Simple Pancake, Simple Love

Yeni Suryasusanti

 

Di suatu sore tanggal 22 Maret 2011…

Sore-sore hari minggu agak mendung, si ayah nyeletuk, “Pengen ngunyah deh…”

Ifan yang baru bangun tidur pun menyahut, “Iya, lapar nih bun…”

Terbiasa stock tepung muffin untuk snack kepepet buat Ifan, tanpa berpikir saya langsung bertanya, “Mau muffin?”

“Mau!!” teriak Ifan sang penggemar muffin :D

Saya masuk dapur, dan mendapati stock tepung muffin andalan ternyata habis :( Tepung terigu kemasan yang biasa ada pun pas kebetulan habis ! (Duh memalukan heheheheh…). Buka kulkas, ada telur, ada es krim campina, ada sirup maple. Ide sederhana pun muncul di kepala saya…

“Fan, tepung muffin habis…” lapor saya.

“Yaaaaaa….” seru Ifan kecewa.

“Tapi ada es krim dan sirup maple. Kalo bunda bikin pancake mau nggak?”

“Wah, mau mauuu…” kali ini bukan hanya ifan yang menyahut, tapi si ayah ikutan juga :D

Akhirnya suruh si mbak ke warung dekat rumah, beli terigu curah juga nggak apa-apa deh heheheh…Bikin deh pancake… asli simple, tanpa bahan aditif sama sekali seperti Baking Powder dan Soda Kue. Efek lembut pancake di dapat dari pengocokan putih telur yang terpisah dari pengadukan adonan :)

Simple Pancake

Bahan :

100 gr tepung terigu

250 ml susu cair (saya pakai susu bubuk yang dicairkan)

1 butir telur, pisahkan putih dan kuningnya

sedikit garam

margarin untuk olesan

 

Topping :

Es Krim

Sirup Maple

 

Cara membuat :

  1. Aduk tepung terigu, garam, kuning telur dan susu dengan whisk sampai rata
  2. Kocok putih telur sampai kaku
  3. Masukkan adonan tepung ke adonan putih telur, aduk rata
  4. Panaskan teflon diameter paling kecil (yang untuk bikin telor ceplok), oles dengan margarin, kecilkan api
  5. Tuang adonan sekitar 2,5 sendok sayur, tutup sebentar
  6. Balik jika adonan sudah ada sedikit berpori dan sedikit mengeras pinggirnya

Hasil : Pas 7 Pancake

Penyajian :

Taruh pancake di piring, beri ice cream 1 scope, kucuri dengan sirup maple

Notes :

Jika ingin bisa ditambahkan 1 sdm gula (untuk hasil pancake sedikit manis) & mentega cair (untuk hasil pancake lebih lembab/legit). Kalau saya sih lebih menyarankan yang plain biar nggak eneg karena sudah manis di topping :)

Oya, katanya, kalau pake buttermilk pancake akan lebih lembut lagi. Kalau nggak punya buttermilk, bisa dengan mensubstitusi susu dengan plain yogurt atau si susu dikucuri air lemon dan biarkan sampai menggumpal.

Tapi kalau malas ribet, cara pemisahan putih dan kuning telur diatas udah jadi lembut kog pancake-nya :D

Tambahan : kalo males ribet balikin pancake di teflon kecil itu (takut bentuknya nggak cantik kalo nggak lihai hihihihi), siapkan 1 teflon lagi yang agak besar di kompor sebelah, langsung balikkan pancake ke teflon satunya :D

 

Nikmat disajikan hangat-hangat… jadi saya sarankan buatnya jangan banyak-banyak… yang sedang-sedang itu memang paling pas, nggak berebut, nggak berlebih :)

Makanya nggak sempat di foto jadi pakai foto dari Google Images… karena langsung ludes begitu disajikan di meja makan : 2 untuk ayah, 2 untuk Ifan, 1 untuk saya, 1 untuk Fian, 1 untuk si mbak heheheheh…

Ah… ternyata meskipun dengan bahan yang sangat minim, jika dilakukan pada waktu yang tepat, dengan spontan dan penuh cinta, maka hasil masakan tetap mendapat sambutan yang luar biasa :)

Saya rasa, demikian pula dengan hubungan antar anggota keluarga.

Perhatian-perhatian kecil yang sangat sederhana, yang diberikan pada saat yang tepat, dilakukan dengan spontan dan penuh cinta, ternyata mampu menjadi penghangat hubungan keluarga :D

 

Jakarta, 23 Mei 2011

Yeni Suryasusanti

 

 

23 Comments to "Simple Pancake, Simple Love"

  1. Lani  7 June, 2011 at 13:49

    KANG ANU komentarmu no 14……….angetnya spt apa kang?????? wakakak………njur aku pingin sing anget2 iki………la udan trs je nang Kona………msh punya kemul gak??????

  2. Yeni Suryasusanti  7 June, 2011 at 13:06

    Ilhampst, Selamat makan pancake (meskipun hanya gambarnya)

  3. ilhampst  7 June, 2011 at 11:43

    Terimakasih artikelnya, makan pancake hangat ditengah kehangatan keluarga

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.