Belajar Bikin Lumpia

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO   BALTYRAER…….!!!!

Dj. harap anda semua ada sehat ya…..

Jujur, saat mau nulis oret-oretan ini, Dj. harus tahan tertawa sendiri…..Bukan menertawakan anda, tapi tertawa karena tingkah Dj. sendiri….Oret-oretan ini, terinpirasi, karena lumpianya Hennie dan guyonan dengan yu Lani, juga mas anoew yang lumpianya kalau malam tidak lemes…..

Jadi jangan terlalu serius kalau baca oret-oretan ini ya, juga bukan untuk menyaingi lumpianya Hennie. Oret-oretan ini hanya ingin memperlihatkan, bahwa lumpia tidak semuanya lemes, kecuali lumpia basah. Tapi Dj. juga berharap, anda jangan memikirkan hal yang bukan-bukan, kecuali mas Anoew…hahaha…!!!

Okay…. kita belajar membuat lumpia yang telah Hennie tulis di http://baltyra.com/2011/02/25/lumpia-keju/

Namun karena Dj. ingin makan lumpia ya lumpia, bukan lumpia Jerman yang berkeju. Maksud Dj. seperti lumpia Semarang yang banyak menggunakan bambu muda (rebung), seperti photo di bawah ini…

Tapi diusulkan oleh istri agar kali ini kami memakai banyak macam sayuran, jadilah kami berkompromi….Maaf ya Hennie, ini lumpianya ala keluarga Dj. dan bukan mau menyaingi lumpianya Hennie  yang uenak itu.

Okayy…kami siapkan wortel, kol, daun bawang, juga rebung (bambu muda dan bukan tugu muda, ya mas Odi), juga Tauge. Untuk dagingnya, kami gunakan daging ayam, hanya tidak direbus, tapi digoreng dengan mentega, juga udang kecil saja.

Nah ya, setelah bawang bombay dan bawang putih digongso sampai harum, maka mulai dari bambu muda dimasukan. Setelah itu, wortel, kol, tauge dan yang lainnya dicampur dengan yang sudah ada di wok….Setelah semuanya mulai lemes….

Daging dan udang disertakan juga….

Setelah selesai, maka kami harus menunggu, hingga sayuran mulai dingin, agar kulit lumpia tidak sobek…Setelah semua siap, maka Susi molai mengoleskan tepung yang sudah dicampur dengan air, untuk pinggiran kulit lumpia, agar nantinya bisa tutup rapet.

Mulailah menyendok sayuran (isi) yang sudah dingin…Dan silahkan lihat sendiri photo-photo selanjutnya….

Yang ini, untuk yu Lani…..Yang menginginkan lumpia yang tidak lemes….

Olehnya Dj. buktikan bahwa lumpia Dj. bisa berdiri…..Mas Odi….yang berdiri ini, bukan Tugu Muda lho ya….Sudahan ah….Nanti yu Lani malah mimpi dengan mas Odi di Tugu Muda……hahahahaha….!!! Uuuupsss….!!! Sorry ya yu….!!!

Yang jelas, kulitnya garing dan rasanya sangat uenak….!!! Dan isinya…???  Mak  nyuuuus….!!! Untuk makan malam, cukup makan tiga lumpia saja, sudah kenyang….

Dj. mohon maaf bila ada kata-kata yang tidak berkenan, ini oret-oretan hanya sekedar guyonan saja dan jangan diambil di hati ya…

Terimakasih kepada pengasuh BalTyRa, yang selalu menayangkan oret-oretan Dj. yang sangat sederhana ini. Semoga Kasih dan Berkat TUHAN , menyertai kita semuanya…!!!

 

Salam manis dari kami di Mainz.

Dj. 813

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

202 Comments to "Belajar Bikin Lumpia"

  1. Lani  22 March, 2011 at 05:02

    MAS DJ : Ooooo begitu ya yu….
    Jadi setiap pagi ada misa….
    Berarti penduduk di Kona sangat religius….!!!
    Ya baguslah, jadi bisa sering ke gereja, apalagi kjalau pasturnya ganteng….hahahahaha….!!!
    Itu idee pastur atau memang sudah dari dulunya demikian, maksudnya setelah misa ada Brunch….!!!
    Di gereja Jerman dimana Dj. pergi juga selalu ada Brunch, tapi Dj. tidak pernah ikutan….
    ++++++++++++++

    ya, tiap pagi ada misa……..
    misa dlm bhs spanyol sore/malam hari…..
    hahaha……mahalo dikatakan penduduk kona religius……wlu ada yg gemblunk kwadrat………adekmu mas.
    saya tdk tau ide itu sejak kapan yg saya tau tiap senin pagi, setelah misa pasti ada meeting dgn pastur ini, asal SAMOA….gede, gagah, muda….dan ketawanya koyok BLEDEG!!!!!! tp smart…….pinter ngono mas…….
    ++++++++++

    Bagaimana dengan kadaan manusia di Kona…
    Apakah banyak kreminalitas, atau sama sekali tidak ada….???
    Atau ada, tapi hanya sedikit…
    Maaf ini Dj. hanya ingin tau saja.
    Kan biasanya, kalau benar-benar mengaku beragama, biasanya kehidupan masyarakatnya naik.
    tidak agresiv dan senang saling menolong….dan juga mengasihi….
    +++++++++++

    kriminalitas ada, tp ya msh rendah sekali…..soale ini pulau, mrk gak bs keluar dr daratan…….klu mau minggat hrs pakai prau…….heheh mosok mo pakai kayak…….mendayung…….wakakak…….gak bs to mas…….

    org Hawaii pd dasarnya friendly people……sgt ramah……..baik, tp ya yg jelek jg ada…….tukang nyolong, tukang bunuh…….tp persentasenya rendah……..spt misalnya aku mana berani LARI PAGI DI INDONESIA??????? tp di KONA aku merasa amaaaaaaaan……sentosaaaaaaa……amit2 I hope tetep aman…….gak ada gangguan towel2………suit2……apalagi pegang2……..hehehehe……..gitu lo mas……..gak usah minta maaf, mas boleh terbuka tanya apa saja, klu bs jawab aku jawab…………klu gak bs krn gak ngerti….mungkin bs tanya sm teman lainnya……..jare GUS DUR……….gitu aja kok refooooooooot hahahaha

  2. Djoko Paisan  22 March, 2011 at 04:08

    Lani Says:
    March 22nd, 2011 at 03:48

    MAS DJ : gereja ditempat say ikut, misa ada tiap pagi jam 7, sabtu pagi, sore, minggu bahkan 4 kali misa, akan ttp saya suka senin pagi krn semi private, lagian romonya selain muda, gagah, duwur, smart, jg suka tertawa, kami setelah misa, sll ada meeting diluar, sambil ngopi dan snack time yg dibawa oleh para jemaat…….jemaat dilibatkan utk ngomong, share story…..pengalaman, pokok-e bebas merdekaaaaaaa………..aku suka krn mendptkan banyak ilmu dr pertemuan ini…..boleh dan bebas crita apa saja……baik pengalamam pribadi…..ato teman, org lain…..dan ini kesempatan buat saya utk angkat bicara……jelassss mas tau dewe adekmu iki……makanya dpt julukan dr aki buto bak MITRALIUR……..wakakkaka

    Ooooo begitu ya yu….
    Jadi setiap pagi ada misa….
    Berarti penduduk di Kona sangat religius….!!!
    Ya baguslah, jadi bisa sering ke gereja, apalagi kjalau pasturnya ganteng….hahahahaha….!!!
    Itu idee pastur atau memang sudah dari dulunya demikian, maksudnya setelah misa ada Brunch….!!!
    Di gereja Jerman dimana Dj. pergi juga selalu ada Brunch, tapi Dj. tidak pernah ikutan….

    Bagaimana dengan kadaan manusia di Kona…
    Apakah banyak kreminalitas, atau sama sekali tidak ada….???
    Atau ada, tapi hanya sedikit…
    Maaf ini Dj. hanya ingin tau saja.
    Kan biasanya, kalau benar-benar mengaku beragama, biasanya kehidupan masyarakatnya naik.
    tidak agresiv dan senang saling menolong….dan juga mengasihi….

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.