donald belum bisa mencari benang merah dari memory/ kenangan mereka masing-masing di masa lalu.

Ternyata destiny belum mengungkapkan sepenuhnya hubungan kisah mereka berdua; setelah Maroon mengalami kecelakaan di Singapore, dia bertemu dengan seorang pria tampan dan kaya bernama David, tetapi saat itu Maroon telah terpisah dari Donald.

Siapakah yang pada akhirnya dipilih Maroon sebagai pasangan hidupnya? Silahkan baca buku ini kalau ingin tahu cerita lengkapnya.


Yunisa KD, penulis novel yg lahir dan tinggal di Yogya sampai lulus SMA, setelah itu lanjut kuliah di NU of Singapore di bidang matematika dan mendapat gelar MBA dari University of Newcastle, Australia. Saat ini Yunisa tinggal dan berkarir di Singapura.

Novel lainnya adalah Schoolaholic Princess (3 buku) oleh Penerbit Andi, masih bisa dicari di toko buku. Yang Sydney Darling Harbour itu Penerbit Cupid (sudah langka) dan Sakura Bersemi di Yokohama itu Theriza Books (udah ludes).

22 Comments to "Memory and Destiny"

  1. SU  15 February, 2011 at 15:57

    Ya sudah duluan baca. Sudah terbiasa baca cepat sih gara2 uang yg dikasih ortu dulu terbatas utk beli buku2 kesukaan Cepet sembuh ya.

  2. Yunisa  15 February, 2011 at 13:52

    @Avy: ini novel ke-6. Yang ke-7 tahun ini juga, cuma gak tau kapan. Thank you ya! Semoga cepet sembuh tenggorokannya.

    @Mawar: Salam kenal juga

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.