Thomas and Friends: Misty Island Rescue

Julie Lulu

 

Hi Baltyrans, semoga semua dalam keadaan sehat dan sejahtera.  Kali ini saya mau nulis tentang cerita Thomas yang berjudul Misty Island Rescue / Penyelamatan di Pulau Kabut.  Setelah dua minggu tertunda, akhirnya hari minggu kemarin saya bisa pergi nonton dengan kedua anak saya sepulang dari misa hari Minggu.

Kami nonton di Blitz Teras Kota, kebetulan tidak jauh dari perjalanan pulang.  Pertunjukan dimulai jam 13:00, kami sampai di Teras Kota sekitar jam 10 lewat, sebelum nonton, kami jalan-jalan dan makan siang dahulu.  Kedua anak saya sangan excited sekali karena sudah lama sekali tidak diajak nonton, xixixi…selain excited pengen nonton filmnya, mereka juga pengen makan pop corn dan minum coca cola.

Akhirnya waktu nonton tiba, setelah membeli karcis, pergi ke toilet lalu membeli 2 cup coca cola dan 1 bungkus pop corn ukuran sedang, kamipun masuk ke dalam theater.  Film Thomas ini di release di US  pada bulan September 2010 dan di UK pada bulan Oktober 2010; dan diputar di Blitz pada bulan Mei 2011 – lama sekali ya…..

Anak saya yang bungsu sudah tidak sabar makan pop cornnya, saya bilang nanti saja kalau filmnya sudah main baru pop corn dibuka bungkusnya, tapi dia lihat ke penonton lain sudah mulai makan pop corn lalu dia protes ha ha ha, saya bilang kalau belum main sudah dimakan, nanti film belum selesai pop corn sudah habis  :D :D :D

Ini adalalah Film sekuel dari Film Thomas and the Magic Railroad (2000), Calling All Engines (2005), The Great Discovery (2008) & Hero of the Rails (2009).  Film yang berjudul Calling All Engines dan Hero of the Rails, sudah dijual DVD dan VCD nya di Gramedia, namun yang berjudul Thomas and the Magic Railroad dan The Great Discovery saya belum, menemukannya.

Di Film Thomas yang ini ada tambahan tokoh-tokoh baru yaitu, 2 KA di Pulau Kabut yang bernama Bash, Dash dan Ferdinand, Hee-Haw (mesin pengangkut kayu), Old Wheezy (mesin pengangkut kayu) dan Captain (kapal kecil bermotor boat).

Film ini dimulai dengan Sir Topham Hatt/Pak Pengawas Gendut  yang mengatakan pada Thomas dan semua teman-teman KA nya di Brendam Docks bahwa di Pulau Sodor akan dibangun Sodor Search and Rescue Center/Pusat Pencarian dan Penyelamatan yang baru.  Di sana akan dibangun helipad untuk mendarat si Harold (helikopter teman Thomas), lalu akan membangun dermaga  dan rumah untuk Captain (kapal kecil bermotor boat) juga bangsal/gudang untuk tempat Rocky (kapal dengan crane untuk mengangkut muatan ke dalamnya).  Mereka bertiga senang sekali karena akan dibangunkan tempat baru.

Sir Topham Hatt menginformasikan bahwa bangunan itu akan dibuat dari Kayu Jobi yang sangat langka.  Kayu Jobi ini hanya tumbuh dan berada di satu/dua pulau dari seluruh dunia.  Kayu Jobi ini sangat kuat untuk bahan bangunan, berwarna merah tua.

Sementara bangunan sedang dikerjakan Sir Topham Hat mengumumkan bahwa KA yang pekerjaannya paling OK dan menjadi KA yang sangat bergunalah yang akan di beri kesempatan mengangkut kayu Jobi ke lokasi pembangunan.  Thomas dan teman-temannya bekerja dengan giat dengan harapan bahwa salah satu dari merekalah yang akan mendapatkan kesempatan mengangkut kayu Jobi itu.

Mereka berasumsi bahwa KA yang akan diberi kesempatan mengangkut kayu Jobi adalah KA Uap saja bukan KA diesel, sebuah KA  yang bermesin diesel dan bernama Diesel menjadi iri dan dia bermaksud secara diam-diam mengangkut Kayu Jobi ke lokasi pembangunan.

Ketika secara diam-diam Diesel mendorong gerbong barang yang berisi kayu Jobi, Thomas yang berada di shunting yards melihatnya kemudian terjadilah kejar-kejaran antara Thomas dan Diesel. Malangnya di antara perjalanan menuju lokasi konstruksi, tepat di atas karang yang bawahnya laut lepas, jembatan di situ patah, sehingga rel tidak bisa dilewati.

Diesel yang sudah melaju sedemikian kencang tidak bisa menghentikan lajunya sehingga satu persatu dari tiga gerbong kayu Jobi yang dibawanya berjatuhan ke bawah, ke laut lepas bahkan Diesel pun hampir tercebur ke laut juga jika Thomas tidak segera menolong dengan cara menariknya ke belakang.  Diesel merasa malu kepada Thomas karena sikap iri hatinya dan minta maaf kepada Thomas juga berterima kasih atas pertolongannya.

Malam itu di Tidmouth Sheds, tempat para KA beristirahat, Thomas menceritakan kejadian yang dialaminya kepada semua teman-teman KA  uapnya; Thomas merasa sangat menyesal karena dia tidak bisa menyelamatkan semua kayu Jobi itu.  Percy memberi selamat karena Thomas telah melakukan tindakan penyelamatan kepada Diesel.

Sir Topham Hatt tiba di situ dan memberi selamat kepadanya, juga mengatakan bahwa Thomas telah melakukan tindakan yang tepat dengan mengejar dan menyelamatkan Diesel, lalu memberinya tugas untuk mengangkut Kayu Jobi ke lokasi pembangunan karena Thomas telah menjadi KA yang sangat berguna.

Thomas diberi kesempatan ke daratan utama untuk mengunjungi pusat pencarian dan penyelamatan di sana. Ia akan berangkat bersama Spencer yang akan kembali ke daratan untuk bekerja kepada Duke dan Duchess of Boxford di sana.  Mereka berdua berangkat dengan muatan-muatan lain di dalam kapal besar.  Sementara Cranky memasukkan Spencer ke dalam kapal, Salty mengucapkan selamat jalan kepada Thomas.

Thomas minta kepada Salty untuk bercerita mengenai Pulau Kabut. Salty berkata bahwa Pulau itu terkenal misterius dan dia mendengar bahwa disana tinggal mesin-mesin yang aneh pula.

Thomas berkata kepada Salty dan Percy bahwa jika tersesat di Pulau Misty, Ia akan memberi tanda / isyarat kepada teman-temannya di Pulau Sodor dengan kepulan asap dari cerobongnya sebanyak tiga kali, sehingga mereka dapat menyelamatkannya. Satu kepulan untuk keberuntungan, satu kepulan untuk Thomas dan satu kepulan asap lagi untuk Percy.

Diesel datang juga bersama Sir Topham Hatt untuk mengucapkan selamat jalan dan mendoakan Thomas supaya beruntung; kemudian Sir Topham Hatt menyuruh Diesel kembali bekerja.  Setelah beberapa saat, manager galangan kapal menginformasikan bahwa Thomas tidak muat ke dalam kapal, sehingga harus menunggu kapal berikutnya.

Thomas melihat rakit kecil untuk tempat KA yang terikat dengan rantai di belakang kapal, dan dia minta ke manager itu supaya Ia boleh berangkat dengan naik rakit itu.  Semula manager tidak mengijinkan karena rantai itu sudah tua dan berkarat, namun Thomas memaksa karena dia bilang Sir Topham Hatt berkata ia selalu membuat keputusan yang tepat; akhirnya Cranky mengangkat Thomas ke atas rakit tua itu.

Dalam perjalanan melewati malam, dan suasana yang berkabut, Thomas tidak bisa melihat apapun di sekitarnya; namun tiba-tiba ia mendengar  suara crack, ternyata rantai pengait rakit ke kapal terputus.  Thomas berteriak minta tolong dengan membunyikan peluitnya, namun kapal besar itu tidak mendengarnya. Thomas pun terombang ambing di atas rakit sampai akhirnya dia tertidur.

Pagi harinya rakit itu mendarat dan menabrak tepian pulau, dan untungnya persis di jalur KA, Thomas langsung melaju dan mencari-cari siapa saja yang dapat ia mintai tolong.  Ternyata Thomas menyadari kemudian bahwa ia telah mendarat di Pulau Kabut.  Di pulau ini sangatlah sepi, ketika Thomas berteriak, suaranya bergema di pulau itu. Thomas sempat ketakutan, tapi ia memberanikan diri dan terus menjelajah pulau itu.  Tiba-tiba ia mendengar suara peluit yang hampir mirip dengan suara peluit nya, segera Thomas mencari sumber suara itu.

Ketika Thomas sampai ke persimpangan yang membelah menjadi tiga jalur KA, ia menemukan tiga KA yang belum pernah ditemuinya.  Thomas memperkenalkan dirinya kepada ketiga KA itu dan mereka juga memperkenalkan diri mereka yang bernama BASH, DASH dan FERDINAND.  Mereka bertiga adalah lokomotif pengangkut gelondongan kayu lalu mereka mengajak Thomas bekerja dan bermain bersama mereka.

Tadinya Thomas tidak mau membantu mereka namun ia sadar hanya ketiga teman barunya yang bisa  membantunya mencari jalan kembali ke Pulau Sodor.

Sir Topham Hatt di Pulau Sodor mendapat berita bahwa Thomas belum mendarat di daratan utama dan kemungkinan dia hilang di perjalanan karena rakitnya lepas.  Ia sangat sedih mendengar berita ini dan menugaskan Harold (helikopter) untuk mencari Thomas kemana saja dia terbang.  Kesesokan paginya Harold melapor bahwa dia sudah terbang berkeliling cukup lama namun tidak menemukan keberadaan Thomas.

KA teman-teman Thomas sangat sedih mendenger bahwa Thomas hilang, terutama si Percy karena dia adalah sahabat baik Thomas.  Mereka tetap bekerja sambil berharap-harap semoga Thomas cepat ditemukan.

Thomas bekerja mengangkut kayu-kayu di Pulau Kabut bersama tiga teman barunya. Setelah beberapa saat Thomas menyadari bahwa kayu-kayu di Pulau Kabut adalah Kayu Jobi yang akan digunakan oleh Sir Topham Hatt untuk membangun pusat pencarian dan penyelamatan yang baru.

Thomas dan ketiga teman barunya dapat bekerja dan bermain bersama dengan baik; namun, ketiga teman baiknya mengeluh bahwa mereka telah bekerja terlalu keras sehingga mereka bisa kehabisan minyak pelumas. Thomas bertanya apakah bahan bakar yang mereka gunakan.  Ternyata Bash, Dash dan Ferdinand menggunakan kayu dan minyak sebagai bahan bakarnya dan bukan arang karena persediaan di pulau lebih banyak kayu.

Bash, Dash dan Ferdinand mengajak Thomas menyeberang melalui jembatan goyang yang mereka sebut Shake-Shake Bridge.  Jembatan ini bisa bergoyang dan meliuk liuk ketika KA lewat di atasnya, dan jembatan ini terbuat dari kayu.  Ketika ketiga temannya sudah lewat, Thomas sedikit ketakutan melalui jembatan ini, namun teman-temannya memberi semangat, akhirnya berhasil juga ia melewatinya.  Jembatan ini lucu sekali, seperti rel rollercoaster, geli juga melihat KA meliuk-liuk di atas rel.

Suatu sore, Sir Topham Hat mendapat kabar bahwa ada terowongan dekat Pusat pencarian dan penyelamatan yang sedang dibangun.  Terowongan ini sudah lama dibiarkan tidak terpakai dan ada sebuah kantor yang berdiri di depan terowongan ini. Whiff memberitahu bahwa terowongan ini tembus ke Pulau Kabut, dulu ia sering melewatinya ketika masih mengangkut sampah melalui terowongan itu; namun Sir Topham Hatt tidak mempedulikan informasi yang diberikannya.

Ketiga teman barunya menunjukkan Thomas sebuah derek berbahan bakar uap yang sudah tua bernama Old Wheezy.  Kondisinya sudah sangat memprihatinkan, kerjanya berantakan, bahkan kayu-kayu yang diangkatnya beterbangan kemana mana sampai menimpa loko Thomas.

Thomas mengajak ketiga temannya mencari jalan kembali ke Pulau Sodor, tiba-tiba Dash menyebutkan bahwa mereka dapat melalui terowongan untuk kembali ke Pulau Sodor, namun mereka sedikit ragu-ragu karena terowongan itu sudah tua dan jarang digunakan.  Namun Thomas mengatakan bahwa lebih baik mereka melewati terowongan itu supaya cepat sampai ke Pulau Sodor dan Ia mengatakan bahwa Ia selalu mengambil keputusan yang benar sesuai kata Sir Topham Hatt, Ia juga pemberani dan tidak takut menghadapi kesulitan.

Ketiga temannya sudah beberapa kali mendengar Thomas mengucapkan kalimat ini, lalu mereka bertiga mengulang kalimat yang diucapkan Thomas lalu tertawa terbahak bahak. Mereka berempat masuk ke terowongan itu dan Thomas menjadi pemimpin di depan.  Ketiga lokomotif ini tidak yakin minyak mereka cukup untuk mengantarkan mereka sampai ke Sodor; namun Thomas berkeras mengatakan bahwa pasti mereka bisa sampai ke Sodor.

Ternyata sampai di tengah terowongan ada gundukan reruntuhan yang menghalangi perjalanan mereka, mereka berempat berusaha untuk menerjang reruntuhan tersebut, namun malah persediaan minyak pelumas ketiga teman Thomas habis.

Setelah menerjang reruntuhan itu terowongan sempat berguguran dan menyebabkan ada lubang di atas terowongan.  Ketiga teman menyarankan Thomas yang masih punya tenaga untuk mengepulkan asap minta pertolongan.  Percy yang sedang berada di Brandam Docks melihat kepulan asap sebanyak tiga kali, persis yang pernah Thomas katakan sebelum berangkat, lalu dia segera bergegas mencari Sir Topham Hatt.

Thomas meminta maaf kepada ketiga teman barunya karena menyebabkan mereka terjebak di dalam terowongan bersamanya.  Mengingat kembali cerita Salty, Thomas mengulang kepulan asapnya sebanyak tiga kali persis di Pulau Sodor, Sir Topham Hatt sedang berada di Brendam Docks dan melihat kepulan asap itu.

Ketiga teman barunya juga meminta maaf kepada Thomas karena telah mengerjainya selama ia di Pulau Kabut.  Setelah melihat sendiri kepulan asap itu, Whiff berkata kepada Sir Topham Hat bahwa ia akan mencoba melewati terowongan untuk menyelamatkan Thomas;  Percy minta ijin ikut, namun Sir Topham Hatt memberi syarat untuk melaju pelan pelan saja karena terowongannya sudah tua.

Whiff dan Percy berhasil menghancurkan gundukan reruntuhan yang menutupi jalan terowongan dan mereka menemukan Thomas dan ketiga teman barunya; mereka berlimapun berjalan kembali ke Pulau Sodor bersama sama.

Sir Thopam Hatt bersama Gordon, Edward dan James ke Pulau Kabut naik kapal, mereka berusaha menemukan Thomas dengan cara lain, namun mereka malah tersesat di Pulau Kabut.  Thomas bersama ketiga temannya yang sudah ditarik oleh Whiff dan Percy disambut gembira oleh Emily, Toby dan Henry.  Mereka senang mempunya tiga teman baru.

Ketika Thomas mencari Sir Topham Hatt, Percy mengatakan bawa Sir Topham Hatt, Gordon, Edward dan James pergi ke Pulau Kabut untuk mencari Thomas.   Harold kembali ke Sodor dan mengatakan bahwa kapal yang mengantar mereka ke Pulau Kabut telah kembali tanpa mereka dan kabut terlalu tebal untuk menemukan mereka.  Thomas naik ke kapal dan kembali ke Pulau Kabut untuk menyelamatkan mereka.  Percy dan teman-teman lain berjanji akan merawat Dash, Bash dan Ferdinand dengan baik.

Di bengkel perbaikan pulau Sodor, Victor, Kevin dan para staff mempoles Dash, Bash dan Ferdinan sehingga mereka mengkilap kembali, dan mereka juga memperbaikin mesinnya dan memberinya minyak pelumas sehingga mereka dapat berfungsi dengan baik seperti semula.

Di Pulau Kabut Thomas membunyikan peluitnya berkali-kali sehingga terdengar oleh Edward, Gordon, James dan Sir Topham Hatt.  Mereka senang sekali akhirnya bertemu kembali dengan Thomas, saking gembiranya Sir Topham Hatt melemparkan topinya ke atas sampai topinya diterbangkan oleh angin. Pas adegan topi terbang ini, kedua anak saya tergelak gelak sampai penonton lain menoleh ke arah kami :D.

Mereka berempat kembali ke Pulau Sodor lewat terowongan bawah laut yang tadi sudah sempat dilewati oleh Thomas.  Ketika mereka tiba ketiga teman baru Thomas, Bash, Dash dan Ferdinand sudah dalam keadaan yang baik dan mengkilat.  Mereka diperkenalkan kepada Sir Topham Hatt dan mereka senang diperbolehkan ikut bekerja di Pulau Sodor.

Tak lama kemudian dengan  bantuan pengangkutan kayu Jobi dari Pulau Kabut ke Pulau Sodor, Pusat pencarian dan penyelamatanpun selesai dibangun. Sir Topham Hatt didampingi oleh keluarganya dan teman-temannya meresmikan Pusat Pencarian dan Penyelamatan yang baru ini.   Film diakhiri dengan pemutaran kompilasi potongan klip film yang diiringi lagu “Misty Island Rescue” dinyanyikan oleh Stefan Ashton Frank.

Nice movie to watch with your kids.

 

Julie Lulu

NB:

 

Gambar-gambar dari: www.google.com

 

 

14 Comments to "Thomas and Friends: Misty Island Rescue"

  1. محمد عارف  26 March, 2019 at 22:48

    Mo full movie’a dong, yang versi inonesia’a…

  2. EA.Inakawa  21 May, 2011 at 02:36

    jadi terkenang gue kemasa kanak kanak.thx mbak lulu atas artikelnya. salam baik

  3. Djoko Paisan  20 May, 2011 at 22:01

    Hallo Lulu….
    Terinakasih untuk ceritanya…
    Hebat…..!!! Sabar juga nonton bersama anak-anak……
    David juga suka nonton pilem thomas di DVD….
    Tapi dia belum pernah bersama kami ke gedung bioskoop…
    Susi pernah bilang, David ingin bersama kami satu saat nonton pilem ke bioskoop…
    Dj. hanya bilang, biar Susi dan mamanya David yang pergi….
    Jelas, Dj. pasti akan tidur di Theater…..hahahahahahaha….!!!
    Salam manis dari Mainz…

  4. Daisy  20 May, 2011 at 20:09

    bagus lucu
    aku pernah nonton kartun ini di salah satu TV swasta
    cuma aku lupa dimana ya hehe
    waktu itu nggak sengaja aja nonton
    lucu pas episode ada KA yang masih kanak-kanak inginnya mendahului KA kakek-kakek
    akhirnya dia ambil jalan pintas pake lintasan rel lain
    padahal di rel itu ada KA berlainan arah kayaknya
    selanjutnya lupa hehe

    ada beberapa tayangan kartun lain yang DVD-nya dijual lumayan miring di toko buku
    bilingual, macam Post Man Pat and Fireman Sam
    aku biasanya beliin ponakan/ anak teman film itu
    dulu kupakai juga untuk latihan menulis sama komunitas penulis anak-anak
    anak-anak nonton film itu lalu menceritakan ulang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.