Brezel

HennieTriana Oberst – Jerman


Paling repot mencari makanan yang diinginkan kalau sedang tidak berada di satu kota atau negara yang biasanya menyediakan makanan tersebut. Sudah seminggu berada di Shanghai, dan putriku, Chiara tiba-tiba kangen dengan snack kesukaannya (mungkin juga kesukaan anak-anak lain).

Brezel begitu sebutannya di Jerman. Roti ini banyak di kenal di daerah Jerman bagian Selatan, hampir bisa dipastikan setiap toko roti (Baekerei) pasti menjual si Brezel yang bentuknya khas tersebut. Ada beberapa jenis Brezel yang ditawarkan, tetapi yang paling banyak tersedia dan mungkin memang yang paling banyak digemari adalah jenis yang asin (di bagian atasnya ada taburan butiran garam kasar).

(foto) Jenis Brezel yang paling banyak dijual

Aku sudah hampir menyerah mencari di mana ada penjual Brezel, ketika secara kebetulan kami melintas di depan satu restoran Jerman ada di tengah-tengah pusat jajanan. Sebenarnya aku lagi nggak pingin masakan Jerman, tapi mengobati kejenuhan suami yang sudah hampir sebulan ini melahap berbagai jenis masakan setempat. Dan ternyata di restoran tersebut tersedia Brezel. Chiara akhirnya senang dan melahap Brezelnya dengan olesan mentega.

(foto) Beberapa variasi lain dari Brezel.

 

Terima kasih redaksi dan sahabat Baltyra.

Salam hangat dari Shanghai. Cerita dan foto jalan-jalannya menyusul.

 

ilustrasi Wikipedia

62 Comments to "Brezel"

  1. HennieTriana Oberst  28 March, 2011 at 16:43

    Hallo mas Dj.
    hehehe..iya nih Brezel masih jadi idola ternyata. Penjual Brezelnya gak hanya di Shanghai saja, ada juga di Beijing. Terima kasih, salam manis juga buat keluarga Mainz. Iya nih betah banget nggak pulang-pulang.

  2. HennieTriana Oberst  28 March, 2011 at 16:40

    SARAS, silakan icip-icip
    Wah Cinnamon yang dijual di Mall aku malah nggak tahu. Apa brezel yang dibuat dengan aroma cinnamon ya, makanya namanya cinnamon?
    Terima kasih Saras sudah mampir.

  3. HennieTriana Oberst  28 March, 2011 at 16:36

    “Wish I could bend like a pretzel… Hihihihihi”

    HN..hahaha…

  4. HennieTriana Oberst  28 March, 2011 at 16:34

    SAKURA, terima kasih sudah mampir. Memang paling enak kalau Brezel masih panas dan lembut, harumnya bikin lebih selera menyantapnya. Semoga keadaan di Jepang baik-baik saja ya.

  5. HennieTriana Oberst  28 March, 2011 at 16:33

    JC, tengkyu sekali lagi.
    Aku belum pernah ngerasain pretzel di Puri Indah. Kalau ada roti di Indonesia aku lebih suka makannya diolesi “Srikaya” yang seperti di Medan itu lho, pasti kenal kan.
    Di Shanghai banyak banget pedagang keliling pake gerobak kecil yang jualan ubi rambat / sweet potato rebus atau dipanggang ya? Chiara suka banget tuh, aku sering juga beli…harum banget.

  6. HennieTriana Oberst  28 March, 2011 at 16:27

    Mas HAND, wah kalau singkong dan pisang rebus itu kenikmatannya memang istimewa.
    Tapi lebih enak singkong bakar dan pisang bakar plus kelapa parut dan kinca.
    Benar banger kata JC, saya belum menemukan pedagang pisang rebus dan singkong rebus di Shanghai dan Beijing (sampai hari ini).

  7. HennieTriana Oberst  28 March, 2011 at 16:24

    LINDA..silakan menyantapnya. Terima kasih sudah mampir.

  8. HennieTriana Oberst  28 March, 2011 at 16:23

    IMEII, iya pretzel sekarang makin beragam ya rasanya. Peanut butter masih tetap dari US yang paling terkenal enak Terima kasih Imeii.

  9. HennieTriana Oberst  28 March, 2011 at 16:20

    PEONY, terima kasih sudah mampir. Brezel = Pretzel, beda tempat beda nama dan tulisannya
    Iya liburan bentaran aja di negeri panda. Nemani suami yang lagi ada kerjaan dikit.

  10. HennieTriana Oberst  28 March, 2011 at 16:18

    Redaksi Baltyra…terima kasih banyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.