Cenat-cenut, Senat-senut

Fire – Yogyakarta

 

Mendengar kata cenat cenut, seperti kok sama dengan cenut cenut dan senut senut. Menurut grup boyband yang lagi booming digandrungi para kawula muda ini sih cinta bisa bikin cenat cenut, seperti di klip videonya ini nih, entah setelah nonton saya juga bingung kok belum ngerasa cenat cenut kayaknya padahal sudah ada dibikin ceritanya cinta cenat cenut di tipi, yang kayake kok malah membuat pikiran cenat cenut:

Apa sebenarnya arti senut-senut? Yang paling pertama terpikir pasti adalah pada gigi dan kepala. Kalau pernah sakit gigi ya pasti tahu senut-senut. Walau menurut analisis dari penyanyi dangdut Meggi Z, lebih baik sakit gigi daripada sakit di hati biar tak mengapa, wah nggak aja ah kalo sakit gigi. Kalo tak mau sakit hati, ya jangan punya hati, kalo tak mau sakit gigi, ya jangan punya gigi, wakakak …..

Pake aja gigi palsu jadi kebal sakit gigi. Sakit gigi masih bisa cabut gigi, sakit hati mosok mau cabut hati. Gigi senut-senut bikin kepala nyut-nyut. Mungkin sekali waktu perlu diadakan survei juga, lebih banyak yang pilih gigi atau hati yang senut-senut, sehingga Meggi Z bisa segera merevisi lirik lagunya sesuai hasil suervei … hihihi …

Memang sih, harusnya begitu terasa gigi senut-senut, langsung pergi ke dokter gigi buat periksa. Tapi kayaknya sih, kebanyakan coba-coba didiemin dulu siapa tahu cuma temporer semata bisa mereda. Atau coba “jurus-jurus” lain baik yang valid maupun sekedar mitos nggak jelas, asal bisa mengurangi rasa sakit. Kalau kebetulan sibuk atau perhatiannya teralih dari gigi sih rasanya kuat-kuat aja untuk “menabahkan diri”. Tapi begitu sudah nggak begitu sibuk lagi, misalnya pas mau istirahat atau tidur, wah kumat lagi terasa senut-senutnya.

Ada yang coba diolesi balsem pipinya, ditempel salonpas apa koyo cabe yang panas itu. Kalo sudah dua hari nggak bisa tidur, mungkin baru deh menyerah berangkat ke dokter gigi, meski deg-degan takut deh dicabut. Tapi sebenarnya kalau sedang gigi senut-senut itu kalo sambil menyopir bisa bahaya juga, kan jadi merusak konsentrasi, bisa jadi jalannya mobil ikutan jadi senut-senut gitu.

Kadang juga sih pake jurus pijat-pijat dikit di daerah tertentu bisa radak kurang sakitnya. Mungkin ada juga dulu yang waktu kecil giginya sakit tapi takut mengaku bilang ke ortu, soalnya khawatir bakalan diajak ke dokter gigi, ya tapi itu kan dulu …., sekarang, masih …. hihihi ….. Kayaknya kok lebih takutan ke dokter gigi ketimbang ke koramil… wakakak ….

Gigi senut-senut memang bikin mood jadi lebih sensitif kayaknya. Misal kalo yang punya tetangga atau bagi yang kost ya teman sebelah kost ribut dikit atau muter musik kenceng dikit rasanya bisa bikin senewen. Biasanya dengerin Metallica tenang-tenang saja, ini dengerin Ebiet atau Rinto kok sudah terganggu.

Yang di kantor mungkin jadi lebih gampang uring-uringan, makanya itu kalo boss lagi sakit gigi, ati-ati aja usahakan jangan deket-deket …. Coba saja lagi sakit gigi naik bajaj wah interval senut-senutnya yang tadinya per-menit bisa jadi per-detik. Ada tukang jualan makan lewat ngetok-ngetok mangkok, piring, atau gerobaknya, mungkin ada yang jadi terprovokasi makin senut-senut.

Kalo ada yang menyindir orang yang diem terus itu lagi sakit gigi, sebenarnya sih kalo dipake ngomong bisa radak berkurang rasanya karena senut-senutnya jadi nggak terasa. Jadi kalo sakit gigi maka banyak-banyaklah ngomong …. hihihi ….

Kalo menurut temanku, lain lagi, bukan cuma gigi, tetapi dengkul juga bisa senut-senut. Bisa karena jatuh atau dengkulnya kejegluk. Karena kaget sih bisa saja baru duduk dengkul kejegluk meja, nah itu mungkin rasanya senut-senut. Pernah dulu di kelas tiba-tiba ditunjuk Pak Guru untuk maju mengerjakan soal yang sulit, bukan cuma jantung yang langsung senut-senut, tapi sangking kagetnya dengkul kejegluk meja jadi senut-senut juga.

Tapi ada juga yang senut-senutnya kaki memang karena faktor usia. Lainnya bilang dompet juga bisa mengalami senut-senut, terutama menjelang akhir bulan. Entah, apa obatnya buat dompet yang senut-senut, kalo itu sih sudah senut-senut kambuhan tiap bulan.

Bagi siapa saja yang hari ini giginya, hatinya, dengkulnya, maupun dompetnya, sedang terasa senut-senut, silakan menikmati kedua klip berikut ini, mana yang lebih berkhasiat untuk meredakan senut-senut? Siapa tahu bibir dowernya Sule, Azis Gagap dan Nunung yang terkencing-kencing bisa menjadi pereda sakit gigi maupun sakit hati. Ingat bila setelah ini intensitas senut-senut masih berlanjut, segera hubungi dokter.

Baiklah teman-teman, apa lagi ya yang bisa bikin senut-senut ….. Tapi katanya sih selain ada senut-senut yang sakit ada senut-senut yang enak… Ingat pepatah Men cenat cenut in corpore senut-senut, dalam gigi yang cenat cenut bikin badan jadi senut-senut …. You know me so well bibirmu dower …..

About Fire

Profile picture'nya menunjukkan kemisteriusannya sekaligus keseimbangannya dalam kehidupan. Misterius karena sejak dulu kala, tak ada seorang pun yang pernah bertatap muka (bisa-bisa bengep) ataupun berkomunikasi. Dengan tingkat kreativitas dan kekoplakannya yang tidak baen-baen dan tiada tara menggebrak dunia via BALTYRA dengan artikel-artikelnya yang sangat khas, tak ada duanya dan tidak bakalan ada penirunya.

Arsip Artikel

32 Comments to "Cenat-cenut, Senat-senut"

  1. Lani  29 March, 2011 at 23:14

    KANG GENI : jepitan untuk iku yg gimana seh???? wah rak yo garinkkkkkkkkk

  2. kembangnanas  29 March, 2011 at 11:40

    Om Fayer, lg sakit gigi po?

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.