Wewangian Pagi Bumi Africa

EA. Inakawa – Kinshasa

 

Pada rembang temaram pagi yang berkabut , dari balik kisi jendela Indo House kuintip burung Elang yang berkepak tapi terdiam di udara tanpa bergerak, pada biasanya kondisi ini angin bertiup kencang & sejuk di atas sana…..

Dan di antara dedaunan beriring kupu kupu & capung kecil menari terbang dengan indah warna warni yang berkilau diterpa kilau mentari pagi, sebuah isyarat & hasrat adalah sebuah bahasa mereka untuk bercinta di atas sana di antara aroma kembang jantan & putik sari yang menggoda munculnya orgasme mereka

Pagi yang merangkak & uap wewangian tanah bumi Africa senantiasa tak pernah lelah menyantroni semua bilik jendela yang terbuka, membangunkan semua mahluk yang tak terkecuali sekalipun atas roh-roh yang bergentayangan di dunia maya sana

Cikal-cikal aura Adam & Eva pun bergetar di antara tandan & ranting pohon menyisir pagi yang sejuk dalam kolam keringat dan lumpur napsu yang luar biasa dahsyat, mengunyah dan melumat, sebuah siap terlunasinya sebuah laku yang selalu ingin : di lubang hari warisan para leluhur yang selalu hidup

Sirnakan….. rasa tak inginmu, andaipun ada…..sampai jumpa esok,di setiap hari di jendela pagi merekah

(http://existenceet.blogspot.com/)

 

Kinshasa  – 5 April 2011 – DR Congo

Salam setepak sirih sejuta pesan : EA.Inakawa

 

 

22 Comments to "Wewangian Pagi Bumi Africa"

  1. IWAN SATYANEGARA KAMAH  11 April, 2011 at 22:23

    Pernah ngbrol bareng sama Rudy Wowor, aktor bule yang menjadi WNI. Dia selalu bercerita tentang bagaimana orang-orang barat menyenangi dunia tropis. Benar katanya, ketika pelaut-pelaut Eropa mendekati pulau-pulau tropis di Timur Jauh, mereka mendenguskan hidungna… “Hmmm…saya mencium bau Taman Eden” Mereka saat itu percaya bahwa Taman Eden adanya di luar Eropa, Dunia Baru.

  2. EA.Inakawa  11 April, 2011 at 19:16

    Mbak Dewi,jantung berdegup kencang itu tanda kita orang masih nornal,ntar kalau jantungnya sudah di kasi Ring baru jangan ikutan ngerasaaaaaaaa salah nggak yaaa, Sing a song nya bagus juga tuh !

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.