Lelaki Tua dan Skandal Korupsi

Ratman Aspari

 

Skandal Korupsi

Berita Sore Di Koran Harian

Seorang Pejabat di Laporkan Menggelapkan 6,7 Miliar

Sementara, Di Salah Satu Stasiun Televisi

Diberitakan Seorang Anggota Dewan Terlibat Skandal Korupsi

Di Situs Internet,

Oknum Aparat di Seret Ke Pengadilan Karena Korupsi

 

Di Pasar Petugas Tak Resmi,

Begitu Asyik Mengutip Restribusi

Di Sekolah, Dengan Dalih Peningkatan Prestasi

Oknum Guru Tega Mengutip Pungutan Liar

Di Jalan Raya,

Seorang Oknum Berseragam, Menerima Salam Tempel

 

Di Kantor Kelurahan,

Petugas Mencatut Pungutan Tak Resmi Pula

Di Tikungan Jalan, Pak Ogahpun Ikut Bergaya

Korupsi di Mana-mana

Seolah Sudah Menjadi Budaya dan Tradisi

 

Bagi Mereka Yang Tak Kuropsi

Justru Aneh dan Sok Suci

Korupsi dan Kolusi

Sudah Jadi Bagian Sehari-Hari

Bagi Bangsa ini………

 

 

Lelaki Tua

Lelaki Tua, Berjalan Terseok-Seok

Sebelah Kaki Di Seretnya, Tertatih-Tatih

Pertanda Ia Amat Menderita

Lelaki Tua, Mantan Pejabat Yang Terhormat

Menderita di Akhir Hidupnya

Masa Tua, Yang Ia Dambakan

Ternyata Jadi Beban Penderitaan

(Basoeki Abdullah)

 

Saat Masih Menjabat, Lelaki Tua Itu

Begitu Berwibawa

Segores Tanda Tanganya, Laku Lima Juta

Amanah Yang Diberikan, Telah Melalaikannya

Dengan Berbagai Alasan,

Sulap, Markap, Hal Yang Biasa

 

Lelaki Tua , Mantan Pejabat Yang Terhormat

Kini Meratapi Sisa Hidupnya

Yang Penuh Penderitaan

Korupsi, Kolusi, Nepotisme Telah Membuatnya Gila

Dahulu Lelaki Tua, Yang Begitu Terhormat,

Semua Yang Datang Sangat Berharap

 

Kini Semua Itu Telah Musnah

Dicampkan Oleh Setiap Yang Menatapnya

Merana………….

Papa Di Dunia

Dan Hina Di Alam Baka

 

Cijantung, 28 Januari 2011

Karya : Ratman Aspari

9 Comments to "Lelaki Tua dan Skandal Korupsi"

  1. Evi Irons  1 March, 2011 at 10:39

    siapakah lelaki tua itu? mungkin pejabat yang sudah pensiun?

  2. Sumonggo  28 February, 2011 at 10:15

    Keserakahan, jadi beban anak keturunan
    Banyak contoh seperti ini, anak cucu ikut menanggung beban

  3. J C  28 February, 2011 at 09:41

    Waduh…

  4. HennieTriana Oberst  27 February, 2011 at 18:53

    Korupsi menyengsarakan…

  5. Linda Cheang  27 February, 2011 at 18:40

    markapnya kebanyakan, sih, jadi ajah, bikin melarat. kalo mau markap, ya, kira-kira, dong, hehehe…..

  6. Djoko Paisan  27 February, 2011 at 15:08

    Mas Aspari….
    Terimakasih untuk tulisannya…..
    Laki-laki tua yang dulu sangat dihormati, menyesal kemuadian tak ada gunanya……

  7. Lani  27 February, 2011 at 14:44

    aaaaaah…….msh nomer dua semuanya……ngintil dibelakang LINGGA……..hahahaha…..kali ini bener ngalah…….krn keasyikan-ku gak mau diganggu gugat heheheh

  8. Lani  27 February, 2011 at 14:42

    wakakak……….bukan begitu…….aku lagi asyikkkkkkkkk syikkkkkkkkkk jd relakan sapa aja yg mo nomer satu gak peduli deh kali ini………..wakakakak

  9. Lingga  27 February, 2011 at 14:27

    Semua lagi tidur dan jalan-jalan…SATUUU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.