Forum Facebooker Depok

Ratman Aspari

 

Oleh-Oleh dari Launching Forum Facebooker Kota Depok

Jadikan Forum ini Sebagai Alat Pemersatu

“Mempersaudarakan sesama umat manusia tanpa memandang latar belakang. Jadi jangan cuma bikin status, informasikan hal-hal positif di sekitar anda’

Sosok lelaki tua dengan pakaian tradisional khas Sunda, yang biasa disebut Abah dari sebuah group lawak yang ada di Kota Depok, seraya meniup sebuah alat musik yang layaknya seruling, namun alat tersebut tidak berbunyi. Lantas dengan spontanitas gaya lawakanya keluar, “Wah alat serulingnya gak mau bunyi, rusak barangkali, gara-gara Pak Wali kurang perhatian pada kesenian”, Itulah sepenggal fragmen, pembuka pada acara Launching Forum Facebooker Kota Depok, Minggu (06/03), di halaman terminal Kota Depok.

Selain group lawak, acara juga dimeriahkan oleh penampilan band-band indie yang mengusung musik-musik cadas. Hiruk-pikuk suara nyanyian anti kemapanan yang dilantunkannya, terus menggema seiring dengan liukan anak-anak muda bergaya punk sembari menggoyang-goyangkan kepalanya dan sesekali melompat kegirangan, tersedot alunan aliran musik cadas yang dibawahkan oleh band-band berkelas underground.

Ratusan pengunjung yang kebanyakan anak-anak muda memadati area halaman terminal Kota Depok, mereka mengaku kaum grasroot yang tetap memiliki kepdulian kepada sesama. “Biar kami tampang gembel, tapi tetap memiliki solidaritas dan kepedulian kepada sesama,”ujar anak muda salah seorang pengunjung.

Kaum grass root (akar rumput-red), rupanya tidak lepas dari penggagas acara ini, Heri Asongan dan Didi Kurniawan (Wawan-red) dua orang aktivis, asal Kota Depok ini selama ini dikenal sebagai sosok yang sangat akrab dan kental dengan, apa yang disebut kaum grasroot (akar rumput-red).

Walaupun sepintas lalu acara/kegiatan ini sebagai ajang kumpul-kumpul dan kopi darat para facebooker mania di Kota Depok yang selama ini aktif di dunia maya, namun tidak serta merta kegiatan ini hanya hura-hura belaka. Justru dari ide dan gagasan awalnya cukup bagus, mengusung kesetaraan, semangat persatuan dan kesatuan, ada nilai idealisme yang cukup tinggi, paling tidak ada nilai-nilai sosial, kepedulian dan humanis.

Bahkan menurut Heri Asongan, yang ditetapkan sebagai president facebookernya Kota Depok mengatakan bahwa, “Forum ini dibentuk untuk menjalin rasa solidaritas, kebersamaan sesama anak bangsa. Di sini kita tidak membedakan satu sama lain, tidak memandang harkat dan martabat dari sisi apapun. Kami hanya berhimpun dalam suatu forum untuk memberikan sumbang sih kepada warga masyarakat, bangsa dan negara,”jelas Heri Asongan penuh semangat.

Awal mulanya kami hanya besapa ria di dunia maya, namun apa salahnya kalau kita realisasikan dalam dunia nyata untuk hal-hal yang positif seperti ini,untuk menjalin persatuan dan kesatuan, sesama warga dan anak bangsa, apapun latar belakangnya. Kita tidak melihat warna kulit, suku, agama, ras dan lain-lain. Intinya kita menjalin persatuan,”tegas Hery Asongan.

Senada dengan Hery Asongan, Wawan yang biasa mendapat julukan sebagai Walikota Gaul, mengatakan bahwa dalam era teknologi seperti sekarang ini, dimana anak-anak muda sudah begitu menggandrungi teknoligi informasi khususnya, situs jejaring sosial, faceebook, apa salahnya kalau kita bentuk suatu wadah untuk menampung aspirasi mereka, sehingga mereka bisa berkreasi dalam hal-hal yang positif, selain melalui aktifitasnya di Faceebook tersebut, juga direalisasikan dalam dunia nyata dalam kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini. “Paling tidak kita bisa berbagi informasi, sesama anggota, ini merupakan bagian dari konsep Citizen Jurnalism juga yang sangat bermanfaat, tidak saja bagi para anggota, tetapi juga bagi warga dan pemerintah Kota Depok, pada umunya, ”Jelas Wawan.

Selain pentas musik, acara kumpul-kumpul para facebooker se Kota Depok yang dihadiri oleh ratusan anggota dan simpatisannya juga di hadiri oleh tokoh-tokoh masyarakat, tidak tanggung-tanggung, Pradi Supriatna, salah satu kandidat calon wakil walikota pasangan Badrul Kamal yang gagal dalam pilkada lalu, turut hadir. Disamping itu anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi Demokrat, Hj.Siti Nurjanah, serta Babai Suhaemi anggota DPRD dari Partai Golkar juga tampak hadir.

Setelah para admin diperkenalkan satu-persatu, acara dilanjutkan dengan penyerahan bibit pohon yang dilakukan secara simbolik oleh Pradi Supriatna yang didaulat sebagai Dewan Pembina dari Forum Facebooker Kota Depok. Menurut informasi dari pihak panitia, selain kegiatan ajang kumpul dan pentas musik, sebenarnya acara pokonya yang diadakan kali ini adalah kegiatan sosial dan penyerahan sebanyak seribu bibit pohon, sebagai bentuk kepedulian untuk lingkungan hidup, khususnya di Kota Depok.

“Ini bentuk komitmen kami untuk ikut berpartisipasi dalam mewujudkan Kota Depok yang hijau,”jelas Pradi Supriatna. Lebih lanjut Pradi juga menegaskan bahwa Forum ini tidak sekedar kumpul-kumpul belaka, namun ada tujuan positif, terutama untuk kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

“Selain itu, kami juga akan mengadakan kegiatan/event sekitar bulan April mendatang, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kota Depok, yaitu event yang fokus untuk penguatan usaha kecil, pameran dan pasar rakyat serta berbagai event lainnya,” sambung Heri Asongan. * (ratman aspari)


14 Comments to "Forum Facebooker Depok"

  1. Kornelya  21 March, 2011 at 22:08

    Kepentingan politik praktis tidak bisa dihindari, yang penting mutual benefit. Salam.

  2. saras jelita  21 March, 2011 at 12:45

    Hal positip dari adanya FB hebat juga yaaahhh….tuh masing2 nyumbang tanem pohon/bibit ya? BRAVO

  3. ratman aspari  21 March, 2011 at 12:16

    Terima kasih Mas Handoko W,senang kaosnya apa senang kata-katanya Mas…kalau kaosnya sih banyak di Tanah Abang,cuma yg masih jdi pemikiran sy smp sekarang kenapa hrus warna kuning….., sementara panitia lain warnanya putih…….ada apa dengan kuning……..???

  4. Handoko Widagdo  21 March, 2011 at 07:53

    Rat-man, aku suka kaosnya.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.