Darin…Darin…Darin…!!

Dian Nugraheni

 

Sekarang ini, aku kerja jadi kasir di sebuah Deli, Delicatessen, atau Warung Sandwich, yang berada di tengah-tengah kampus Universitas George Washington. Setiap harinya, paling sedikit kami melayani 900 orang pembeli, yang mayoritas adalah mahasiswa.

Tepat di seberang Deli, juga ada sebuah SMU, School Without Wall, nama Sekolah Menengah Umum ini. Kebanyakan muridnya adalah orang-orang Hitam. Ini bisa dimaklumi karena di Washington DC, bisa dibilang jumlah penduduk  Kaum Hitam dan Kaum Putih, prosentasenya adalaah fifty-fifty.

Darin, adalah nama seorang pemuda Hitam, bekerja di School Without Wall. Badannya tinggi besar, rambutnya dironce kecil-kecil ala Bob marley. Dandanan rambut seperti ini disebut Corn Rose, bikinnya juga di salon, mahal punya, boo..!! Kaum Hitam, Black, perempuan, maupun laki-laki, suka sekali dengan dandanan rambut ini.

Suatu hari, ketika Deli agak sepi, Darin datang beli sebotol soft drink. Kemudian pas dia bayar, aku langsung nyanyi begini, “Darrrrrrrin…, ooooooh, Darrrrrrin….!! Darin..Darin..Darin, kemana saja dirimu, ku tlah lama menunggu .., oohhh, Darin..Darin..Darin.., jangan tinggalkan diriku…!! (dengan irama lagu Jacky yang dinyanyikan Rita Sugiarto).

Begitu aku memulai nyanyi lagu itu, si Darin langsung joged mincek-mincek kegirangan…”awesome…!! good…goood…, sing again..!!”

“Nope…not now.., maybe tomorrow…, okayyy..” kataku sambil ketawa.

Besok-besoknya ketika Darin datang lagi membeli sesuatu, dia pasti nagih, “Say my name..!” (Kalau Darin bilang, “Say my name” berarti dia minta aku untuk nyanyi…hahaha…).

Trus aku teriak, tanpa nada,  “Darrrrin…!!”

“Sing…!” pinta Darin, sambil kedua tangannya sudah mbaplang, terangkat setinggi bahu, siap joged mincek-mincek.

“Not now, Darin, a lot of people here.. See, the long line customer…” sahutku.

“Okayy..maybe tomorrow…” begitu kata Darin sambil ngeloyor pergi.

Deli, adalah Warung Sandwich, bukan Restoran, nggak ada kursi tempat duduk buat pembeli. Jadi istilahnya pelanggan beli Sandwich “to go”, yaitu ngantri pesan di depan Sandwich Bar, dibuatkan sesuai keinginannya, kemudian ngantri lagi menuju meja kasir untuk bayaar, kemudian langsung keluar dari Deli.

Siang ini pelanggan cukup banyak, meski enggak long line banget, tapi aku sebagai kasir lumayan sibuk. Tiba-tiba Darin datang, “Say my name..!!”

“Not now, Darin.., long line, bussy..” jawabku pendek.

“This is my birthday.., you must give me a present, and I want you say my name…Sing !!” pintanya lagi dengan wajah lucu.

Tiba-tiba ada mahasiswa yang nyeletuk sambil tersenyum sopan, “Give him a birthday present, please sing a song.., a little bit..”

Woooo, lha edyaaaan kabeh, mosok aku ditanggap nyanyi ndangdut…hahaha…

Karena antrian nggak bergerak, entah dapat dorongan dari mana, akhirnya aku bersuara juga, sambil bergaya bak Rita Sugiarto, mengulurkan tangan menunjuk ke arah Darin, “Darrrrrrrin…, ooooooh, Darrrrrrin….!! Darin..Darin..Darin, kemana saja dirimu, ku tlah lama menunggu .., oohhh, Darin..Darin..Darin.., jangan tinggalkan diriku.., karena ku slalu rindu padamu..ooooooohhh…” (dengan cengkok nada lagu ndangdut yang dipas-paskan…).

Selagi aku nyanyi, Darin joget dengan tangan mbaplang-mbaplang, sementara mahasiswa-mahasiswa pada ikutan muter-muter sambil teriak, “Yeah..Yeah…haaaa…”

Mbuhhh wes…!!

Cuma sebait lagu aku nyanyikan, dan Darin terbahak senang, “Thank Youuuuu…, You sooooooo…sweeet..!! This is my best birthday ever…!!

Dan mahasiswa-mahasiswa yang lagi ngantri bayar juga pada teriak kesenangan, “awesome…, nice…!”

Tiba-tiba aku merasakan mukaku puanassss…, wah, pasti mukaku merah nih, malu aku. Untung Pak Bossku yang juga kerjanya tiap hari ngasirin di sebelahku segera datang, selamatlah aku, “Mr. John, I need to go to restroom..” kataku.

Jawab pak John, ” Ohh, Yaaa.., okay, go head”

Aku langsung ngacir ke belakang, sambil mangu-mangu.., kok bisaaaa, aku tadi nyanyi ndangdut di muka banyak orang. Lha wong selama ini nyanyi aja nggak pernah, kecuali di kamar mandi…, hwaaaa..ha..ha..ha..ha..ha…

Sampai hari ini, kalau Darin datang, atau mahasiswa-mahasiswa yang waktu itu sempat menyaksikan aku nyanyi, pasti selalu bilang, “Would You please, sing a little bit song…”

Jawabku, “he..he2.., not now, maybe tomorrow, yaa…”

Emangnyeeeee…he2…

Salam lagu Ndangdut..

 

Virginia,

NH Dian

Rabu, 16 Februari 2011

(winter serasa Summer siang ini…panasss….)

 

Ilustrasi: howtosinging.org

 

 

14 Comments to "Darin…Darin…Darin…!!"

  1. EA.Inakawa  11 May, 2011 at 01:18

    wualahhhhh bisanya mbak begitu,itu namanya bakat kagettttttttttt ehehehe thx ya senang juga membaca kisahnya,salam baik

  2. phie  10 May, 2011 at 06:58

    hahahaha…keren mbak’e!

  3. Dian Nugraheni  7 May, 2011 at 04:28

    @Kornelya…sampai jumpa di GWU yaa..moga2 aku masih ngasirin di GW Deli..
    @handoko..dangdut itu enak di kuping ya soalnya..jadi kayaknya banyak orang enjoy…
    @Hennie, aku aja ketawa sndiri je..wahhh…jan…ha2…
    @Pak Djoko..hixixix, suaranya pasti nggak bagus sih, tapi enjoy aja lah yaa..salam juga dr DC, Virginia…
    @PasP4pr3s..si briptu boleh dong diekspor di mari….
    @lani..mari kita lanjoooot…ha2..
    @SU.., yaa, kalau mendadaknya ndangdut sih masih mau aku…he2…
    @Endang.., Darin kayaknya memang langsung match sm Dangdut…
    @JC.., kapan2 aku upload ya..ha2..walahhh, ntar temen2 di FB banyak yg upload malah cilaka duabelas deh…
    @Linda.., yoaiii.., dangdut memang the best lah yaa….he2…

    All frenssss….mari kita berdangdut…okayyyy…he2…thanks a lot smuanya yaa…

  4. Kornelya  6 May, 2011 at 20:26

    Mba Dian, hahaha, tarik mang, Dariin berjoget ria. Senangnya mendapat hiburan alami ditempat kerja. Aku bermimpi nantinya anakku bisa sekolah di University George Washington jurusan hubungan int’l, mulai kelas enam dia akan belajar bahasa China & Arab secara intensif, ya emak boleh berharap, jadi apapun nantinya yang penting dia bahagia dan mandiri. Salam dari New York yang sudah bersemi dan hangat pula.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.