Giliranku yang masak

Dewi Aichi – Brazil

 

Aku sengaja kirim tulisan masakan ini biar dunia tau bahwa aku juga bisa masak. Emangnya cuma Peony, Imeii, Mawar, Deduskha, Hennie, pak DJ, JC dan lain-lain, apalagi Tia Yuliantari. Ngga mau kalah dong! Kali ini kalian boleh ngrantang…Ongkos pengambilan ditanggung sendiri.

Sekalinya masak, boleh dong dipamerin ke Baltyra, jadi ngga sia-sia gitu lho seharian di dapur, sampai kemringet (berrkeringat), saking berusaha…biar ngga gagal. Walaupun dalam hati rada panik juga, takut ngga enak atau gosong he he..

Dan aku sebentar-sebentar cuci tangan hanya untuk mengambil HP yang kukantongi di celana (celana panjang maksudku)…hanya untuk memoto tugas besarku ini. Hari Minggu, aku ingin bikin nasi, tapi aku bikin variasi biar ngga bosan. Masak nasi yang aku campurin sayur mayur. Ini resep ngga ada namanya, silahkan memberi nama menurut selera anda semua.

Bahan-bahan yang mau dimasak:

  • beras 2 gelas ukuran 100 ml
  • paprika 3 warna (merah,kuning,hijau)
  • bawang bombay
  • bawang putih
  • jerked beef
  • jamur kancing

Semua bahan sayur diris kotak-kotak kecil dan jerked beef juga diiris kecil sama bentuk. Aku hanya menambahkan bubuk merica, dan bumbu kaldu daging. Tanpa menambah garam, karena jerked beef asinnya setengah mati. Yang tidak tahan asin, rendam dulu jerked beef untuk mengurangi rasa asin.

Setelah selesai menyiapkan bahan sayur, cuci beras, kemudian tiriskan. Siapkan panci anti lengket, tuang 3 sendok makan minyak goreng, panaskan, kemudian tumis bawang putih yang sudah diiris-iris, jika sudah harum, masukkan jerked beef aduk-aduk sekitar 5 menit,masukkan bubuk merica, kaldu dan masukkan beras sambil diaduk-aduk, kecilkan api sampai minimum, masukkan 4 gelas air. Gelas yang dipakai adalah gelas takaran untuk beras. Terakhir masukkan semua bahan sayur, dan aduk sebentar. Kemudian tutup pancinya, tetapi agak terbuka sedikit agar air tidak tumpah saat mendidih.

Jika sudah habis airnya, dan nasi sudah kering, berarti sudah matang. Selama memasak nasi, suruh suami atau siapa saja memanggang daging sebagai lauknya. Keenakan dong kalau cuma disuruh nunggu makanan siap he he…lagian namanya kerjasama, iya kan? Waktu mau masak saja aku ngga ada paprika merah, trus aku nyuruh suami membeli paprika merah, makanya dalam foto tuh paprika merahnya terpisah he he..

Nah, dengan adanya kerjasama, maka nasi matang, lauknya juga sudah siap. Jadi bisa makan siang bareng-bareng. Akhirnya bagian cuci perkakas kotor, kami pingsut duluan, kalah deh..terpaksa aku cuci piring. Tapi suami sama anak kebagian membersihkan dapur luar.

 

 

About Dewi Aichi

Berasal dari Sleman Jogjakarta, saya blasteran (antar kelurahan maksudnya), happily married to a Brazilian guy. Dari Jogja merambah dunia. Pernikahan lintas benua adalah pilihannya. Setelah beberapa tahun di Distrik Aichi, Jepang, sekarang tinggal di Brazil bersama keluarga tercintanya. Tingkat sudrunnya setara dengan saudara-saudara sepersudrunannya seperti Nur Mberok, Elnino, Fire dan jelas Lani van Kona. Di sini saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, saya hanya sekedar menulis apa yang saya rasakan, apa yang saya alami, dan apa yang menarik buat saya untuk ditulis. Jika ini bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga untuk teman-teman, saya sangat bersyukur

My Facebook Arsip Artikel Website

72 Comments to "Giliranku yang masak"

  1. Dewi Aichi  24 April, 2011 at 09:38

    Wahaaa….nomerku dikamarku sendiri .

  2. Dewi Aichi  24 April, 2011 at 09:37

    Ketinggalan njawab,

    Pak Han, berarti udah di indonesia ya?

    Sil….klo sekarang caranya ngga cantel lagi, tp cium he he…

    Pak DJ , di Jerman mana ada gaplek?

  3. Dewi Aichi  24 April, 2011 at 09:34

    Hennie, ngga ketinggalan dong….yg penting nengok he he…enak kan ?

  4. Dewi Aichi  24 April, 2011 at 09:30

    Apa kabar Meaaaa….terima kasih udah nengok dapurku he he…mudah2an percaya klo itu aku yg masak. Nah kan kita seide, aku juga sering kalau ada sisa makanan , semua aku campur, diaduk , taruh di nampan tahan panas, masukkan oven, 5 menit sebelum diambil dari oven, taburi keju ….!

  5. Meazza  23 April, 2011 at 17:33

    DA: aku juga seneng masak nasi begini. Oya, pernah aku masak opor ayam kan, lalu pas hari kedua opor ayamnya belom habis juga, udah nendang aja nih perut ga mau makan opor lagi, jadi ayam opornya aku suwir2, kuah opornya masukin ke beras yg udah dicuci, lalu aku masukin beberapa sayuran, paprika jagung manis sama green peas kalengan, tambah sedikit garam, lalu masukin ke ricecooker, tunggu sampe masak. Setelah matang ternyata sedaaaaaaaaappp, hehehe

  6. HennieTriana Oberst  18 April, 2011 at 15:41

    DA, aku ketinggalan resepmu nih.
    Hebat sekali bisa rapi potongan paprika, bawang, dan dagingnya
    Jadi nggak sabar menunggu masa BBQ bentar lagi.

  7. Djoko Paisan  16 April, 2011 at 20:35

    Dewi Aichi Says:
    April 16th, 2011 at 04:09

    Pak DJ, perut saya memang perut ndeso He e.. harus ada nasi.ohh..pantas, lha saya kan. Bidadari, makanya nyari nasi terus.

    Mbak DA…
    Sama dong dengan perut Dj. juga perut ndeso, malah suka makan gaplek…..hahahahahaha….!!
    Salamm manis dari Mainz…

  8. SU  16 April, 2011 at 20:30

    Yoi dulu kan jamannya gitu ….cantel

  9. Handoko Widagdo  16 April, 2011 at 17:15

    Selasa rencananya balik via Singapore Mbak.

  10. Dewi Aichi  16 April, 2011 at 16:58

    Pak Handoko, kasihannnnnn….kademen , susah dikirimi masakan. Dikirimi kasih sayang saja ya…sampai kapan disana Pak?

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.