Katakan Aku Cinta Kamu

Wesiati Setyaningsih

 

Kamu masih duduk tenang membaca buku. Buku tentang ‘afterlife’. Ah, kamu memang aneh. Hidup sekarang saja belum selesai tapi kamu sudah membaca buku tentang kehidupan setelah kematian.

“Aku rasa kamu belum pernah bilang kalau kamu cinta padaku…”

Perlahan kamu menoleh. Aku tersenyum. Merasa berhasil mengalihkan perhatianmu dari bukumu. Sebenarnya cuma itu yang aku sedang aku lakukan. Mencari perhatianmu.

“Apakah itu perlu?”

“Well, sangat perlu..”

Kamu tersenyum.

“Aku tahu kamu sedang menggoda aku…”

“How?”

“Kamu…aku tahu kamu bisa merasakan gelombang energi yang muncul dari hatiku. Dan aku merasakan hatimu memiliki energi yang sama dengan hatiku. Apakah itu tak terasa olehmu?”

Aku meringis. I know that you know I know. Kita punya energi yang sama sejak mula. Dan itu sungguh terasa. Semua orang bisa saja bermain retorika. Tapi aku dan kamu, tidak. Kita bisa berpandangan tanpa mengatakan apa. Dan hanya hati kita yang saling menyapa, merasa, lalu berpelukan erat hingga sampai puncaknya. Tanpa kita bersentuhan ataupun berkata-kata. hanya berpandangan….

Ketika orang lain masih terjebak dalam kata-kata yang penuh tipuan dan ilusi, aku dan kamu hanya bicara dengan hati.

“Aku bisa mengatakannya beribu kali dalam sehari kalau itu maumu..” katamu serius.

“Tapi kalau setiap kali aku mengatakan cinta, lalu cinta itu justru menguap lewat mulutku yang terbuka, kamu mau?”

Aku melihat matamu seperti sedang menggodaku. Aku juga melihat bibirmu menahan senyum. Aku tahu, kamu sedang menggodaku. Dan aku terbahak. Aku memukul pelan dadamu. Kamu balas dengan memelukku.

 

Cinta..perlukah kata-kata?

 

About Wesiati Setyaningsih

Seorang guru yang tinggal di Semarang. Awalnya tidak ada niat untuk menjadi guru, tapi kemudian "kesasar" menjadi guru. Mencoba mendobrak "pakem baku" proses pengajaran, juga mendobrak ketidaklogisan pencekokan agama membabibuta di sekolah dan keseharian murid-muridnya. Sering dianggap "off-track" bahkan tidak jarang mendapat cap sesat karena sikapnya yang tidak seperti kebanyakan mainstream.

My Facebook Arsip Artikel

16 Comments to "Katakan Aku Cinta Kamu"

  1. ilhampst  6 June, 2011 at 14:01

    Cinta, takkan habis dibahas dan tak pernah bosan walau sudah pernah berkali2 ditulis berapa artikel pun

    Terimakasih artikelnya. Ingin sekali mengatakan cinta pada seseorang, tapi belum saatnya sepertinya

  2. P@sP4mPr3s  6 June, 2011 at 10:18

    cinta…. makanya dibilang cinta buta…. dari hati, keluar dari mulut… menguap…. ga keliatan….buta… =)

  3. Dewi Aichi  5 June, 2011 at 07:00

    Kalau aku sih seneng banget jika pasangan kita mengucapkan kata kata cinta, sayang , meu amor, miss you, luv u, digombalin aja seneng he he he…

  4. Djoko Paisan  4 June, 2011 at 21:16

    Apalah artinya cinta, tanpa kenyataan……

  5. Hilda  4 June, 2011 at 20:01

    kita sayang pa ngana….kata orang Manado seeeh…
    hehehhee…
    have a nice week-end, a touchy-plain story…nice
    thanks for sharing

  6. Linda Cheang  4 June, 2011 at 12:11

    hepi wiken, deh. bicara cinta, kan, sudah pernah kutulis tempo hari, hehehe…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *