Inspirasi Hari Ini, Terang Hari Esok

Andi Gunawan

 

Naskah pidato pembukaan Pekan Film untuk Kebangkitan Nasional, 19 Mei 2011, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, Jakarta Selatan.

Bangkit adalah terbangun dari jatuh, lalu kembali berdiri: tegak. Kebangkitan Nasional adalah momentum bangkitnya rasa dan semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme, serta kesadaran untuk memerjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan Belanda, juga Jepang. Masa itu ditandai dengan dua peristiwa penting: berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908, serta ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Hari ini, Hari Kebangkitan Nasional ke-103, Majelis Sinema LAJAR DJINGGA ingin mengajak masyarakat, khususnya mahasiwa, untuk bangkit. Bangkit dari modernitas pikiran yang perlahan mengikis habis nilai-nilai kebangsaan. Bangkit dari kepraktisan pikiran, menuju masa depan Bangsa yang lebih etis dengan etos pemahaman kritis.

Gandi pernah berujar: bahwa masa depan tergantung pada apa yang kita lakukan hari ini. Yang sedang dilakukan oleh Majelis Sinema LAJAR DJINGGA hari ini, semata-mata demi tumbuh-kembang pola berpikir kaum muda. Bukankah pemuda adalah generasi penerus bangsa? Bukankah pemuda adalah penentu arah masa depan Bangsa?

Bangsa yang besar adalah bangsa yang siap menghadapi tantangan, dan berhasil bangkit dari permasalahan yang dihadapinya. Untuk menghadapi segala permasalahan, maka diperlukan pemikiran yang kritis. Inilah yang sedang diupayakan oleh Majelis Sinema LAJAR DJINGGA, membiasakan berpikir kritis. Dengan berpikir kritis, kita menjadi tahu bahwa segala hal tak harus diterima bulat-bulat. Bahwa kita, sebagai bagian dari kesatuan, berhak menyaring apa-apa yang menerpa peradaban Bangsa, guna terwujudnya rasa kebersatuan yang sesuai dengan nila-nilai luhur, yang telah ada jauh sebelum Indonesia merdeka.

Dalam sejarahnya, Indonesia berkali-kali harus berterima kasih pada mahasiswa. Pergerakan-pergerakan mahasiswa telah banyak turut andil dalam kehidupan berbangsa. Hari ini, ke manakah pergerakan mahasiswa menuju? Ke jalan-jalan besar di bawah matahari dan meneriakkan hal yang bahkan mereka tak tahu? Mengangkat umbul-umbul yang pembuatnya tak kasat mata demi sebuah isi amplop? Atau bergeliat di kampus dan saling-injak dengan pengguna almamater berwarna sama, alih-alih menegakkan ideologi?

Majelis Sinema LAJAR DJINGGA, melalui Pekan Sinema ini, berusaha menggerakkan lagi para tenaga muda untuk berpikir. Berpikir dan menjadi lebih peka pada kehidupan berbangsa dengan film-film pilihan. Kami berharap, waktu yang sepekan ini,dapat menjadi pemecut inspirasi untuk menerangkan langkah pergerakan kaum muda, demi masa depan Bangsa. Maka, jadikanlah inspirasi hari ini, sebagai jalan terang hari esok.

 

Salam Persatuan.

Jakarta, 19 Mei 2011

 

 

10 Comments to "Inspirasi Hari Ini, Terang Hari Esok"

  1. sandro  16 January, 2012 at 12:03

    moga2 indonesia bisa lebih maaaaaajjjjjjjjjjjjjjjjuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu

  2. EA.Inakawa  21 May, 2011 at 02:59

    Artikel Mas Andi mengingatkan kami yang diluar tentang makna 20 Mai,terima kasih sudah berbagi. salam baik

  3. Djoko Paisan  20 May, 2011 at 23:34

    Bung Andi….
    Terimakasih untuk artkelnya…
    Semoga perjuangan pahlawan-pahlawan ( besar maupun kecil ) satu saat akan menjadi kenyataan.
    Salam,

  4. J C  20 May, 2011 at 17:11

    NdiGun, ada lagu by ATT9 yaitu Tomorrow Will Be Better…hari esok pasti lebih baik…

  5. [email protected]  20 May, 2011 at 14:24

    Mahasiswa… dulu dan sekarang… jauh bedanya.

  6. aimee  20 May, 2011 at 10:13

    Andi : mahasiswa memang punya banyak andil dalam berbagai perubahan bangsa, jika mereka demo. pemerintah bisa ikutan was was. tp lebih bahaya jika buruh yg demo. bisa lumpuh perekonomian. mereka ga mau kerja, pabrik2 gak beroperasi…wadaw…sama sama penting sih.

  7. Daisy  20 May, 2011 at 09:33

    optimis, Indonesia Bisa!

  8. Kornelya  20 May, 2011 at 08:15

    Rasa Nasionalisme & Patriotisme kaum muda memang harus digugah. Merdeka, Aku yakin Hari Esok Pasti Terang. Salam.

  9. Handoko Widagdo  20 May, 2011 at 08:03

    Thanks Andi, artikel anda sungguh inspiratif

  10. saw  20 May, 2011 at 07:56

    absen …

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.