The First Time

Gisela

 

Adakah yang pernah mengalami cinta pada pandangan pertama? Mungkin ada yang pernah mengalaminya dan sebagian ada yang bilang itu mustahil. Samakah antara cinta dan tertarik? Mungkin lebih tepat kalau disebut tertarik daripada cinta. Dari tertarik bisa timbul cinta, kemudian berlanjut ke pernikahan, kalau langgeng sampai maut memisahkan, kalau tidak bercerai.

Saya pernah mengalaminya secara tidak langsung berdasarkan dari pengakuan para mantan pacar atau teman.

Pertama kali terjadi pada saat SMA ketika saya mengikuti camping antar sekolah. Kebetulan dia dari lain sekolah, mengajak kenalan dan kami sempat beberapa kali pergi bareng mengaku tertarik pada saat pertama melihatku, tapi sayangnya saya tidak tertarik dan tidak pernah menangapinya lebih jauh.

Kedua kali terjadi pada saat saya harus membuat skripsi dan membutuhkan referensi perusahaan. Setelah pusing mencari cari perusahaan mana yang bersedia menerima saya, akhirnya teman saya memberikan nomor telepon teman sekelasnya yang notabene adalah senior saya dan mengatakan kalau papa temannya itu memiliki perusahaan coklat, kebetulan sekali karena saya sedang mengajukan skripsi product development.

Akhirnya saya menelepon sebut saja namanya Yud, dia menanggapinya dengan ramah. Kemudian kami sepakat untuk bertemu di kantornya, pada saat itu dia tidak kerja dengan papanya melainkan kerja di kantor orang lain. Dengan diantar oleh teman baik lelaki saya, tapi dia hanya menunggu di mobil, sebelumnya saya menyempatkan membeli 3 donat untuk Yud sebagai ucapan terima kasih.

Sambil menunggu saya duduk si sofa ruang tamu setelah receptionist memberitahukan kalau ada tamu untuknya. Suara langkah sepatu turun dari tangga diikuti sosok lelaki tinggi tegap, berkaca mata, berkulit putih, rambut ikal pendek, dan wajah yang ganteng agak mirip aktor Korea Bae Yong Jun dengan senyum yang ramah menyambutku. Dalam hati saya berteriak “dia adalah lelaki idaman saya”. Tapi pertama saya berpikir dia pasti sudah ada kekasih dan kemudian disibukkan oleh ujian jadi untuk sementara bayangan dia pupus.

Satu bulan berlalu sampai ada telpon darinya, dia menanyakan kelanjutan skripsi saya karena sudah satu bulan tidak pernah mendengar kabar dari saya. Hati berbunga, tentu saja. Pembicaraan dan pertemuan intens berlanjut selama kurang lebih dua bulan sebelum dia menyatakan cintanya. Dia mengaku kalau dia sudah jatuh cinta pada pandangan pertamanya tapi tidak berani langsung menghubungi saya lagi karena dia pikir kalau lelaki di mobil itu adalah kekasih saya, dia mengingat dengan detil baju, gaya rambut saya pada saat itu dengan membawa bungkusan Dunkin Donut.

Sejak itu donut adalah panggilan kesayangan dia untukku. Sayangnya dengan Yud juga tidak berjalan lancar, kami putus dan beberapa tahun kemudian saya mendapat kabar kalau dia sudah meninggal. Semoga arwahnya tenang di sisiNya. Amin.

Ada lagi yang lucu, sewaktu computer butuh di service, kenalan kakak merekomen teman adiknya yang punya toko computer untuk datang mengecek. Sore hari dia datang naik motor ke rumah dan minta ampun lamanya itu orang service computer, belum lagi acara obeng bisa ketinggalan di hard disc, besoknya dia datang ambil itu obeng, sampai saya pada saat itu berpikir apa ini orang tolol atau apa yah sampai obeng bisa ketinggalan di hard disc. Setelah kenalan beberapa waktu barulah dia mengaku kalau dia tertarik, dan sengaja obengnya ditinggal di hard disc supaya bisa ketemu saya lagi. Tapi dengan yang ini tidak berlanjut karena saya tidak tertarik.

Lain waktu, saya jadian dengan seseorang yang juga mengaku cinta pada saat pertama melihat. Kami teman sekantor, pada saat itu dia adalah senior dari divisi lain sedangkan saya anak baru. Dengan dia kami cukup lama berpacaran sebelum akhirnya berpisah.

Yang terakhir, ini terjadi dengan yang sekarang adalah suami saya. Seperti dengan yang lainnya, dia juga mengaku tertarik ketika pertama melihatku. Dengan yang ini bisa sampai berlanjut ke jenjang pernikahan mungkin karena kita LDR (hubungan jarak jauh), saya bebas di Indonesia dan dia bebas di negaranya, tidak ada rasa cemburu dan yang lainnya yang ada malah saya khawatir kalau menikah dengannya berarti saya harus pindah dan berpisah dengan semuanya yang ada di Indonesia. Tapi memang mungkin sudah jodoh, kami akhirnya menikah setelah mengalami kebimbangan dan hampir saja membatalkan pernikahan.

“Do you believe in love at the first sight, or should I walk by again?”


17 Comments to "The First Time"

  1. Mawar09  3 March, 2011 at 23:44

    Pernah mengalami …. kadang masih teringat juga.

  2. nu2k  3 March, 2011 at 03:48

    Mbak Gisela, kalau saya membaca cerita mbak Gisela yang saya ingat malah lagu: The first time ever I saw your face; I thought the sun rose in your eyes, hu….; And the moon and stars were the gifts you gave… Silahkan diteruskan sendiri sambil bersenandung……

    Selamat beristirahat, Nu2k

  3. J C  2 March, 2011 at 12:35

    Haha…tengkyu, Sakura…

  4. Sakura  2 March, 2011 at 10:47

    Aku dulu sudah baca kisahnya JC, so sweet, barusan dibaca lagi, kok masih tetap so sweet…pada dasarnya saya senang membaca kisah-kisah romantis pasangan suami-istri, apalagi yang sama-sama first love..kayaknya emang jodoh banget deh. Semoga kalian berbahagia selamanya.

  5. J C  2 March, 2011 at 10:07

    Hhhhhmmmm aku percaya kok…lha itu juga sudah ada artikelnya…

    http://baltyra.com/2010/09/25/she-is-the-one/

  6. Dewi Aichi  2 March, 2011 at 06:34

    wah..aku lupa, jadi ngga bisa cerita, ngalamin apa ngga ya hi hi…

  7. Chiko  2 March, 2011 at 06:19

    Wah lagunya termasuk lagu favorit saya tuh…tapi sayangnya buat saya ngga berlaku first love never dies…hahahaha…tertarik oke lah, saya termasuk tipe flirty juga (maklum gemini gitu lho hehehehe)…soalnya there’s more than just love to be my lifetime partner
    Anyway setiap orang punya jalan hidup sendiri, so just be thankful for everything that happens in your life, because everything happens for a reason, even though sometimes you still haven’t understood what the reason is yet …

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.