Kesan Nonton Blue Man Group

non sibi – Midwest USA

 

Di awal minggu salah satu manager memberitahu ‘mau tidak ikut bersama kami makan malam di restoran Spanish Tapas dan sesudah itu nonton pertunjukan Blue Man Group?’  Saya mengiyakan karena belum pernah menonton pertunjukan tersebut.

Kami, bersepuluh, makan malam terlebih dulu.  Di restoran ini makanan disajikan dalam porsi kecil di atas piring-piring kecil, tidak seperti di restoran Amerika yang biasanya menyediakan porsi raksasa.  Seorang teman dan saya sampai di restoran sedikit lebih awal dari jam reservasi, jadi sementara menunggu meja disiapkan dan juga menunggu rombongan datang, kami duduk di bar, memesan Croqueta (kroket) dan Empanada (panada) serta minuman anggur Sangria.

Menarik, di atas meja bar tergantung tinggi beberapa paha-paha babi utuh Jamón serrano (Serano Ham).  Di makan malam itu kami memesan 2 porsi untuk setiap macam menu yang dipilih.  Di antaranya Caracoles con Alioli (escargot) yang rasanya biasa saja karena telah dibumbui banyak bawang putih, Brocheta de Solomillo (sate daging sapi), Paella (nasi goreng), ada juga kroket dan panada.  Hidangan penutupnya juga disediakan dalam porsi kecil, saya memilih Mango Sorbet yang dihidangkan dalam gelas kecil sekali.

Sesudah makan malam rombongan cepat naik taksi menuju gedung pertunjukan Blue Man Group yang terletak di jalan yang sama kira-kira 7 blok jauhnya.  Pertunjukan dimulai jam 8 malam, tepat waktu.  Malam itu ada pasangan yang datang terlambat, sementara mereka menuju tempat duduk, lampu sorot diarahkan ke mereka, pertunjukan dihentikan, panggung gelap, dan video diproyeksi ke layar lebar di panggung.  Sementara itu MC memberikan komentar-komentar lucu dari balik layar dan diakhiri dengan nyanyiannya ‘you are late… you are late….’, yang wanita sampai malu menutup muka dengan kedua belah tangannya.

Pertunjukan yang  juga melibatkan penonton pada beberapa segmen acaranya ini dimainkan oleh 3 pemain utama yang seluruh kepalanya diselubungi topeng biru kecuali mata dan mulut mereka, hanya gerakan tubuh, mata dan mulut yang tanpa suara, plus 3 pemain musik penunjang (gitar melodi, bass dan drum).

Yang paling menarik, ada satu segmen acara dimana di layar dipertunjukkan 2 figur orang wayang kulit, saya tidak tahu siapa, yang pasti bukan kera Hanoman, he.. he..  Adegannya pertandingan jungkir balik dan di situ disebutkan Indonesia, wah saya langsung mengangkat kedua tangan tinggi-tinggi sambil berteriak wow Indonesia, untung saja tidak sampai berdiri dari tempat duduk dan jingkrak-jingkrak.  Soalnya bangga banget rasanya.. he.. he…

Ketiga pemain yang bertopeng biru itu mahir sekali memainkan instrumen musik rakitan yang kelihatannya terbuat dari pipa pralon dan juga drum tambur, dibantu oleh musik penunjang; suara yang dihasilkan harmonis menghentak-hentak mengajak penonton mengangguk-anggukkan kepala atau bertepuk tangan mengikuti irama.

Di akhir acara, dibuang bermeter-meter toilet paper dari belakang dan ditarik terus kebawah menuju panggung oleh semua penonton dan dimeriahkan oleh sorotan lampu warna-warni.  Terhibur….  tetapi waduh berapa ribu meter toilet paper yang dibuang percuma.

Sekian laporan singkat dan terima kasih untuk semua yang sudah membaca.  Informasi mengenai Blue Man Group bisa didapatkan di website mereka http://www.blueman.com/about

Salam manis dari midwest area yang masih dingin dan basah karena terus hujan, meskipun sudah masuk minggu ke 4 bulan April.  Peace!

 

 

19 Comments to "Kesan Nonton Blue Man Group"

  1. Lani  5 May, 2011 at 00:59

    ok, mahalo atas jawabannya, jd isinya bs di variasi suka2……aku jd ingat pastel yg diisi stuffing sayuran dan ground chicken, tp bs pula cm di-potong2 kecil kotak2……wah enaaaaaak nyam…..nyam……klu pastel kecil2 isinya abon sapi

  2. non sibi  5 May, 2011 at 00:52

    Lani, dibawah ini aku copas dari spain-recipes. com
    “Empanadas, bread pies stuffed with shellfish, fish or meats, are iconic of Galician cuisine. The crusts and fillings vary from place to place, and nearly every Galician family, restaurant, and tavern claims to have the secret formula for making the best version..” Empanada yg disediakan di restoran itu isinya ground beef/chicken, dan jamur.

  3. Lani  5 May, 2011 at 00:10

    NONSIBI……kdg nama beda, tp rasanya sama……apakah empanada isinya jug suwiran ikan spt panada di sulut????

  4. non sibi  4 May, 2011 at 23:52

    Dewi: Spanyol dan Portugis saling bersentuhan terutama soal daerah jajahan. Akhirnya disepakati, Amerika Latin bagian timur berbahasa Portugis sedangkan bagian barat berbahasa Spanyol. Empanada, di Sulawesi Utara disebut Panada, roti goreng yg berisi ikan suir berbumbu pedas. Kita juga punya croquete = kroket.

  5. Dewi Aichi  4 May, 2011 at 08:47

    Nonsibi, kok nama nama makanan sama dengan di Brasil ya, empanada, croquete, caracol, kalau alio, di Brasil mungkin alho=bawang putih. Kalau bawang bombay namanya cebola.

  6. non sibi  4 May, 2011 at 05:01

    Lani: setuju dgn pendapatmu.
    Kornelya: silakan nonton ditanggung tdk mengecewakan, hiburan ringan dan santai, he.. he..
    EA.Inakawa: Salam baik juga , silakan mampir ke websitenya deh, bisa khan dibuka dari tempatmu?

  7. Lani  3 May, 2011 at 05:32

    EA jam berapa ditempatmu? kok belum tidur??????

  8. EA.Inakawa  3 May, 2011 at 05:30

    Non Sibi….saya yang Ndeso ini jd penasaran juga dengan Blue Man ini,thx sdh berbagi info yang baru. salam baik

  9. Kornelya  3 May, 2011 at 04:12

    Non Sibu terima kasih sudah membagi informasi. Aku jadi penasaran jadi pengen nonton kalau mereka show di NYC. Salam.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.