Pilih Asli atau Palsu?

Lani – Kona, Hawaii

 

Hello temans di Baltyra lanjooooot dengan buku harianku…

Hari ini aku off kerja, memang kusengaja ambil cuti, karena dengan adanya panggilan lamaran kerja yang pernah aku lemparkan kira-kira 6 bulan yang lalu, aku malah sudah lupa kalau pernah nglamar hehehe……

Kemudian sebulanan yang lalu tiba-tiba aku di telpon oleh company dari kerjaan yang kulamar ini, mereka bahkan telpon tiap seminggu sekali. Aku sampai rada jengkel,  kenapa gak dari dulu-dulu telponnya, sekarang aku udah kerja di dua tempat, gak ada waktu lagi.

Nah, seminggu yang lalu aku dapat email dari company ini (yang kulamar modeling company pusatnya di Honolulu-O’AHU), mereka memberitahu akan datang pada tanggal 5 December ke Kona, kalau masih tertarik bisa sign up untuk datang/bikin appointment.

Iseng aja (padahal juga curious) aku balas email mereka, aku dapat jam 10:15 pagi, ketemu dengan representative nya, dengan initial “R” di MARINA room, King Kameha Meha hotel.

Singkat kata, meninggalkan apt. jam 10:00 pagi, karena dekat dengan jarak hotelnya. Aku berjalan dengan santai, menikmati teriknya mentari Kona, dan usapan lembut sepoi-sepoi angin laut di kulit tangan serta wajahku, rambutku yang masih setengah basah aku biarkan terjurai melambai-lambai disibakkan oleh semilirnya angin (dasarnya aku tak suka menggunakan hair dryer karena menjadikan rambutku semakin kering dan patah ujungnya) lagipula cewek dengan rambut basah katanya sexy……ini katanya lho, entah kata siapa, tanya saja pada rumput yang bergoyang kkkk…..mmm….tahu sendirilah pentulis sudrun; sambil jalan jadi mikir : seandainya……..yah, seandainya…..I’m not alone……heheheh…..kok njuk wae!

Busyettttt! Lamunanku terpecahkan dengan adanya sepasang turis dari New Hampshire yang jalan nutupi seluruh trotoir, perempuan buleleng ini melihat aku, dia njawil lengan suaminya sambil ngomong: can you move a little bit? This lady didn’t have room to walk by……

Aku jawab  sambil melemparkan senyuman mautku (halaaaah hopo to iki?)…..it’s ok, I am not in any hurry, this is paradise…..relax, and enjoy, isn’t gorgeous today? They’re smiling dan kami mulai ngobrol, hehehe begitu mudahnya to, menyapa dan lanjooooooot ngobrol.

Where do you come from?

Tourist (T) : New Hampshire.

Langsung aku sambar: o, wow! Must be cold right now in your place……

T : not only cold, but snowing…..

Kusambung: don’t you happy to be here in Hawaii,  never ending sun?

T : oh, yessss! Mereka berdua mengaminiku……

Sebelum aku ucapkan salam perpisahan, aku ngomong: enjoy your trip. T : we will…..absolutely…

Aku menyeberang jalan menuju King Kameha Meha hotel, begitu masuk langsung ke front desk tanya di mana lokasi MARINA room. Ternyata aku harus keluar dulu untuk menuju ke room itu. Di sana ada 3 orang wanita yang menangani para undangan. Saat aku masuk, hanya ada satu tamu cowo yang sedang berbicara dengan satu representative.

Di pintu masuk aku disambut oleh representative yang kedua, sambil jabat tangan dia memperkenalkan dirinya, saya “R” diteruskan, are you, Lani?? Am I right? Weksssss, gubrakkkkkkk! kaget…..kok dia udah tau duluan batinku! Emank ada cenayang bule neh…….hehehehe…

Kemudian aku diminta mengisi buku tamu, dan selembar kartu, dengan pertanyaan umum seperti, nama, usia, alamat, no telpon, tahu company kami darimana, di balik kartu ada selonjor pertanyaan lagi seperti dari sekian daftar profesi yang tertulis di sini mana yang paling menarik buatmu?

Selesai diisi semua, kemudian duduk berhadapan dengan “R” ditanya: pernah ada pengalaman modeling? Boleh cerita apa yang ingin kau ceritakan. Kemudian “R” membaca kartu yang telah kuisi, sebelum aku sempat cerita dia ngomentari : o, wow! I couldn’t believe it that you are 50+??? You don’t look like your age at all…..she is smiling at me while she said that…..

Aku jawab, singkat tepat : thanks! But indeed that is my real age. Kemudian aku cerita singkatnya, aku sudah senang difoto sejak usiaku 3 tahun, semua foto masih kusimpan di album di Indonesia. R memotong lagi, you’re from Indonesia…….

Yes, I’m jawabanku. Aku lanjut, salah satu impianku ingin jadi foto model, tidak untuk mengejar menjadi professional, akan tetapi untuk mewujudkan impianku, di samping itu mendapat penghasilan tambahan as my part time job!

R menerangkan cara kerja company ini, sambil menunjukkan foto session di mana saja company ini mempunyai kontrak kerja, ternyata mereka banyak kerja sama/ kontrak, tidak hanya locally akan tetapi juga secara nationwide dan internasional, terutama dengan Jepang, Korea. Untuk cover majalah travel, iklan dept store, iklan TV. R melanjutkan, inilah salah satu keuntungan kita tinggal di Hawaii, selalu dikunjungi turis dari seluruh dunia.

Diterangkan pula sebelum bisa mulai bekerja, harus diambil foto oleh photographer mereka, yang merupakan satu paket (hair, make-up dll), mereka akan ambil 5 foto dengan 3 out fit yang berbeda, bawa dari koleksi sendiri, bebas tidak ditetapkan harus baju pesta/malam. Kemudian aku akan diberi 5 lembar foto dari hasil jepretan mereka, dan 5 foto disimpan oleh company ini sebagai port folio mereka, jika mereka dikontak oleh company lain yang membutuhkan model, mereka akan memanggilku.

Aku tanya bagaimana cara menghitung salarynya? Dijawab : dihitung per-jam, yang jumlahnya cukup bikin ngileeeeer heheheh…..(ngga etis disebut di sini, aku kuatir semua member Baltyra jadi ingin pindah ke Hawaii wakakakak, just kidding). Aku sempat iseng tanya, yang dibutuhkan itu model pria/wanita, usia berapa saja?

Dijawab: kami butuh pria, wanita, dari usia anak-anak, dewasa dan manula, baik yang tidak berpengalaman/sudah punya pengalaman, karena company ini juga mengadakan kursus dalam bidang ini.

R menerangkan:  nanti setelah foto session, kamu bisa sign open contract dengan company kami. Aku tanya apa artinya? Open contract = kerja part time dan boleh kerja dengan company lainnya tidak harus terikat dengan company ini saja.

Kemudian aku harus bayar sekali saja (hair dresser, make-up, photographer), boleh dicicil dua kali dan harus balik ke hotel ini lagi untuk pemotretan, pada tgl 16 January 2010.

Cukup mahal, akan tetapi aku udah niat ingsun, ingin mewujudkan impianku, jadi ya modal nekad sajalah. Karena yang penting ke depannya, aku bakal mejeng emboh bakalan mejeng di mana.

Aku tanya R : apakah nantinya aku hanya kerja di Big Island ato bisa inter island? Dijawab: it’s up to you…….kalau kamu seneng travel, kamu bisa di mana saja tiap saat ada kerjaan, dan kamu mau ambil silahkan!

Woooooooohooooooo…..glekkkkk! awal yang bagus, dengan travel inter island, siapa tahu ke depannya bisa dapat pengalaman foto session dengan photographer dari luar Hawaii.

Paling tidak satu impian sudah hampir jadi kenyataan, dari sini aku akan mudah mewujudkan yang satu lainnya hehehe……

Selesailah sudah interview hari ini, aku pamit dan ketemu lagi January tahun depan.

Bakal lanjooooot ceritanya……..

Dalam perjalanan pulang, tanpa dinyana dan diduga ketemu sama bossku, ini boss kopi, cewe orang Filipin, petite, usianya hampir sama (selisih dikit sama aku), kami kemudian ngobrol, aku ngikut ke toko, karena hari ini dia yang bekerja.

Naaaaaaah, ini yang namanya like boss like employee……sami mawon, balapan siapa yang lebih sexy?!!!! Kkkkkk…

My boss, pakai baju mini tank-top warna deep blue, no-bra! Aku sendiri, pakai super mini skirt hitam dengan bordir bunga warna putih, tapi aku lapis dengan footless tight hitam + spaghetti strap tank top putih, masih aku lapis bolero cekak berwarna hitam, sepatu flat hitam, tas warna putih…… gak mau kalah sama teenager!

Dari ngobrol sana-sini, timbul pikiran nakalku, inilah kesempatan bagus kenapa tidak. Aku pakai modal nekad! Aku tanya: nama boss ku kusingkat “K”  I wanna ask you, but don’t wanna be rude, did you have boobs done?

K dengan sumringah renyah, menjawab: no, it’s ok…..yes, I’ve it done years ago with my friends in CA.

Aku semakin berani, o, really? Looks nice, natural and real….I mean not like some people too big and look fake…..

Aku lanjut, what size are you before you get it done? K : I was size A (maksudnya cup A, buat para sederek Baltyra yang merasa dirinya cowo yang mungkin gak mudenk heheh).

And now? K : well, in between B & C

Aku tanya lagi, semakin asik kkkkk……I heard when you’ve the boobies done, its feel hard, not natural……you know what I mean…..other words, not soft/smooth like real one……

K sambil ngakak, nyamber gini……..ok, you can touch mine……

Seketika mataku mau melompat keluar, saking tidak percaya……tuiiiiing, hampir gubraaakkk… Wadooooooh……..pucuk dicinta ulam tiba……..

Masih ingat aku pernah komentar entah di artikel apa di Baltyra, kalau aku dan almarhum pernah ke nude beach, melihat payudara plastic berjejeran di pantai, terus aku kasih komentar gini sama almarhum : looks, that boobies! Nice huh? Because they’re straight up, not shaggy (maksudku tidur mlumah = telentang, tapi bukit kembarnya ora mbleber ngono…. halah bosone)……jawaban almarhum kala itu: what is so nice about it anyway? To me, that is disgusting! They are fake, plastic, not real Lani. Feels like touching rock! Aku tanya: emank udah pernah pegang, pernah punya pacar dengan boobie plastic? Dijawab : of course!

Balik ke bossku, dia malah ngajak aku masuk ke kantornya, ruang kecil saja terpisah dari ruang toko. Tanpa malu-malu malah tali bajunya diturunkan, dibuka byaaaaak…..langsung dua bukit kembarnya menantang di depanku, terus dia bilang: come on, touch it…….

Pertama aku usap-usap saja (agak kuatir kalau langsung aku cemol nanti sakit), batinku wah kok empuk, kemudian aku dikagetkan oleh bossku: Lani, squeeze it, press it, harder……(wakakak…….tapi kubatin, padahal asli aku kepingin ngakak sampai nglekarrrrrrr) and around, so you can feel the saline pouch in it, both inside my breast…….

Wadoooooh……..langsung siap grakkkkkkk! Aku pelajari dengan teliti, baru terasa dua kantong saline= air garam, mloya-mlayu (lari sana sini) hiiiiih…….seperti megang balon diisi air, kayak gitulah para sederek Baltyra……

Terus aku nanya lagi: can you tell me, how is the procedures? Dia jelaskan, dari kedua ketiak, diiris, dibuka lewat operasi dimasukkan plastiknya sampai ke payudara bagian bawah, kemudian dengan selang dimasukkan air garamnya, diisikan sesuai dengan ukuran yang dikehendaki mau seberapa gede. Punya bossku 300cc for each payudara.

Bayanganku pakai torong/funnel apa sih bahasa Indonesianya? Sambil mendengarkan penjelasannya, aku mrinding, perutku seperti diaduk-aduk, ngeri…….

Aku tanya lagi: is it no problem with your nipples, I mean still sensitive? K : of course, they didn’t do surgery on my breast at all, it’s just in my armpits…….

K masih nyerocos, now I found out, silicon is much better softer compared to saline, but if they leaks, can’t detect though, saline is safer, if leaks it’s just salt water and not harm the body….dilanjot ketawa ngakak…..but you know like I’ve flat tire….my breast flat! Kali ini kami ketawa ngakak bareng……gak tahan aku kalau gak ngakak sumpriiiiit.

Aku bak wartawati, malah tambah gencar: are you in pain or hurting after the surgery done? How long? K : OMG! Indeed….it was unbelievable horrible……takes 2 weeks to get better.

K melanjutkan, selama 2 minggu pertama payudaraku tidak pada tempatnya, swollen/aboh apa ya bahasa Indonesianya? Katanya hingga di atas posisi payudara gedenya, oleh dokternya disarankan tiap hari di massage, agar kedua payudara simetris dan turun pada posisi aslinya.

Woalaaaaaaah, Gusti! Aku sampai merasa pegel sendiri mendengarkan ceritanya. Aku mau tanya lagi, apakah sebelum dikerjakan tidak tanya dulu, sakitnya sampai seberapa jauh? Tapi pertanyaan itu aku urungkan, nyatane dia sudah berani melakukannya, jadi ya konsekwen berani menanggung sakit!

Kemudian K gantian tanya ke aku: Lani, are you thinking to get it done? Oh, nooooo! I’m satisfied with mine, maybe someday if too shaggy, maybe though not sure if I can take the pain like you, (smile) I  just want to tight it up!

Well, that is even painful, because the doc has to open your breast and removed the fat and left over skin around it.

Padahal aku memang gak berani, giris, mringis, dengar critanya……amit-amit!

K masih nglanjot: you know, Lani…….my friends even more crazy, they made it too big even size DD! To me, that is fake, unreal, especially we’re Asians start with small breast!

Aku masih mengejar dengan satu pertanyaan lagi: how about the mammogram? How they do it, because you have implant? K, well just tell them I’ve implant, so they do it slightly different ways. Dia sambil ngakak, ngomong : karena kalau sampai pecah, mereka harus mengganti mereparasi payudaraku…..

Ngakak bareng meneh……yang ada di otakku, balon, diisi air, kemudian dipenyet sampai pecah, airnya muncrat berhamburan hahahah……

Aku merasa sangat puas, karena impianku untuk bisa memegang, menyentuh, memenyet (ngremet kayak gawe adonan cookies) breast implant menjadi kenyataan hari ini, malah kelinci percobaannya boss ku sendiri, hopo tumon????

Pucuk dicinta ulam tiba heheheh…….

Jangan ditanya, gimana rasanya? Karena hanya bisa dirasakan sendiri, gak bisa dijabarkan ………jadi kesimpulannya, kalau kalian ingin merasakan (terutama yang merasa dirinya cowo) cari sendiri kelinci percobaannya. Tapi yang cewe juga boleh katanya persamaan gender kkkkk, siapa tahu bisa ngremet, obok-obok punya teman?

Baru teringat, belum lama ini aku dan temanku cowo, buleleng membicarakan soal breast implant, dia mengatakan : Lani, I do know it, because I dated woman with breast implant, tell you the truth it’s only for look…..don’t feel good to touch, you know it’s fake, not natural!

Malah sekarang sudah merasakannya sendiri hahahahaha…

Setelah puas bertanya, dicritani, dan mempelajari bukit kembar bossku, aku kemudian pamitan.

Baru keluar dari toko, malah ketemu dengan salah satu petani kopi yang setor kopinya di toko tempat aku kerja. Aku langsung hugs him…….dengan ngomong: o, wow! I didn’t recognized you, really because you look different “C” not like a farmer, kami ngakak bersama……

Aku tanya, where are you going? K is at the store, do you wanna stop by? C: well… I can…..I get an invitation for new opening of Indian restaurant. Aku jawab: o, really? How nice, so today is the grand opening for them, let me know, how is the food, maybe I will try it later, I like Indian food…..

Kemudian kami berpisah……..petani kopi ini, baru saja cerai heheheh……he is nice, tapi hanya sebatas itu, halah mbok jok GR, Lani hahaha……

Itulah catatan harianku di hari Minggu….sampai ketemu di lain cerita…..

 

Lani-Kona, The Big Island of Hawaii

Ps: aku tahu pasti yang bakal heboh kang Anu dan Pam-Pam yang paling utama, mmm engga tahu juga aki buto gimana?

 

206 Comments to "Pilih Asli atau Palsu?"

  1. Lani  4 April, 2011 at 13:49

    KANG ANUUUUU…….km itu lo ada2 aja……garamg disiramkan ke cacing ora dadi melaaaaaaaaaaaaar, tp modiaaaaar cacinge kkkkkkk

  2. Lani  4 April, 2011 at 13:48

    LEMONCELLO………telat ora opo2 yg penting komen, mmg sing dikarepke artikel bubrah……ambyaaaaaaar to kkkkkkk….ditunggu oleh2 kluyuranmu yooooooo….mahalo wis mampir

  3. anoew  4 April, 2011 at 09:30

    Lani, tadi bangun pagi aku ke dapur nemu garam kok jadi kepikiran artikelmu ini yo? hmmmm…., tak coba’in ke implan ke cacing tanah bisa jadi gede po ra yoo..

  4. HN  4 April, 2011 at 06:31

    Walah, aku kudu komen opo, artikel wes “bubrah” Hahahaha… Maap telat komen Subo, lagi balik tadi malam dari luar kota…

  5. Lani  4 April, 2011 at 01:42

    JENG CLARA klu woro2 jauh2 hr duooooooonk……….jd aku iso melu ke LOURDES……biasanya yg sepi bulan2 apa saja? mmg lbh enak nek sepi…..drpd kemryuk…….suk2-an………mambu kecut kringete wong sak ndonya kkkkkkkk

  6. Clara  4 April, 2011 at 01:23

    Lance, aku mau ke Lourdes lagi kamis ini karo bojoku!Arep melu ora ?, Ayo numpak emprit waé bèn ora tambah gemblung!!Tak tunggu lho ya!kapan lagi coba? Moga2 hawané bagus, biasanya tanggal2 segini belum mbludak di Lourdes jadi masih lebih leluasa !Dari CA langsung terbang naik emprit kesini ya, awas balon aspal pecah, nanti susu buayané muncrat nyang endi2!!!

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.