Bunga Buah Delima

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO…. HALLO….. HALLO…..

Dj. harap anda semua ada sehat ya…..Sedikit pamer jepretan Dj. yang Dj. ambil di balkon, bunga di pohon bonsai delima kami yang mulai kuncup….

Buah delima (Punica granatum) sudah dikenal orang sejak jaman para nabi dan menjadi simbol “kesuburan”. Baik di Agama Jahudi, Kristen maupun Islam, buah delima ada ditulis di Alkitab juga di Alquran….Tidak percaya, silahkan baca Alkitab dan Alquran dari depan sampai selesai, maka anda akan menemukan ayat-ayat tentang buah Delima…

Di Jerman, orang menyebutnya Granatapfel (mungkin karena buahnya bundar seperti granat, tapi Dj. pernah dengar kata itu berasal dari Spanyol, dari kota Granada…. siapa tau kan….??? Yang jelas banyak ditemukan di daratan Asia, juga di Indonesia banyak sekali ditemukan (ditanam orang). Coba tanya Nuchi yang punya hutan paling luas di Sumatra, pasti dia juga punya, bahkan sangat banyak.

Untuk kesehatan, buah delima sangat bagus untuk yang menderita penyakit jantung seperti Dj. Atau penyakit Kanker atau obat untuk potens…..???

Silahkan mas Anuuu coba kalau memang ngin tau, makan 1-2 buah setiap hari….pasti tok cer…. hahahahahaha….!!!

Entah karena buahnnya yang mengandung sangat banyak biji dan mengandung banyak air, tapi rasanya juga sangat uenaaaak….!!!!Jelas buah yang besar, kalau buah yang di pohon bonsai, ya tidak akan puas makannya….

Hanya satu yang Dj. tau dan Dj. sarankan, karena Dj. tau bahwa buah delima tidak sehat untuk mata…. Lho kok…??? Jelas, kalau dilemparkan ke mata bisa bengkak, atau bahkan buta…..hahahahahaha….!!!

Buah delima yang dari bonsai, lebih baik bijinya dikeringkan dan untuk ditanam lagi….Walau makan waktu yang sangat lama, tapi siapa tau anak cucu kita masih bisa melihat dan menikmatinya…

Nah inilah hasilnya, semoga bisa dinikmati warnanya yang sangat indah…Dari satu pohon, akan berbuah sangat banyak dan akan kelihatan sangat indah, tapi ini Dj. jepret satu saja (pelit ya…???). Satu sudah mulai membuka dan yang lain masih tertutup… (kuncup). Tapi dari hari ke hari, dia mulai membuka dan lama-lama mekrok (mekar), kata mas Anuuuu…

Yang di bawah ini, menurut mas Anu…. yang sudah sangat mekrok….

Bonsai di bawah ini, sengaja setalah dipotongi dahannya, jadi bunganyapun tidak lebat, supaya sedikit ada seninya…

INDAH BUKAN….???? Bila daun bunga sudah rontok, maka di belakang bunga delima mulai membengkak dan akan menjadi buah….Dan bila buahnya sudah menjadi lebih besar, maka kelopak bunganya akan sedikit menutup kembali….

Buah delima yang aslinya, jelas jauh lebih besar dari yang di pohon bonsai…Ini sebuah delima yang tidak terlalu besar, di tangan Susi, saat kami beli di pasar tradisional di Mainz.

Dan yang di bawah ini, sesampainya di rumah, maka kami belah untuk dimakan…hhhhmmmmm…sangat manis…!!!

Bonsai yang berbentuk hutan di bawah ini, juga Dj. tanam dari biji dan sarana di bawahnya dibuat dari beton dan zement. Kami beli di Edo Bonsai di Boskop Belanda, tapi aslinya malah dari Indonesia…Baru berumur 8 tahun, kadang berbunga dan berbuah banyak, tapi kadang juga samasekali tidak ada bunganya…Mengajar kita untuk bersabar dan tidak selalu mendapat apa yang kita inginkan……Saat ini pentil bunga-bunga delima ini masih sangat kecil, di photo belum kelihatan.

Untuk mengetahui berapa besarnya bonsai ini, anda bisa bandingkan dengan bunga Bugenvil (bunga kertas) yang ada di sebelah kiri.

Nah ya, bila anda yang tinggal di Jakarta atau di kota besar, mana sempat memperhatikan bunga atau buah, apalagi pohon delimanya. “Mungkin” malah ada yang tidak tau, pohon delima itu seperti apa…??? Namun, untuk Dj. yang tinggal di kampoeng kecil ini, sangat bersyukur boleh menikmati keindahan ciptaan TUHAN……Apalagi boleh merawatnya….. (walau hanya bonsainya saja, karena pohon aslinya yang besar, tidak mungkin ada di Mainz).

Terimakasih kepada pengasuh BalTyRa dan anda semua yang sudah meluangkan waktu, menayangkan, mampir dan melihat bunga delima Dj. punya.

Okay…..

Sampai jumpa dengan oret-oretan Dj. di lain kesempatan….Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya….!!!! Maaf bila ada kata-kata yang tidak berkenan….Salam manis dari Mainz, di tepinya bangawan Rhein…

Dj. 813

 

Photo di bawah ini, bonsai pohon delima yang Dj. ambil di tahun 1994.

Oleh teman orang Turki, mau dibeli tapi karena Dj. bukan pedagang, ya Dj. hadiahkan saja.

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 2 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

52 Comments to "Bunga Buah Delima"

  1. Djoko Paisan  18 June, 2011 at 17:22

    Daisy…..
    Sudah membantu menyiram tanaman, itu sudah sangat bagus….
    Ada orang ingin punya bonsai dan dia minta nasehat ke Dj., bonsai apa dan perawatannya bagaimana.
    Langsung di potong oleh istrinya….. nanti siapa yang akan menyiraminya….???
    Nah dari sini, sudah kelihatan, bahwa mereka, sudah malas ( enggan ) untuk menyirami.
    Kalau Daisy masih mau menyirami, itu msudah sangat bagus, yang jelas, si bonsai tidak akan mati kekeringan.
    hahahahahahahahaha…..!!!
    daisy tingal ( posisi ) di Mana…??? Dinegara 4 musim kah…???

  2. Daisy  18 June, 2011 at 17:10

    Iya, makanya tadi saya sebut “ancaman” juga hehe
    Selama ini kalau tanaman di rumah, saya cuma bantu menyiram saja. Hepi wiken juga buat Bapak dan keluarga

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Image (JPEG, max 50KB, please)