Catatan dari Kona (13)

Lani – Kona, Hawaii

 

February 2nd 2011

Pagi hari diawali dengan ke gereja, selesai misa kami ber 3 meluncur ke COFFEE SHACK. Kira-kira ½ jam perjalanan dari KONA ke arah selatan.

Betapa sibuknya traffic di pagi hari yang sangat indah, matahari bersinar dengan pongahnya. Dua ibu-ibu teman dari gereja mengajak breakfast sebagai kado ulang tahunku.

I feel so blessed, di samping menjadikan perasaanku campur aduk, antara senang, bahagia, tapi juga ingin menangis akan tetapi bukan tangis karena sedih. Tangisan rasa bersyukur bahwa aku yang tinggal nun jauh dari sanak saudara, handai taulan akan tetapi aku dikarunia NYA teman-teman yang baik, serta menaruh perhatian.

Aku belum pernah ke COFFEE SHACK sebelumnya, malah belum pernah dengar namanya. Itu salah satu ide dari ibu yang mentraktirku, aku setuju saja karena pertama aku suka mencoba-coba menu di tempat yang baru, situasi baru, lingkungan baru, dan berbeda.

Alasan lainnya karena tempatnya jauh, harus punya transportasi untuk bisa menuju ke tempat ini. Aku tidak punya mobil, karena memang aku tidak butuh mobil mengingat tempat tinggalku di pusat kota.

Sesampainya di COFFEE SHACK, pemandangannya so gorgeous itu daya tarik utama.

Tampak  lautan Pasifik menghampar di depan tempat duduk kami, karena letak restaurant tinggi ketika aku memandang ke bawah halaman/kebun yang dipenuhi dengan tanaman bunga yang bermekaran berwarna warni, terdengar cericit kicauan berbagai macam burung menyambut pagi yang sangat indah……

Just another day beautiful in paradise……thank you GOD!

Sinar mentari pagi menyapa kami, menyentuh lembut di kulitku, sang bayu pagi sepoi mengusap helai rambutku…..hihihi sok puitis…

COFFEE SHACK, it’s just small café tapi selalu sibuk dengan para tamu langganannya aku percaya kebanyakan turis yang mampir Kona.

Segera sang waitress menghampiri meja kami menyodorkan menu sambil mengucapkan HAPPY BIRTHDAY……aku sambut dengan ucapan thank you……how did you know my birthday? Dijawab sambil tersenyum one of the lady here told me…..

Setelah itu waitress menerangkan special menu di pagi ini, ENGLISH MUFFIN TOP WITH GRILLED MAHI-MAHI.

Langsung aku pilih menu itu, sound delicious and different. Dua ibu-ibu temanku memesan American breakfast, sausage, ham, egg benedict, toast Luau bread (Hawaiian style sweet bread crushed with macadamia nuts).

Sambil menunggu pesanan siap, kami sibuk ngobrol dan sharing crita tiada habisnya. Kemudian 2 ibu ini memberikan kado, uniknya 2 kado hasil dari bikinan mereka (hand made).

*A box of blank card, dasar warna putih, dihiasi dengan bunga sepatu/hibiscus/alo-alo berwarna merah.

*sepasang hand towel berwarna putih dipinggirnya dihias dengan lapisan kain berwarna coklat muda dengan gambar bunga kamboja/plumeria

Betapa senangnya tak terkira, aku ucapkan terima kasih yang utama bukan karena kadonya akan tetapi perhatian mereka.

Tamu yang duduk di kiri kanan kami ikut melayangkan pandang ke arah kami. Karena mereka bisa mendengar dan melihat apa yang sedang kami lakukan, karena ibu-ibu temanku ini menyuruhku untuk membuka kado tersebut di depan mereka.

Kemudian kado aku masukkan kembali kedalam tas, karena makanan pesanan kami datang.

Dengan segera kami menikmatinya, setelah selesai makan baru teringat waaaaaaah……..lupa diambil fotonya hehehe………terlambat sudah karena makanan telah berpindah ke perut masing-masing.

Setelah selesai makan, aku berdiri menghampiri tamu di samping meja kami makan, dan meminta kesediaannya untuk mengambil foto kami bertiga.

Kami tidak berlama-lama segera meninggalkan tempat duduk dan  menuju ketempat cashier untuk membayar. Sekali lagi aku mengucapkan terima kasih atas semua perhatian, kado yang telah mereka berikan di hari ulang tahunku ini.

Kemudian kami masuk ke mobil dan segera meluncur balik ke downtown KONA, aku diantar langsung ke tempat kerja.

Buka toko seperti biasanya akan tetapi hati, pikiranku, masih dipenuhi suka cita dengan apa yang baru saja aku alami, seperti mimpi saja. Karena aku tidak pernah menduga akan diberikan kejutan seperti ini oleh dua teman ibu-ibu dari gereja tsb.

 

February 3rd 2011

Aku masuk kerja seperti hari-hari biasa. Teman dari California telpon memberi tahu sampai di KONA sekitar jam 6:30 petang, dan menginap di KING KAMEHA MEHA HOTEL.

Aku mengenal C dan suaminya J sejak almarhum masih ada, karena J dan almarhum pernah bekerja bersama.

C&J tinggal di BERKELEY-CA mereka punya rumah di HILO-Hawaii, mereka selalu datang ke Hilo tiap tahunnya dan tinggal 2-3 bulan.

Sepulang kerja, mandi, kemudian aku jalan  ke KING KAMEHA MEHA HOTEL, menuju kamar hotel temanku, C.

C menawarkan ingin makan malam di mana? You can choose, this is your birthday…..you are the birthday girl so you’re the boss…….

Duh……senangnya dijadikan ratu sehari heheheh……

Akhirnya kami sepakat makan di Italian restaurant. Restaurant ini sederhana saja, di lantai atas ada bar dan live music. Kami duduk di lantai bawah, kami tidak suka duduk di lantai atas karena suara music yang memekakkan telinga.

Sambil ngobrol ngalor-ngidul kami saling silang pendapat apa yang ingin kami pesan untuk makan malam.

Aku memilih angel hair spaghetti dengan citrus mahi-mahi, C memesan sausage veggies dengan marinara sauce, dan anggur merah. Aku cukup mixed cranberry and orange juice saja.

Selesai dinner jam 9 malam, kami langsung pulang ke tempat masing-masing, aku ke apartment sedang C balik ke hotel. Sebelum berpisah kami janji untuk ketemu lagi keesokan harinya jam 7:30 pagi.

 

February 4th 2011

Teng jam 7:30 am sudah berada di kamar hotel C, kemudian telp Hilton hotel untuk tanya informasi lokasinya.

Diawali dengan breakfast di BONGO BEN’S.  Aku order simple menu, oatmeal, raisin, brown sugar, buah-buah-an yang telah dipotong-potong, biscuit yang sudah di toast dioles butter. C order 2 slices toast wheat bread, with jam, butter, slice papaya dan nanas. Tidak ketinggalan tentunya KONA COFFEE.

Aku menghindari minum kopi, teh untuk sementara waktu karena sedang menjalani whitening/bleaching digigi. Nantinya kalau sudah selesai menjalani whitening, kalau minum kopi, teh menggunakan straw untuk me-minimalis dampak stain.

Selesai sarapan kami segera meluncur ke Hilton hotel. Sesampainya di hotel aku ditinggal oleh temanku, aku akan dijemput 2 jam kemudian.

Karena baru pertama kali menjalani SPAS di hotel aku tingak-tinguk tidak tahu tata caranya.

Pertama yang harus kulakukan daftar di frontdesk, aku serahkan gift certificate, dari total nilai yang tertera hanya bisa digunakan 2 macam perawatan, aku memilih facial dan manicure.

Setelah selesai daftar, dijemput salah satu pegawai spas, diantar ke ruang ganti, diberi kunci locker, barang bawaan bisa disimpan, kemudian harus berganti dengan robe, sandal, yang telah disediakan oleh pihak hotel.

Dari sana duduk di ruang tunggu, tak lama kemudian orang yang akan mengerjakan facial datang menjemputku,  aku mengikutinya masuk ke kamar robe dibuka, tidur telanjang hanya ditutup dengan selimut handuk, sambil difacial kami ngobrol ngalor-ngidul ngetan-balik ngulon…….(utara, selatan, timur balik ke barat). Kedua tanganku diborehi dengan cream kental moisture kemudian dibungkus dengan handuk panas.

Menarik mendengar crita dari beautician local dari Hawaii , masih muda 40-an, sudah menjadi nenek, nampaknya dia menikah muda, anak-anak sudah dewasa dan menikah serta memberikan cucu.

Selesai dengan facial, dipijat leher, bahu, serta lengan tangan dan jari jemari tangan. Rasanya nikmat sekali sampai liyer-liyer maunya bablas tidur hehehe……

Sejam kemudian selesailah sudah, ditawarkan kalau mau sauna, mandi kungkum, juga disediakan minuman semua gratis termasuk dalam paket perawatan, sayang aku tidak punya waktu karena telah ditunggu temanku dalam jangka 2 jam.

Setelah selesai aku menuju ke kamar ganti, tanpa mandi padahal badan terasa berminyak.

Keluar dari kamar ganti, sudah ditunggu oleh manicurist, aku mengikutinya ke ruang salon untuk pengerjaan manicure dan pedicure. Cuma ada dua pelanggan aku dan satu orang yang sedang menjalani pedicure.

Ternyata manicurist yg merawatku juga local Hawaiian masih muda, akan tetapi telah bekerja di Hilton hotel selama 15 tahun.

Di sini tidak berbeda dengan ketika di ruang facial, sambil mengerjakan kuku di jari jemariku, kami mengobrol. 45 menit kemudian selesai, biasanya aku tidak suka memakai nail polish akan tetapi khusus pada hari specialku ini aku manut manut saja ketika ditawari mau dioles pakai warna apa? Aku memilih pink muda, keliatan tidak mencorong.

Setelah selesai aku kembali ke front desk mengambil receipt dan memberi tips untuk dua pegawai yang mengerjakan perawatan.

Kemudian aku langsung keluar hotel, temanku sudah menjemput di halaman lobby hotel di dalam mobilnya. Setelah meninggalkan hotel aku diajaknya makan siang, di komplek mall di sekitar hotel.

Siang ini aku memesan Greek salad dengan topping grilled mahi-mahi, C memesan ahi tuna sandwich dengan aioli dressing.

Ketika hidangan datang, sebelum kami santap aku minta tolong waitress untuk ambil foto kami.

Kesanku makanan enak, dasar udah kelaparan karena hampir jam 1 siang. Makan siang ditutup dengan dessert papaya, mango, crisp dengan brown sugar ice cream, pesan 1 dimakan berdua karena cukup besar porsinya.

Setelah selesai makan siang, kami sempatkan berjalan-jalan masuk keluar toko di komplek mall, semuanya serba mahal karena memang untuk konsumsi turis yang datang ke Hawaii.

Kami masuk ke salah satu boutique yang dimiliki oleh wanita Cina, aku melihat tube bra terbuat dari bahan dasar bamboo, made in Italy. Aku sedang cari tube bra, walau cukup mahal harganya dibanding dengan harga bra biasa, aku beli karena memang aku butuhkan.

Jam 3:30 sore kami meninggalkan komplek pertokoan menuju ke KONA, aku minta C untuk nge-drop aku di komplek pertokoan  NORTH COAST CENTER karena akan pedicure.

C melanjutkan perjalanan pulang ke HILO, sebelum berpisah aku mengucapkan terima kasih atas semua perhatian, dan kado dihari ulang tahunku ini.

Pedicurist langgananku wanita asal Vietnam, bahasa Inggrisnya masih pating pleguk (tidak lancar) ditambah dengan aksen yang sangat kental, yang penting sama-sama mudenk/ngerti.

Sambil dikerjakan, aku merasa sangat relax malah liyer-liyer mak-lerrrr…..tidur-tidur ayam hahaha…

Paling enak ketika kaki dan lengan dibalur dengan scrub kemudian dipijat kedua kaki, dan kedua lengan amboiiiiiiii……maunya sejam ato 2 jam hehehe……….iso bangkrut!

Rasanya jadi enteng setelah dipijat, peredaran darah jadi lancar dan merasa sangat relax pegal-pegal hilang semua.

Selesai pedicure, aku pulang sesampainya di apartment tak tahan lagi langsung tidur…bangun-bangun sudah hampir jam 8 malam busyeeeeeeeet!

Langsung gosok gigi, dan perawatan rutin tiap malam, check email, lanjut tidur lagi sampai keesokan harinya bangun jam 4 pagi sarapan pagi seperti biasanya lariiiiiiiiii……..jadi satpam KONA.

 

February 6th 2011

Hari special dan exciting! Photo shooting dengan modeling agency…..untuk yang ini belum akan kuceritakan cukup aku singgung sedikit saja….wait and see untuk kelanjutannya.

 

February 8 & 9 2011

Aku kedatangan tamu, 4 romo asal Indonesia, 2 bertugas di Honolulu, O’ahu, 2 asal dari Flores, 1 asal Bandung, satunya asal Muntilan.

Satu asal Muntilan bertugas di Filipina, 1 asal Flores bertugas di Missisippi, 1 asal Bandung bertugas di Honolulu bersama dengan satu lagi asal Flores. Pagi hari tanggal 8 February aku ditelpon oleh romo Lusius, yang mengabarkan sudah mendarat di Hilo airport.

Ketika aku tanya, menginap di mana, mau ke mana saja rencananya, kapan ke Kona, sampai jam berapa di Kona? Romo Lusius tidak tahu jawabannya, beliau akan memberi kabar susulan bila semua sudah jelas.

Sore harinya aku ditelpon balik, ternyata romo ber 4 sudah berada di condominium BALI KAI hotel.

Aku jadi teringat pernah menginap di tempat yang sama dengan almarhum. Seperti tinggal di apartment saja, karena lengkap dengan dapur, dan peralatan masak. Jadi tidak perlu tiap kali makan di luar, to save some money.

Kemudian romo Lusius mengatakan kalau mereka ber 4 kelaparan, ingin makan malam dan minta informasi mengenai restoran. Aku beritahu untuk makan di restoran Thai, aku beritahu lokasinya dan aku katakan ingin menemani makan malam bersama mereka.

Setelah telpon ditutup, aku segera telpon temanku wanita Thai yang memiliki restoran dan juga teman lari pagiku. Aku katakan minta disediakan tempat untuk 5 orang, buat tamuku dari Honolulu.

Kemudian aku segera jalan ke restoran, sesampainya di sana ternyata ke 4 romo sudah duduk menunggu, aku belum pernah ketemu mereka, hanya sudah sering kontak ngobrol di telpon dengan romo LN.

Begitu aku masuk secara serentak ke 4 Romo berdiri, dalam hati aku ngakak………..wakakakak……bak menyambut ratu saja……tapi ada benarnya ratu gemblunk van Kona.

Pertama yang aku salami romo LN, walau belum pernah ketemu entah bagaimana aku bisa langsung tahu ini yang sering ngobrol sama aku.

Setelah bersalaman langsung aku kekep, yang bikin aku semakin ngakak dalam hati tentu saja, ke 3 romo lainnya memandang dengan penuh terkesima, atau mungkin pada mak clegukkkkkkkk……..atau mikir yang bukan-bukan, atau mereka iri ingin dipeluk juga hahahah laaah sapa tahu……ini hanya pikiran subo gila van Kona.

Kemudian aku salami satu demi satu ke 3 romo lainnya. Setelah itu kami duduk langsung ngobrol dan ngakak-ngakak tanpa henti, yang paling lucu adalah romo BK asal Bandung ada aja banyolan beliau.

Yang kedua adalah romo PL, svd asal Flores. Sedang romo AS asal Muntilan paling kalem tapi kadang-kadang main serobot nyeletuk lucu sekali. Kadang ngomong pakai bahasa Jawa alus, dan tanya ke aku : apakah bu Lani masih mengerti bahasa Jawa? Aku jawab jelaaaaas dunk wong aku juga wong jowo je hehehe……

Kalau romo PL lucu karena bahasa Indonesianya kental ber-aksen Flores, beliau suka sekali saling ejek dengan romo LN, kami semua yang mendengar ikut gerrrrrrr…….

Jelas tamu lainnya yang makan malam tidak ada yang mengerti apa yang sedang kami bicarakan dan ketawa ngakak-ngakak dunia serasa milik kami ber 5 malam itu.

Ke 4 romo masih muda-muda paling pol usia mereka 30+, semuanya masih muda dibanding dengan aku.

Lucunya romo PL memanggilku dengan tante, romo AS dengan ibu, dan kedua romo lainnya cukup memanggil nama saja……..Aku lebih senang dipanggil nama, tidak usah pakai embel-embel mbelgedesssssss……..!

Kami baru anteng ketika makanan datang, langsung dibuka dengan doa makan dipimpin oleh romo LN dalam doa itu sempat didoakan buat ultah ku selesai doa  segera makanan disantap dengan penuh semangat, walau begitu masih terdengar celetuk-an dari sana sini terutama romo PL dan romo BK yang memang kocak orangnya.

Kemudian ke 4 romo menyalamiku mengucapkan selamat ultah…..padahal sudah lewat, better late than never.

Yang jelas romo ber 3 curious ingin tahu cerita tentang diriku, mereka ingin tau kenapa, mengapa, kapan, berapa lama, saya tinggal di Amerika. Kalau romo LN sudah tahu banyak tentang diriku, jadi beliau hanya sebagai pendengar setia, sambil membantu menjawab apa yang beliau sudah tahu.

Jam 8:50 malam selesailah sudah makan malam yang diseling dengan obrolan, cerita, serta diiringi tertawa hampir tiada henti, sampai airmata bercucuran……..perutku kram, dan suaraku serak-serak basah……

Romo ber 4 betul—betul tampil sebagai manusia biasa maksudnya tidak membawa embel-embel status sebagai pastor/romo, beliau relax, santai. Beliau ber 4 tidak berpakaian resmi akan tetapi memakai jeans atau short dan T-shirt. Oleh karena suasana sama sekali tidak kaku.

Aku diantar pulang ke apartment……dengan janji keesokan harinya romo ber 4 akan menjemputku untuk ke pantai, piknik bersama. Aku akan memasak buat makan siang sambil berpiknik di pinggir pantai.

 

February 9 2011

Bangun jam 5 langsung gedubrag-an di dapur, bikin/memasak yang simple saja bakmi goreng udang, lumpia, nasi uduk, dan spaghetti meat balls, goreng pisang kebetulan dikasih teman satu sisir sudah agak kematangan.

Aku memasak ngebut super cepat karena semalam sepulang dari makan malam semua aku racik. Jam 10:15 pagi semua sudah siap, aku masukin ke container satu-satu untuk memudahkan. Alat makan semua menggunakan sekali pakai langsung buang.

Selesai mandi, jam 11 aku telpon romo LN mereka sudah kembali dari HAPUNA beach, nampaknya beliau start pagi-pagi mengunjungi tempat-tempat lainnya.

Jam 11:30 beliau sudah parking di komplek apartment ku, dari lanai aku panggil Romo untuk ke apartment ku membantu membawa semua makanan yang akan kami nikmati selama piknik.

Tepat jam 12 siang kami sudah tiba, setelah mobil diparkir, kami cari meja, untung masih tersisa satu picnic table buat kami. Acara utama makan siang sambil saling tukar cerita melanjutkan obrolan semalam di restoran.

Untung hari ini cerah sekali, langit biru, air laut yang biru berdeburan memecah pantai, diiringi angin dari laut yang sepoi-sepoi basah.

Aku sempat perhatikan ke 4 romo menikmati makan siangnya dengan lahap, sambil memuji-muji masakanku, satu romo meminta resep nasi uduk, aku janjikan untuk dikirim via email.

Aku sangat senang karena semua masakan dihajar blehhhhhhh! Habis ludessss……yang tersisa hanya spaghetti nampaknya beliau sudah kewareg-en/kekenyangan…….sampai tele-tele wakakkaka……..

Setelah selesai makan siang, aku meminta ke 3 romo untuk mengisi buku alamat dengan email address masing-masing, serta no telpon.

Kemudian acara bebas…….masing-masing beraksi dengan cameranya, dua romo memiliki camera canggih pakai lens yang panjang……jangan tanya jenisnya apa pokok-e yang jelas camera mahal.

Dan yang lebih asyiiiiiiiiiik……..aku dijadikan sasaran model oleh ke 3 romo, hahaha…….gayanya alamak melebihi model beneran wakakakak…….beliau yang mengatur begini, begitu, begono, di sana, di sini………sampai yang paling seppppp………ketika aku berdiri di atas bebatuan memunggungi ombak………byuuuuuuuuuuuuuur basah kuyup………klebussssss……aku sempat kaget karena tidak melihat datangnya ombak karena asyik memperhatikan komando para romo mengarahkan gaya dan sasaran obyek pemotretan!

Setelah terjadi baru aku sempat ngomel-ngomel: Romo AS…….kenapa sih aku tidak dikasih tahu kalau ombaknya menerjang diriku????

Jawaban Romo AS : bu, memang disengaja kami sudah tahu kalau ombak itu bakal menerjang ibu…….tapi justru moment itu yang kami tunggu-tunggu pas ombak menerjang kami jeprat-jepret wah asyiiiiiiiiik banget……….top indah sekali……sambil ngomong begitu romo AS menunjukkan melalui layar camera…….

Wooohoooo! Wuedyaaan wessss, memang ya bener adanya……..aku sampai ngakak sendiri melihat gayaku woalaaaah Gusti tobat, paringono ngapura…….

Aku membatin, ya udah gak apa-apa toh Cuma air laut, tidak sebanding dengan keindahan yang kudapatkan.

Akhirnya kegembiraan yang kami nikmati bersama harus berakhir, tibalah saat berpisah. Dengan satu permintaan para romo menginginkan pisang goreng yang masih tersisa untuk dibawa terbang ke HONOLULU tentu saja dengan senang hati aku relakan, selain tentunya masih ditambah permintaan romo AS resep nasi uduk dan aku tawarkan kalau mau dibawa nasi uduk yang masih tersisa di apartment ku, romo sangat senang nampaknya memang pucuk dicinta ulam tiba karena aku bisa membaca pikirannya yang tergila-gila dengan nasi uduk buatanku.

Jam 2:30 siang aku diantar balik ke apartment, sesampainya ditempat parkir kami saling mengucapkan selamat berpisah entah kapan untuk bisa bertemu kembali, paling tidak aku sudah punya email address beliau ber-empat beserta nomer telponnya.

Sebelum ke 4 romo kembali memasuki mobilnya, aku peluk, kekep mereka satu persatu…….soalnya ketika ketemu di rumah makan hanya satu saja yang sempat aku kekep, untuk adilnya aku bagikan pelukanku  ke 3 romo lainnya wakakakak……

Aku yakin kali ini tidak ada yang merasa iri karena sudah mendapatkan jatahnya masing-masing.

Ke 4 romo melanjutkan perjalanan balik ke HILO, beliau ber-4 masih ingin menjelajah sambil menunggu saatnya tiba harus terbang kembali ke Honolulu jam 7:30 malam harinya.

Jam 9 malam aku mendapatkan telpon dari romo LN, mengabarkan beliau ber 4 sudah sampai dengan selamat di Honolulu. Sebelum menutup telpon masih kupesan agar jangan lupa mengirimkan foto-foto hasil jepretan berpiknik di pantai.

 

 

February 14 2011

Valentines Day! Tidak ada yang special buatku, hari ini kerja seperti biasanya. Sempat aku perhatikan hari ini banyak orang membawa red roses, balon dengan bentuk hati berwarna merah, restoran juga laris manis.

Temanku yang memiliki restoran, biasanya cukup bekerja sendirian melayani tamu, pada hari ini dia dibantu oleh anak serta dua orang temannya, jadi mereka ber-empat. Karena pelanggan mengalir tiada hentinya hingga restoran tutup.

Walau tidak ikut merayakan karena menurutku berbagi kasih sayang tidak perlu dikhususkan pada hari Valentines, tapi di sudut hatiku ikut merasa senang karena mendapatkan satu perhatian dari seseorang walau nun jauh di sana……

Yah, dinikmati saja.

 

February 15 2011

Sehari setelah hari kasih sayang dirayakan, aku berpikir ingin terbang ke O’AHU untuk bertemu dengan teman dari California yang datang bersama anak perempuannya.

Aku kangen ketemu Olivia, anak asuhku sejak dia berusia 3 tahun, sekarang gadis cilik itu sudah jadi wanita muda menapaki kedewasaannya, dengan usia yang ke 21.

Gadis mixed, ibu Filipino dan berbapak bule, kombinasi itu menjadikan Olivia tumbuh jadi wanita cantik berkulit terang, rambut kecoklatan mengalir dari bapak, dengan matanya berwarna coklat, sumbangan dari ibunya yang bekas ratu kecantikan Filipina di San Francisco.

Mereka berada di HONOLULU seminggu, aku segera usaha booking ticket, akan tetapi sial semua sudah fully booked, yang tersisa jam-jam terbang yang tidak menyenangkan either terlalu pagi atau malam hari, selain itu harga ticket meroket gila-gilaan!

Inter island dihargai $ 167+tax one way wuedyaaaaaan! Padahal harga ticket Hawaii ke mainland $ 450+tax round trip jaraknya juga 5 X jarak antar island. Dengan hati berat aku batalkan gak jadi ketemuan.

 

February 17 th 2011

Siang ini temanku cewe Thai telpon mengajak makan siang bersama, ke GENKI JAPANESE RESTAURANT.

Kebetulan dia off tidak kerja di restoran dan aku juga libur. Sebelum ke restoran kami mampir dulu di dept store, critanya mau cari BIKINI hehehe……dengan catatan bukan bikini pating kliwir seperti kesukaan aki buto…..

Ternyata tidak menemukan seperti yang aku suka, cocok BH nya tapi tidak cocok dengan bikini bottomnya.

Dari sana kami langsung ke restoran karena satu komplek mall nya, aku belum pernah ke restoran Jepang ini, akan tetapi temanku bersama anaknya sudah berkali-kali.

OOT kebetulan pagi ini ada cowo yang ngajak ketemuan untuk makan siang, aku telpon dia, aku tinggalkan pesan, kalau masih ingin ketemu silahkan telpon balik, termasuk aku kasih tahu lokasi kami berdua.

Tak lama kemudian cowo itu sebut saja B, telpon balik dengan penuh semangat ingin ikut gabung makan siang, telpon aku tutup sambil menunggu B, kami melihat daftar menu.

Crita situasi restoran, casual tidak resmi nyaman, santai, meja dan kursi ditata hingga tamu bisa meraih aneka sushi yang ditaruh di ban berjalan, dengan diwadahi piring berwarna di cat warna putih, kuning, hitam, merah hijau, warna-warna itu menunjukkan harga per-piringnya. Di samping itu ada menu makanan yang bisa dipesan terpisah dari sushi yang diletakkan di ban berjalan, tak ketinggalan aneka dessert dari muffin yang dihias berbagai macam warna dan rasa, tiramisu, ice cream, sorbet dan frozen mochi, ada yang disajikan dengan digoreng dibungkus dengan kulit terbuat dari ketan dan ditabur dengan panko. Kami langsung mulai mengambil sushi dari ban berjalan, temanku order garlic chicken, aku order tahu dipotong kotak-kotak kecil, digoreng, kemudian dikucur dengan saus, sambil menunggu kedatangan B.

Kami sengaja duduk menghadap ke pintu masuk. Tak lama kemudian ada cowo masuk langsung menebarkan pandangannya berkeliling ruangan, aku  melambaikan tangan kearahnya, walau kami belum pernah ketemu sebelumnya, akan tetapi wajahnya aku ingat dari foto yang dia pajang hehehe……..

Kami bersalaman aku kenalkan B ketemanku (S), seperti sudah mengenal lama saja, kami langsung berceloteh, S orangnya pendiam dia hanya mendengarkan, sambil sesekali saja ikut menimpali pembicaraan kami.

B memesan miso soup dan sashimi dengan raw tuna di dalamnya, sambil memamah biak kami lanjutkan obrolan kami. B adalah bul-bul tapi lahir di KAU’AI pindah ke KONA 4 bulan yang lalu, masih penduduk baru, alasan pindah karena ditawari kerjaan sebagai mekanik pesawat terbang, kerja di airport. Muda belia, setelah ngobrol setengah jam no sparks at all, ya dijadikan teman saja hehehe.

Selesai makan siang, sebelum berpisah B sempat bertanya apakah boleh menelponku lagi? Atau mungkin ber sms ria. Jawabanku tegas : no and no……apalagi our carrier berbeda aku tidak mau menghabiskan my minutes hanya untuk ngobrol di cell phone, no way!

Aku hanya kasih ijin silahkan kalau masih ingin telpon on the weekend only.

Sebelum menuju ke mobilnya, B sempat memelukku…….soal ini memang sudah jamak, karena orang Hawaii baik local atau pendatang yang sudah lama menetap di Hawaii, selalu berpelukan walau baru bertemu sekali, malah sebetulnya diikuti dengan cipika-cipiki tapi aku pilih-pilih dalam hal ini hahaha……

Total makan siang ber 3 ($ 31.00+tax+tip) = $ 35.00, masih dapat gratis 3 macam menu sushi untuk dibawa pulang, serta kartu, di cap tiap kali balik makan di tempat yang sama.

Aku dan S melanjutkan perjalanan, akan tetapi kemudian S ingin ice cream. How about we stop at this ice cream parlour, I crave sweet things, I will treat you. What do you like dia tanya ke aku…..aku jawab: well, I don’t really like sweet so it’s up to you. Akhirnya S order banana split ice cream, order satu dinikmati berdua.

Isinya pisang dibelah dua, strawberry, ditutup dengan 2 scoop ice cream vanilla, dikucur sirup coklat kental.

Hadooooooh……..baru makan 2-3 sendok untu-ku gringgingen (gigiku terasa sensitive) karena manisssssssss sekali……akhirnya aku makan strawberry  dan pisangnya saja.

Akhirnya kami buang, masih sisa agak banyak. Walau begitu S masih sempat jokes : don’t worry you can eat a little bit, tomorrow you can run……

S pikir aku takut gemuk, tapi aku bilang gak kuat karena manis sekali, aku tidak begitu suka manis.

Sehabis makan ice cream malah terasa haus sekali, masih terasa sisa manisnya ice cream dimulut.

S mengantarku pulang, sesampainya di apartment aku napping 2 jam, kapan lagi bisa santai karena tiap hari bekerja.

Sore harinya S telpon balik kali ini ngajak nonton film, aku sanggupi jam berapa mau jemput? Aku balik bertanya dan film apa yang akan ditonton? Selama menetap di Hawaii lebih dari 2 tahun aku jarang sekali nonton film karena tempatnya jauh, tidak mungkin jalan kaki. Oleh karenanya tiap kali ada teman yang mengajak aku sanggupi, selain ketemu teman juga salah satu cara untuk menghibur diri.

Jam 7 S dan anaknya menjemput, kami langsung meluncur ke gedung bioskop di komplek mall. Anaknya ingin nonton tri D movie, aku tidak mau karena kacamata tri D bikin pusing kepala hahaha………dasar ndeso anjrittttttt! Akhirnya kami setuju nonton film komedi yang dibintangi oleh Jennifer Aniston, Adam Sandler dan Nicole Kidman.

Sejak film diputar hingga the end, kami tertawa terbahak-bahak tiada henti, sampai tenggorokan kering, perut kram, masih untung tidak dilanjut sampai terkencing-kencing wakakakak………

Harga karcis untuk pemutaran malam hari $ 10.00/each, karcis matinee dan sore $ 7.00/each.

Senior 55 and up seharga $ 6.00/each.

Film selesai jam 9:30 malam, aku langsung diantar pulang, karena aku harus segera tidur dan bangun pagi keesokan harinya biasa tugas utamaku lari pagi.

 

February 18th 2011

Semalam sebelum dijemput untuk nonton film, temanku (C) telpon dari HONOLULU kasih kabar kalau sudah sampai, senang sekali mendapat kabar bahwa mereka sudah mendarat dengan selamat.

Aku sempat berpesan untuk keep my raincheck kado ultahku dengan janji aku pasti terbang ke HONOLULU summer tahun ini, karena mereka akan datang lagi. Karena aku batal untuk terbang ke HONOLULU.

Temanku, C menjawab: don’t worry about that Lani…….I will keep it for you anytime.

Sampai jumpa dalam catatan harian selanjutnya.
Lani-Kailua Kona
The Big Island of Hawaii

 

 

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

104 Comments to "Catatan dari Kona (13)"

  1. Lani  4 May, 2011 at 11:56

    ER……..mahalo udah mampir…….mana………mana……cowok2 gedi2?????? ora gedi krn bukan buleleng hehehe…….la nek buleleng boleh dikatakan gedi tur duwur spt OSKEN ya……….aku udah baca artikelmu tayang hari ini………ada yg sgt mengena lo dikalimat yg ada di artikelmu itu heheheh………..gmn kabarnya??????

  2. endah raharjo  4 May, 2011 at 10:04

    Weleh… weleeeeehhh… dikerubuti cowok2 gedhi2… hihihihihihihiii… mantaaappp!

  3. endah raharjo  4 May, 2011 at 10:01

    Weleh2… dikerubungi cowok2 gedhi2 hihihihihihiii… mantapppp!!!

  4. Lani  3 May, 2011 at 11:43

    ERICH SILALI……….hayoooo turunin lagi BB mu biar passs………mungkin 70-75kg????? oke doke…….aku doakan agar dpt kerjaan

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *