Masakan Anak Asrama

Meazza – China

 

Hi, rekan-rekan di Baltyra! Sudah lama tidak menyapa Anda semua. Mungkin pada heran kenapa saya jadi ikutan Peony, Imeii, Henie dll untuk masuk dapur Baltyra. Sebenarnya saya juga suka masak, cuma masakannya selalu acakadut tanpa nama, tidak PD untuk ditampilkan di sini. Tapi kali ini saya beranikan diri untuk mengirimkan masakan ala anak asrama milik saya ini ke redaksi. Mudah-mudahan teman-teman tidak pada kabur ya, hahaha……

Kerjaan iseng ini sebenarnya karena akhir-akhir ini stres dengan tugas-tugas kampus yang semakin dikerjakan semakin kepala ini senut-senut dibuatnya. Akhirnya saya putuskan untuk masak-masak saja, lumayan buat santai sambil berkreasi sesuka hati.

Oke, menu kali ini sederhana saja. Bahannya juga “bahan sisa”, maksudnya karena kemarin juga sudah masak, namun masih ada sisa bahan, jadi saya olah lagi. Ada sekitar 250 gram daging cincang, wortel dan kentang. Green peas dan mentimun asam juga masih nongkrong di kulkas, kalau dibiarkan lama jadi rusak. Yah, melihat bahan-bahan yang ada dan setelah ditimbang-timbang, akhirnya saya putuskan untuk membuat tumis kentang dengan daging cincang dan salad Olivier.

 

TUMIS KENTANG DAGING CINCANG

Masakan ini terispirasi dari masakan Mesir, Kofta. Dulu ketika rekan-rekan dari Mesir masih ada di asrama, kita sering masak Kofta di akhir pekan. Dari situ saya jadi keranjingan masak dengan daging cincang. Seminggu sekali ke Moslem Street buat beli daging cincang. Dan karena kentang murah dan tahan lama, jadilah kentang ini sebagai bahan sayur yang selalu ada di kamar saya, hehehe.

Bahan:


  • Daging sapi cincang (sesukanya, kebetulan di kulkas masih ada sekitar 250 g, jadi pakai saja, sisakan 2 sendok buat salad)
  • Kentang (sesukanya juga, saya pakai 3 buah kentang lokal dengan ukuran sedang), iris dadu, rendam di air agar tidak berubah warna
  • 1 buah bawang bombay, cincang.
  • 3 siung bawang putih, cincang.
  • Sesendok jintan bubuk, sesendok cabe bubuk, sedikit jahe (malas mau nambahin bumbu lain, pengen yang sederhana saja)

  • Garam dan gula
  • Minyak untuk menumis
  • Air

 

Caranya:

  • Tumis jahe, bawang putih dan bawang bombay sampai harum.
  • Masukkan daging cincang beserta jintan bubuk, cabe, garam dan gula, tumis hingga daging lembut.

  • Masukkan kentang, aduk, biarkan hingga kentang layu.
  • Masukkan sedikit air, masak hingga kentang lembut dan kuahnya mengental.

 

SALAD OLIVIER

Salad Olivier (Salat Olivje) adalah saladnya orang Rusia. Tahun lalu roommate saya adalah orang Rusia, jadi sempat belajar bikin beberapa salad. Salah satunya yang saya suka ya si Olivje ini. Mulai yuk!

Bahan:


  • 3 buah kentang, cuci bersih tanpa dikupas
  • 2 buah wortel, cuci bersih tanpa dikupas
  • Green peas (sesukanya, saya pakai yang frozen, bukan yang kalengan, boleh juga pakai yang kalengan kalau mau praktis)
  • 3-4 buah mentimun asam/pickled gherkins (kali ini pakai yang ala Rusia tapi produksi Jerman, hehe), cincang kasar.
  • 1 butir telur (boleh lebih, tapi di kulkas cuma ada satu, jadi yaaaaaa……), rebus, kemudian cincang kasar.
  • 1/3 bawang bombay, cincang kasar.

  • 2 sendok daging cincang (boleh juga pakai sosis, tapi di sini tidak ketemu sosis halal, jadi pakai daging cincang saja).
  • Mayones
  • Garam

Caranya:

  • Rebus kentang dan wortel dengan garam (1/2 sendok cukuplah). Saya merebusnya di dalam rice cooker (maklum anak asrama).
  • Sementara merebus kentang dan wortel, di atasnya saya pakai untuk mengukus daging sapi yang ditaburi sedikit garam.

  • Begitu kentang dan wortel agak lembut, angkat dan tiriskan. Kentang dan wortel jangan sampai direbus terlalu lembut. Soalnya dipakai buat salad, kalau terlalu lembut tidak bisa diiris. Kecuali kalau mau bikin mashed potatoes, boleh direbus sampai lembut.

  • Sementara mendinginkan kentang dan wortel, rebus green peas dengan sedikit garam sampai lembut, tapi juga tidak terlalu lembut, hahaha. Setelah green peas matang, tiriskan, cuci rice cooker, masak nasi dung!

  • Setelah kentang dan wortel tidak terlalu hangat (dan sementara menunggu nasi matang), kupas kulitnya, lalu potong kotak kecil.
  • Campur dengan irisan bawang bombay, mentimun asam, telur rebus cincang, daging yang sudah matang, dan green peas.

  • Tambahkan mayones. Mayones di China rata-rata manis, jadi saya tambahkan sedikit garam dan sesendok air dari kaleng mentimun asam, biar maknyussssss!

Oke, masakan sudah siap! Meskipun masakannya acakadut alias tabrak sana-sini, tapi tetap nikmat! Saya katakan tabrak sana-sini, karena saladnya berbahan kentang, eh sayurnya juga kentang, lucu aja kentang tabrakan dengan kentang, haha. Tapi yah namanya anak asrama. Bisa makan nikmat aja sudah syukur.

Nasi sudah masak, yuk kita makan! Ada nasi, lalu tumis kentang, sepotong roti Perancis, dan olivje! Yang piring kecil ini buat saya, dan yang dalam mangkok putih ini buat Om Dj. Mudah-mudahan suka ya Om!

 

Jinan, May 2011

Kumpulan Awan di Langit Pagi

 

 

38 Comments to "Masakan Anak Asrama"

  1. Meazza  7 June, 2011 at 21:11

    Anoew: ah, Kang Anu iki sukanya yang menyimpang dari topik, wakaka…

    Peony: Sama2 Kak, jadi nggak enak dikunjungi sama chef-nya Baltyra, hiks…

  2. Peony  7 June, 2011 at 18:43

    Mea… nampaknya yummy banget… bikin laperrr
    makasih ya buat resepnya

  3. anoew  7 June, 2011 at 18:05

    Memang gara-gara masakan asmara, saya pernah pusing gara-gara kentang alias kena tanggung..

  4. Meazza  29 May, 2011 at 11:20

    MAS NEV: Hehe, soalnya kalau nulisnya “kentang adalah umbi2an yang selalu ada di kamar saya” wakaka, lucu aja. Cocoknya kentang itu disebut sayuran, coba deh dengerin RRI Jakarta, selalu aja ada laporan harga sayur-mayur di pasar, dan kentang juga masuk di sana tuh, hehehe.

    EA. INA: begitulah, suka masak, masuk dapur. Silakan dicoba yaaaaaaaa, hhehe.

  5. nevergiveupyo  29 May, 2011 at 08:33

    wah..indonesia bangetttt… (kentang dianggap sayuran…ini pasti JC pas buka imel langsung muk-mas…atau muk-many hihihihihi…frotesss kerassss)

    baiklah, makasih resepnya. saya terus terang tertarik dengan menu salad-nya… (tapi klo dimasakin mea ya ga bakal banyak frotess..langsung hajarrr blehhh)

  6. EA.Inakawa  29 May, 2011 at 04:05

    Dasar Wanita,sekolah jauh jauh ehhhhhh masuk DAPUR juga achirnya. (terkenang kata mbah kakung) ntar deh kita cobain resep nya,thx Meazza. salam baik

  7. Meazza  28 May, 2011 at 23:22

    OM DJ: Makasih doanya Om, mudah2an kesampaian dan mudah2an Mea tidak akan jadi sombong karenanya.

    T. MOKEN: Yups, sedep, seger. Sayangnya mayones di China tidak seenak mayones Eropa yang agak asin. Masalah selera aja sih. Saya kurang suka mayones China yang agak manis… Yah ga ada rotan akar pun jadi.

    JC: Hehe, iyah, jadi anak asrama gampang2 susah emang. Kadang seru rame2, kadang merana kalau ga ada duit hiks! Silakan ngerantang, makasih udah nayangin artikel.

    SAKURA: Haha, makasih Kak, ditunggu masakan Jepang alal kak Sakura.

    TUNAME: Giliran kamu, kapan nih masuk dapur Baltyra, hayoooo…

  8. Sakura  28 May, 2011 at 11:54

    Mea akhirnya muncul dengan keahliannya yang lain, memasak!!

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.