Kecelakaan

Dewi Aichi – Brazil

 

Kecelakaan adalah suatu hal yang tidak diharapkan. Apapun bentuk kecelakaan, akan mengakibatkan rasa tidak enak. Kata “kecelakaan”sendiri sudah menggiring otak kita menangkap adanya hal-hal buruk terjadi.

Tetapi ada juga kecelakaan yang menyenangkan, contohnya adalah, ketika kita menabrak seseorang  yang diam-diam kita sukai (dulu, waktu masih muda), meskipun sekarang tidak mau mengakui kalau sudah tua he he. Waduh..rasanya seperti pengen terulang lagi, sampai mikir-mikir cari alasan biar dia memperhatikan kita. Pura-pura menjatuhkan buku di depannya, biar dia mengambilkan buku, eh..ngga taunya dia lewat begitu saja. Weee…rugi..!

Bentuk kecelakaan memang macam-macam, tidak hanya di jalan raya, tabrakan antar kendaraan. Tetapi berbagai kegiatan ataupun aktifitas sehari-hari kadang-kadang tak bisa terhindar dari kecelakaan. Nah ini pengalaman saya terhadap kecelakaan, dan kejadiannyapun tidak hanya sekali, tetapi ada yang berkali-kali.

  • Ketika sedang makan, tiba-tiba lidah kegigit.
  • Ketika sedang memotong sayuran atau apa saja, jari tangan justru yang kena pisau.
  • Ketika sedang tidurpun bisa kecelakaan, terjatuh dari tempat tidur.
  • Ketika sedang berjalan, kepleset karena jalan licin, atau bisa juga karena menginjak kulit pisang.
  • Ketika sedang berjalan, tiba-tiba ada truk lewat dan cepretttt….baju kena comberan air yang kelindes ban truk.

Itu adalah sebagian pengalamanku mendapatkan kecelakaan ringan. Ada juga sih kecelakaan ringan, tidak menyakitkan tetapi bikin geli atau jengkel. Pernahkan anda tiba-tiba menginjak tai ayam di kebun, maupun halaman rumah? Bagi yang rumahnya di kampung dan mempunyai banyak tetangga yang memelihara ayam, pasti pernah mengalaminya he he..geli saya membayangkan hal ini, karena sering sekali dulu mengalami.

Ada lagi yaitu ketika makan, eh…ngga sadar di gigi ada cuilan cabe merah, wah….malu deh, apalagi kalau kita senyum sana sini dengan rasa percaya diri, padahal di gigi ada sisa cabe merah, ataupun sayuran yang nyelip di antara gigi. Makanya, bagi saya wajib ada cermin kecil di dalam dompet maupun tas. Dan hati-hati juga ketika diundang makan bersama, dengan orang-orang yang kita hormati. Siapa tau, pas mau mengiris lauk, eh..lauknya meloncat dengan sukses he he…masih untung jika tidak mengenai muka tuan rumah, coba jika hal itu terjadi, bagaimana coba?

Dan lagi, kecelakaan yang membuat malu setengah mati, bahkan malu seumur hidup he he..yaitu mengenai busana. Pengalaman lupa tidak menutup zipper celana jeans setelah keluar dari toilet, apalagi yang memperingatkan adalah seseorang yang kita kenal, atau bahkan kekasih. Merah padam nih muka saking malunya.

Pas kondangan, eh sepatu hak tinggi copot, langsung mati gaya, gimana mau gaya, pakai gaun yang super anggun, dengan make up hasil dari salon, sepatunya ngga beres . Kalau yang ini bukan pengalamanku lho..suer, aku belum pernah mengalami sepatuku cepling alias rusak.

Dulu banget  ketika masih di SMU nih, pas pelajaran olah raga, kan suka disuruh lari sekian kali mengitari lapangan, tiba-tiba kok merasa ngga nyaman, kenapa dada tiba-tiba bergelombang seperti gelombang tsunami, ngga taunya kaitan bra terlepas. Terpaksa deh minta ijin ke belakang he he he..

Eh..satu lagi ya…kejepit pintu nih jariku, sakitnya minta ampun, sama sakitnya kalau tak sengaja lidah kita kegigit, sampai keluar air mata menahan sakit. Dan kecelakaan kecil seperti itu bisa berulang kali terjadi.

 

About Dewi Aichi

Berasal dari Sleman Jogjakarta, saya blasteran (antar kelurahan maksudnya), happily married to a Brazilian guy. Dari Jogja merambah dunia. Pernikahan lintas benua adalah pilihannya. Setelah beberapa tahun di Distrik Aichi, Jepang, sekarang tinggal di Brazil bersama keluarga tercintanya. Tingkat sudrunnya setara dengan saudara-saudara sepersudrunannya seperti Nur Mberok, Elnino, Fire dan jelas Lani van Kona. Di sini saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, saya hanya sekedar menulis apa yang saya rasakan, apa yang saya alami, dan apa yang menarik buat saya untuk ditulis. Jika ini bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga untuk teman-teman, saya sangat bersyukur

My Facebook Arsip Artikel Website

50 Comments to "Kecelakaan"

  1. Dewi Aichi  29 March, 2011 at 06:53

    Imeii: kena cepretan mobil lewat sering banget, kirain cuma di Indonesia saja hi hi…ternyata dirimu juga ya, trus kalau pas mau kerja kan repot, kudu pulang ganti…, kalau yang kepleset aku belum pernah sih di depan cowok, kalau jatuh terpelanting saat turun bus patas sih iya….waduh malu satu setengah mati saat itu.

    Anoew…wah kamu kan udah ngasih kode, kalau lewat didepanmu, kau suruh menjatuhkan eniero, soalnya kamu malu mau minjem langsung, sini balikin …! Ilustrasinya memang canggih nih, atas kerja keras redaksi…!

    Aimee…ha ha ha….kalau aku terpaksa masuk, lha anakku ,manggil-manggil waktu itu, ngga bisa buka zippernya….terpaksa seneng aku ha ha..

    PamPam, ngga percaya ya sama Aimee…jitak aja tuh Mee….!

    Hennie..wkwkkww…emang warna apa kaos kakinya..kalau hitam sama putih ya kebangetan kalau sampai salah pakai …! Soal bra…kayaknya para wanita tuh sering pengalaman seperti itu…berkali-kali..

    Kornelya, ha ha ha..pengalamanmu lucu banget, kasihan tuh cowok…

  2. Dewi Aichi  29 March, 2011 at 06:44

    Pak Handoko…iya hi hi, tergantung tempatnya juga sih, kalau di Jakarta mungkin sudah bukan kecelakaan lagi, apalagi di Brasil, tapi aku menyebut adik bungsuku juga kecelakaan ha ha..abis adikku muncul ketika aku umur 20 tahun, walahh…dari Jakarta aku tilpon ibuku ” bu..hamil lagi to? Dari sebrang ibuku menjawab,” haaaa..kecelakaan e ..!”…

    Pak Iwan….selalu punya ide yang thok cer..ha ha…asuransi kecelakaan macam2 gitu, bangkrut deh,

    Mas JC, urik banget, sepatuku diumpetin, njur dituker yang selen….wkwkwkw….tapi jika yang memakai Paris Hilton, biar selen..langsung jado mode….semua wanita ikut-ikutan pake selen…tapi tak pikir2 apa salahnya…kan lagi IN…

    Emon…weleh…emang apaan ceblok ha ha ha…ceblok ya diambil lagi, tempelin lagi..(aku ngguyu mbayangke adegan ini)..

    Pak DJ, lha kok tau kalau aku minjem punya ibuku??? Mana dipeniteni lagi ha ha ha…makanya lepas…, tapi syukurlah ya…jari pak DJ yang kejepit sudah berangsur membaik, semoga bisa ngetik yang banyak-banyak….

    Saras…..plisssss cerita donggggg..uuhhhh….bikin penasaran ajaaaaaa…! Ohh aku tau, kau sedang M nembus yaaaa he he he..(ini juga pengalaman pribadi)…paniknya bukan main…

    Mawar, thank you hi hi..awas hati-hati kalau sedang iris-iris sayuran, jangan melihat cowo ganteng..!

    Lani, komen n0 8…sapa bilang kepenak? Wong ditinggal kabur sama nyilakani kok…
    Lani,w eeee..komentarmu kok malah jadi anak artikel ki piye…lha itu kecelakaanmu kelas rada berat semua ha ha…yang paling enak ya nyantap sendok garpu itu, kalau ngga sudrun ngga bakal kejadian…

  3. Sasayu  29 March, 2011 at 06:43

    Hahahahaha, wahhh udah banyak kalo diinget2. Dari yang kentut gede banget di tempat les2an…itu bujet dehhh, ud pengen ambil langkah seribu sampai yang kesandung di tangga sambil bawa panci, jadinya krompyangan. Pernah diceritain sama si mbok, waktu mbok SMA, pelajaran membuat tumpeng, naik motor, di tanjakan cetakan tumpengnya glundung ke bawah atau pas mbok ketiduran di kelas dan jatuh dari kursi, maap ya Mbok buka kartu. Tapi melihat mbok seperti itu, ya tidak heran kalo Sasayu menurun grasak-grusuknya..hihihihi

  4. Djoko Paisan  29 March, 2011 at 01:14

    Linda Cheang Says:
    March 28th, 2011 at 23:29

    kecelakaan yang pernah dialami, pake sepatu teplek yang beda sebelah.

    Linda….
    Di Jerman sekarang itu modern…
    Anak-anak muda pakai sepatu Chucks, satu perah dan yang satunya hijau, atau putih dan merah…
    banyak yang pakai dua warna…
    Kelihatan bagus juga….

  5. Linda Cheang  28 March, 2011 at 23:29

    kecelakaan yang pernah dialami, pake sepatu teplek yang beda sebelah.

  6. Lani  28 March, 2011 at 23:03

    KANG ANUUUUUU apane sing EMPYUK?

  7. Kornelya  28 March, 2011 at 22:51

    Mas Anu ketubruk “tutu” nona?. Itu namanya celaka membawa nikmat.

  8. Djoko Paisan  28 March, 2011 at 22:46

    anoew Says:
    March 28th, 2011 at 22:33

    Pernah juga kecelakaan pas ngantri di ATM, tapi mahasiswi yg datang buru-buru dari belakang. Entah kenapa kok kakinya kesandung trus jatuh nubruk. Waah, empyuk sekali..

    Mas Anuuuu….
    Apanya yang empuk…????

  9. anoew  28 March, 2011 at 22:33

    Pernah juga kecelakaan pas ngantri di ATM, tapi mahasiswi yg datang buru-buru dari belakang. Entah kenapa kok kakinya kesandung trus jatuh nubruk. Waah, empyuk sekali..

  10. Djoko Paisan  28 March, 2011 at 22:28

    Kornelya Says:
    March 28th, 2011 at 20:15

    Komennya pa DJ, sudrun sekale ” Dj. tau, saat di SMP pasti pakai braanya ibu, olehnya kegedean, jadi mlotrok….hahahahahaha….!!!”.

    Waktu SMP ada cowok naksir aku, dia datang kerumah rambutnya mengkilat dilumer Brisk, pakai sepatu baru, sepatunya dipakai terbalik, setelah aku beri tahu, buru-buru deh ditukar. Salam.

    Kornrlya….
    Lha itu kam mbak DA sendiri yang nulis, saat SMU, sama nggak sih dengan SMP…???

    Mbak DA kan tulis….

    >>> Dulu banget ketika masih di SMU nih, pas pelajaran olah raga, kan suka disuruh lari sekian kali mengitari lapangan, tiba-tiba kok merasa ngga nyaman, kenapa dada tiba-tiba bergelombang seperti gelombang tsunami, ngga taunya kaitan bra terlepas. <<<<

    Padahal itu kan branya ibunya yang dipakai, olehnya talinya lepas, lha kebesaran….
    Benar kan….???? Coba tanya mbak DA….
    Malah ada tsunami segala, kalau mas Anuuuu baca kan tambah heboh….hahahahahaha….!!!!

    Salam manis dari Mainz…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.