Semeru – Menggapai Puncak Dewata

Bayu Winata

 

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, merupakan Taman Nasional yang unik,   Selain memiliki Gunung Bromo dan  Suku Tengger, Taman Nasional ini juga memiliki Gunung  yang tertinggi di Pulau Jawa. Gunung yang dikenal dengan sebutan Semeru, kali ini. Kita akan menikmati kesakralan dan keindahan Gunung dengan ketinggian 3.676 mdpl.

Jam di tangan menunjukkan pukul 23.30 WIB, sudah saatnya saya dan teman berangkat menuju Stasiun Solo Jebres. Untuk berangkat menuju Malang. Kali ini, saya dan teman teman akan berangkat menuju Gunung Tertinggi di pulau Jawa, Semeru.

Sembari menunggu kedatangan kereta api Matarmaja yang akan mengantar kami menuju kota Malang, Di kepala saya terus terbayang mengenai keindahan dan kesakralan Gunung Semeru, sudah terbayang beningnya air Ranu Kumbolo, seru nya tanjakan cinta, keindahan savana oro oro ombo dan masih banyak lagi. Sudah tidak sabar rasa nya untuk menjejakkan kaki di Semeru.

Pukul 01.00, tiba lah kereta Matarmaja, kereta ekonomi yang berangkat dari Jakarta dengan tujuan Malang. Saat nya bergerak. Tentu saja sebelum nya kita membeli tiket di stasiun tersebut. Menghabiskan perjalanan selama 7 jam. Pelan namun pasti, kereta api ekonomi Matarmaja menembus gelap nya malam. Menuju Malang.

Pukul 08.00 WIB, tiba lah di Malang. Tempat keberangkatan kami menuju Semeru. Istirahat dulu, minum dan makan. Dan jangan lupa, mandi. Untuk menyegarkan tubuh ini. Tak lama kemudian, tiba lah rombongan dari Jakarta dan Surabaya yang bergabung dengan saya untuk menikmati indah nya Semeru. Mencari mobil carteran, susun barang barang. Maka berangkat lah kami menuju Pasar Tumpang. Karena dari sini lah kita akan menaiki Jeep menuju Ranu pane. Ranu pane merupakan tempat basecamp menuju Semeru.

Lama perjalanan dari Stasiun Malang, menuju Pasar Tumpang. Menghabiskan waktu sekitar 1 jam. Sesampai nya di Tumpang. Menunggu Jemputan jeep.Saat nya membeli logistik. Mempacking ulang kembali keril, dan tentu saja ajang narsis-narsisan. Foto-foto.

Tak lama kemudian. Tibalah Jeep yang akan menjemput kami menuju Ranu Pane. Susun semua perlengkapan, dan susun posisi. Saat nya berangkat. Namun, sebelum nya. Jangan lupa untuk mengurus izin di pos pendakian di desa GubukKlakah. Setelah semua urusan administrasi selesai. Maka berangkat kembali menuju Ranu pane.

Selama menuju Ranu Pane, kita akan terus terkagum dengan keindahan alam dan keramahan masyarakat  Indonesia. Hamparan kebun apel, sapaan ramah wanita wanita petani yang berada di lereng Semeru, serta keceriaan anak anak yang mencoba mengejar jeep kami. Memberikan kesan tersendiri bagi kami.

Pukul 16.00, maka tibalah kami di Ranu Pane . Kembali melapor, Kembali mencheck logistik, perlengkapan pendakian. Dan istirahat. Untuk mempersiapkan perjalanan menuju Semeru.

Pukul 19.00 WIB. Dimulai lah perjalanan kami menuju Semeru, Dimulai dengan berdoa. Agar ALLAH SWT memberikan perlindungan bagi kami. Senter di hidupkan, atur posisi siapa sweeper dan siapa leader. Perjalanan di mulai, menembus gelap nya hutan kawasan Ranu pane. Berjalan dan terus berjalan. Sembari menikmati suara jangkrik dan suara makhluk malam lain nya. Kami terus berjalan, setelah 1, 5 jam berjalan. Maka tiba lah kami di Pos 1.

Buka keril dan istirahat terlebih dulu. Menikmati kopi dan makanan kecil sembari bercanda. Merupakan keasyikan tersendiri bagi kami. Hilang sudah semua beban pikiran, Setelah cukup beristirahat. Kembali kami berjalan, menikmati semua tanjakan yang tersedia, menikmati jalur datar yang tersedia. Sembari bercanda. Berjalan dan terus berjalan. Tak terasa, maka tibalah kami di pos 4. Jam di tangan sudah menunjukkan pukul 00.30, sembari menikmati hamparan bintang di langit. Tanpa sengaja , mata melirik ke arah sebuah bayangan.

Bayangan, yang awalnya ku kira ini adalah bayangan lembah dari jalur pendakian. Namun, kali ini bukan itu. Saling lirik antara aku dan teman ku. Tanpa pikir dua kali, serempak kami berteriak. RANU KUMBOLO. Rasa lelah yang hinggap di badan ini. Tanpa terasa, hilang semua. Sudah setengah  perjalanan yang kami lalui. SEMANGAT, celetuk temanku. Dan serempak kami berjalan, menuju Ranu Kumbolo, dan beristirahat di sana.

Ranu Kumbolo merupakan telaga yang berada pada ketinggian 2400 mdpl dengan luas kurang lebih 12 hektar.Di Ranu Kumbolo ini, kita dapat menikmati memancing ikan, camping, serta mandi di danau. Buka tenda, memasak logistik, makan, dan saat nya tidur. Luruskan punggung sejenak.

Pagi hari nya, menikmati sunrise di Ranu Kumbolo. Sungguh sangat indah. Tanpa terasa, bibir ini mengucapkan Subhanallah. Kagum akan keindahan alam yang Engkau berikan bagi Negeri ku.

Kembali masak, dan makan. Namun, kali ini kami mengemasi barang barang. Saat nya berangkat menuju Kali Mati. Yang merupakan tempat mendirikan tenda paling ideal menuju Semeru. Pukul 12.00 WIB, kami bergerak meninggalkan Ranu Kumbolo.

Saatnya tantangan tantangan petualangan kami hadapi. Baru 50 meter berjalan melewati Ranu Kumbolo, maka kami berhadapan dengan Tanjakan Cinta. Tanjakan dengan panjang 150 meter kemiringan 45 derajat. Kenapa di namakan Tanjakan Cinta. Konon kabar nya apabila kita berhasil  mendaki di tanjakan ini tanpa berhenti dan menengok ke belakang dan sembari menyebut kan keinginan kita mendapatkan jodoh. Maka biasa nya jodoh kita akan tercapai. Ini lah salah satu legenda unik dari Semeru.

Sesudah melewati tanjakan cinta. Kami terus berjalan.Dan tiba lah kami di kawasan Oro Oro Ombo.Savana yang sangat luas. Sungguh indah. Hamparan savana dan pohon cemara.Memberikan kesan tersendiri bagi kami.

Berjalan dan terus berjalan, Jam di tangan menunjukkan pukul 17.30 WIB, tiba lah kami di kawasan Kali Mati. Kawasan yang berada di ketinggian 2700 mdpl, merupakan tempat ideal untuk mendirikan tenda. Terdapat mata air Sumber Mani di kawasan ini. Namun, karena debit air yang sangat kecil. Maka di sarankan untuk sabar dalam mengambil air. Terutama di musim kemarau, dan disaran kan, jika kita ingin mengambil aiur minum di sarankan idak lebih dari pukul 17.00 WIB, karena di sumber air ini, setelah pukul 17.00 tersebut, para hewan yang berada di sekitar sumber air ini melepas dahaga. Dan biasa nya hewan  itu adalah macan.

Mendirikan tenda, bongkar logistik. Saat nya masak dan makan. Setelah semua nya selesai. Maka saat nya tidur. Karena malam nya kami akan bergerak untuk menuju Summit Attack.

Pukul 01.30, saat nya bergerak menuju Summit Attack. Dengan membawa daypack yang di isi dengan makanan ringan plus air minum. Maka di mulai lah pergerakan menuju puncak Jongring Seloka. Berjalan dan terus berjalan. Namun kali ini, perjalanan mulai menantang. Hembusan angin Semeru dan juga dingin nya suhu. Memberikan suasana yang seru dalam perjalanan kali ini. Kontur area sudah berubah. Di dominasi dengan tanjakan terjal. Pelan pelan namun pasti. Kami bergerak menuju kawasan Arcopodo, yang merupakan batas vegetasi terakhir menuju lautan pasir Puncak Semeru.

Setelah melewati Arcopodo, dengan sebelum nya melipir ke arah tebing bagian kanan. Karena longsoran pasir Semeru. Menyapu sebagian jalur. Maka di mulai lah inti dari perjalanan ini. Mendaki atau dapat dikatakan merangkak menuju Puncak Jongring Seloka.

Kenapa di katakan merangkak? Karena di kawasan Puncak Semeru ini.Bukan batu yang dominan, namun pasir. Dan setiap kita melangkah 1 langkah akan turun 2 langkah. Namun, nikmati saja.

Pelan namun pasti. Kami terus berjalan dan berjalan. Pukul 05.30 WIB, PUNCAK, teriak teman ku. Lemas di badan hilang seketika. Dan dengan semangat , kembali merangkak. Dan Tibalah kami di Puncak Jongring Seloka. Rasa syukur tak terkira, di berikan kesempatan untuk menikmati indah nya dan menapakkan kaki di puncak tertinggi pulau Jawa.

Hanya 30 menit waktu kami habis kan di sini. Setelah itu kami langusng kembali menuju Kali Mati. Untuk antisipasi gas H2S yang akan keluar mulai pukul 09.00 WIB di puncak Semeru ini. Kembali menapaki jalur ini, namun perjalanan kali ini lebih mudah. Karena kita turun, namun tetap hati hati untuk mencegah terjadi nya kecelakaan.

Sesampai nya di Kali Mati, masak, istirahat dan makan. Lalu istirahat sebentar untuk memulihkan kondisi.

Setelah pulih, bereskan barang barang. Dan bergerak menuju Ranu Kumbolo, untuk menghabiskan waktu di kawasan ini. Saat nya camping ceria.

 

Notes:

  1. Untuk menuju Malang dapat dengan beberapa cara:
    1. Dari Yogya menggunakan Pramex menuju Solo, dengan harga Rp 8.000 berangkat dari Lempuyangan atau Tugu Pukul 18.30 dan tiba di Solo Balapan pukul 19.30.
    2. Dari Solo Balapan bisa naik becak atau jalan kaki menuju Solo jebres dan membeli tiket Matarmaja menuju Malang seharga  Rp 35.000
    3. Menggunakan bus dari Yogya tujuan Malang, harga tiket bervariasi dari Rp 70.000 sampai Rp 90.000
    4. Dari jakarta, dapat mengunakan bis atau pun menggunakan kereta api ekonomi Matarmaja dengan harga tiket Rp 55.000
  2. Menuju Tumpang dapat dengan nyarter mobil yang berada di stasiun dengan harga Rp 70.000 sampai Rp 100.000 apa bila membawa baraang yang banyak ataupun rombongan, atau pun naik angkot jurusan Tumpang
  3. Untuk perizinan, biaya total sekitar Rp 20.000 di bayar di desa Gubuk Klakah. Sudah termasuk asuransi
  4. Untuk biaya jeep, tergantung negosiasi. Biasa nya harga jeep sekitar Rp 1.000.000 PP  bisa di akalin dengan iuran sesama teman. Atau jika memiliki waktu yang banyak dapat menggunakan truck sayur dari Tumpang
  5. Persiapkan logistik selama pendakian.Normal nya Semeru PP 4 hari. Namun apa bila ingin berlama lama di sana, siapakna logistik untuk lama nya waktu di sana
  6. Air tawar dapat di ambil di kawasan Ranu Kumbolo, untuk kawasan KaliMati, air tawar hanya terdapat di kawasan Sumber Mani, debit nya sangat kecil. Disarankan untuk sabar
  7. Bawa perlengkapan pendakian yang lengkap.Terutama jaket, sepatu dan sarung tangan. Karena cuaca di kawasan Semeru ini yang ekstrim. Untuk antisipasi. Persiapkan dengan matang
  8. Jangan buang sampah sembarangan. Bawa sampah sisa makan. Dan jaga keasrian gunung. Gunung bukan tempat sampah raksasa.
  9. Jangan lupa berdoa, dan nikmati perjalanan.

 

 

About Bayu Amde Winata

Penggemar fotografi dan petualangan. Menuangkan pikiran dan apa yang dilihatnya dari seluruh Nusantara melalui jepretan-jepretannya. Bergaung ke seluruh dunia dengan lensa via BALTYRA.com.

My Facebook Arsip Artikel

33 Comments to "Semeru – Menggapai Puncak Dewata"

  1. Widya  3 December, 2012 at 11:29

    saya pengen banget mendaki kesana….

  2. rya  4 April, 2011 at 15:35

    mas bayu saya belum pernah mendaki, tapi pingin sekali. gimana ya?

  3. bayuwinata  19 March, 2011 at 11:07

    @mbak HN.. yok ke semeru..
    @mbak Nia.. Hehehe.. kuat kok.. tenang aja.. ada porter juga..
    @Mbak GC.. yok.. kesemeru..
    @ Om JC.. Pemandangan di Ranu Kumbolo itu. sangat indah om..
    @mbak kornelya.. Semeru itu unik mbak..dan indah..
    @ mbak Alvina.. Ayo.. berkunjung ke Semeru.. hehehe
    @ Mbak Dewi.. di Tanjakan Cinta ini..saya sempat mengucapkan dalam hati. Aura Kasihh.. tapi lum di kabulkan mbak..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.