Bus Fiji Dengan AC Alamnya

Cechgentong

 

Pada saat mendarat di Bandara Internasional Nadi (baca: nan-di) tidak akan pernah terbayangkan satu hal ini. Yang terbayang adalah sebuah negara yang terkenal dengan industri pariwisatanya dilengkapi oleh resort atau penginapan yang berkelas internasionalnya. Fiji adalah negara kepulauan di Pasifik Selatan. Negara yang memiliki 32 pulau ini sudah sangatlah terkenal dan mendunia.

Selain pariwisata, setiap menyebut Fiji maka akan teringat nama Pegolf Dunia sekelas Tiger Wood yaitu Vijay Singh. Konon dari orang-orang yang pernah saya tanyakan, Vijay Singh termasuk salah satu orang terkaya di Fiji. Tetapi saya akan mengupas satu hal yang unik di tulisan ini.

Tahukah anda dengan Bus Robur atau Bus sekelas Metro Mini pada tahun 60-70an di Jakarta ? Nah di Fiji hampir ada kemiripan jenis bisnya. Hanya saja ukuran busnya lebih besar seperti bus PPD atau Mayasari Bhakti.


dok.cech 

Saya sempat kaget dan tertawa dalam hati pada saat pertama kali melihat bus-bus yang berseliweran di Suva, ibukota Fiji. Aneh dan menarik. Kebanyakan bus di Fiji khususnya Suva tidak memiliki jendela alias melompong plong dan tempat duduknya terbuat dari fiber glas. Tetapi saya perhatikan penumpang yang ada di dalam bus sangat menikmati perjalanan.


Mercy L319/Robur (modifikasi.com

Pertanyaan yang menggelayut dipikiran saya berikutnya adalah bagaimana kalau hujan. Nah ini lebih menarik lagi, sama dengan bus Robur jaman dulu dimana kalau Robur pakai jendela kayu yang dilapisi plastik. Sedangkan bus di Fiji untuk menghindari air hujan maka dipakailah terpal panjang yang terikat sepanjang badan bus. Jadi tinggal dibuka tali pengikat terpal oleh para penumpang maka tertutuplah seluruh jendela dan sedikit aman dari hujan. Kok sedikit aman ? Ya, karena tetap saja penumpang akan tetap terkena tempiasan air hujan karena angin atau laju bus yang kencang.

Dari dulu sampai sekarang, bus tanpa jendela menjadi trade mark transportasi di Fiji dan hanya sedikit perubahan pada badan bus seperti penggunaan jendela kaca layaknya bus-bus umum di Jakarta. Saya sempat bertanya kepada supir-supir dan penumpang, mengapa busnya tetap bertahan tanpa jendela.

Yang pertama, Fiji termasuk daerah tropis dan suhunya cukup panas  sehingga penumpang membutuhkan angin sebagai pemberi suasana nyaman dan menghindari kegerahan.

Yang kedua, penumpang suka sekali melihat pemandangan di luar karena memang pemandangan di Fiji bagus dan eksotik. Jadi penumpang dapat melihat pemandangan lebih luas tanpa ada halangan apapun.

Yang ketiga, orang Fiji suka sekali menulis no telpon, nama atau apalah di bangku bus sehingga sangat cocok kalau  bangkunya memakai fiber glass. Pernah ada bus memakai tempat duduk non fiber glass, yang terjadi adalah dalam waktu sebentar saja bangku-bangku sudah rusak dan robek.

Para pengusaha bus di Fiji berpikir daripada memakai bangku mahal dan cepat rusak maka lebih baik tetap memakai bangku fiber glass yang lebih tahan lama (awet hehehe). Tetapi saya melihatnya lebih kepada masalah anatomi tubuh orang Fiji yang besar-besar seperti raksasa jadi lebih cocok pakai bangku fiber glass.

Tetapi ada yang membedakan antara bus di Fiji dan Indonesia. Semua bus di Fiji berhenti pada halte yang telah ditentukan, bus tidak akan jalan sebelum penumpang turun dan naik dengan baik dan selamat dan tidak ada penumpang yang berdiri (semua penumpang duduk). Selain itu bus tidak akan jalan juga sebelum penumpang membayar ongkosnya kepada supir senilai 70 sen (Rp. 3500 karena 1 Fiji $ = Rp 5000) dan supir selalu mengembalikan uang kelebihannya.

Oh ya bus di Fiji tidak ada kenek atau kondektur karena penumpang naik dan turun hanya pada satu pintu. Yang pasti di Fiji tidak ada bus yang berhenti sembarangan, ngetem lama di terminal, kebut-kebutan di jalan, saling mendahului. Semuanya teratur dan taat kepada undang-undang lalu lintas yang ketat dalam pemberian sanksi hukumnya.

Suva-USP-Raiwaqa (baca:rai-wang-ga) (dok.cech) 

Nah itu semua yang membedakan dengan Indonesia, bus di Fiji walaupun AC alam tetapi penumpang merasa nyaman dan aman. Jadi bukan fasilitas mewah yang dibutuhkan agar orang bisa nyaman dan aman melainkan aturan hukum ditegakkan dan dijalankan dengan baik.  B U L A   VINAKA VAKALEVU !!

 

 

24 Comments to "Bus Fiji Dengan AC Alamnya"

  1. cechgentong  11 March, 2011 at 06:29

    Onder de Boom USA. itu hanya istilah saya aja, masalah fotonya nanti ya hehehe

    Linda : kue robur emang enak

    Pak DP, daerah yang disebut daerah rumah saya tuh. kok nggak pernah ketemu pas jualan pisang goreng hehehe

  2. cechgentong  11 March, 2011 at 06:27

    MAs Handoko, hahahaha

    Hennie, iya pasti nyaman, masalah cewek atau cowok sama aja gede kecuali keturunan India

  3. cechgentong  11 March, 2011 at 06:25

    Kornelya, benar juga tuh…tapi busnya hanya rusak bodi… kaca samping aman hahaha
    Sumonggo n Linda, benar2 hemat energi

  4. cechgentong  11 March, 2011 at 06:23

    Lani, sudah unek-uneknya hehehe Bula vinaka vakalevu = halo terima kasih banyak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.