Jamu Kunir

Daisy

 

“Jamu Kunir” ini khusus aku tulis untuk Baltyrawati. Mungkin ada di antara teman-teman yang mengalami gangguan di perut saat haid, atau yang biasa kita sebut nyeri haid.

Kalau aku, terus terang hampir setiap haid hari pertama perut terasa tidak enak. Pernah periksa beberapa kali ke dokter, katanya sih itu gejala normal. Pernah dokter memberi resep pereda nyeri haid, tapi karena tidak terlalu suka mengkonsumsi obat maka aku memilih jamu.

Masalahnya adalah aku juga punya penyakit maag, jadi agak riskan kalau membeli Jamu Kunir dari penjual yang biasanya dicampuri dengan Asam Jawa. Akhirnya, aku biasa membuat jamu sendiri. Bahannya sederhana dan pembuatannya pun cukup praktis.

Sesuai namanya, bahan dasar Jamu Kunir adalah kunir atau kunyit. Kalau membuat jamu ini biasanya aku kira-kira saja seberapa banyak kunyit yang aku butuhkan. Jadi, tidak ada takaran khusus.

Selain kunyit, bahan yang lain adalah gula dan air hangat. Untuk gula biasanya aku memakai gula merah dan air hangatnya cukup segelas saja. Atau memakai air dingin juga bisa, nanti waktu diaduk tinggal tambahkan air hangatnya.

Setelah semua bahan siap. Maka hal yang pertama dilakukan adalah mencuci bersih kunyit. Kemudian haluskan kunyit. Kalau aku biasanya lebih memilih untuk memarutnya. Kalau tidak ingin tangannya berubah jadi kekuningan, silahkan gunakan sarung tangan plastik.

Sesudahnya campur parutan kunyit (kunyit yang sudah dihaluskan) dengan air hangat. Tentu saja airnya yang sudah matang ya, supaya bisa langsung diminum. Kemudian peras seperti memeras santan.

Sebenarnya jamu sudah siap diminum. Tapi, bagi sebagian orang sepertinya rasanya aneh, jadi aku sarankan lebih baik tambahkan gula. Bisa memakai gula pasir atau gula merah. Tambahkan gula, lalu aduk rata. Oh ya, kalau suka bisa juga dicampur dengan madu. Jika masih kurang hangat bisa tambahkan air panas. Kalau lebih suka dingin masukkan dulu ke dalam kulkas sebelum diminum.

Begitulah cara pembuatan Jamu Kunir yang aku pelajari dari ibuku. Semoga bermanfaat untuk Baltyrawati yang sering terkena gangguan nyeri haid.

 

30 Comments to "Jamu Kunir"

  1. Apa Obat Alami Penyakit Herpes  9 October, 2013 at 14:47

    wah emang cara alami lebih baik,.

  2. Daisy  17 June, 2011 at 08:29

    @Pak Bagong: hahaha iya
    Awalnya memang menulis ini untuk mengatasi nyeri perut saat haid saja pak
    lha, yang mengalami haid kan Mbak Wati, apa Mas (I)Wan juga ya?

    Gantian bapak yang tertawa donk Pak…

    Terima kasih…

  3. bagong julianto  17 June, 2011 at 08:27

    Mbak Daisy, numpang mbaca ya?
    Kirim salam sama kunirnya, kasihan dia, fungsi dan manfaatnya direduksi oleh siapa yaaa, untuk Baltirawati saja, padahal sehatnya Baltirawati juga dinikmati para Baltirawan……
    Ngguyu ya Mbak?!…….

  4. Daisy  16 June, 2011 at 18:48

    @Mas Ilhampst: waduh mendadak jadi mbok jamu, dikirim kemanakah?

  5. ilhampst  16 June, 2011 at 15:16

    Dibikinin aja dah, kuning tangannya kalo bikin sendiri hehehehe

  6. Daisy  16 June, 2011 at 14:44

    @Atite: resep apa lagi ya? Nanti aku minta ke dokter resepnya hihihi
    Makasih ya

  7. atite  16 June, 2011 at 11:11

    aih, Daisy… ayo bagi2 lg resep yg lainnya… yg bikin wanita lbh apa gitu, ha3x…
    makasih resepnya ya jeng Daisy… salam

  8. Daisy  16 June, 2011 at 08:57

    @Mbak Lani: menambahkan ah…

    Nyontek dari http://www.iptek.net.id/

    Penyakit Yang Dapat Diobati :
    Diabetes melitus, Tifus, Usus buntu, Disentri, Sakit keputihan; Haid tidak lancar, Perut mulas saat haid, Memperlancar ASI; Amandel, Berak lendir, Morbili, Cangkrang (Waterproken);

    KANDUNGAN KIMIA : Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat, yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin dan bisdesmetoksikurkumin dan zat- zat manfaat lainnya…

    ____________

    PS: pssssstt Mbak aku yo tidak tahu opo kuwi kurkumin, desmetoksikumin dan bisdesmetoksikurkumin hihihi

  9. Daisy  16 June, 2011 at 08:46

    @Pak Iwan n Mbak Kornelya: iya saya pernah baca juga artikel-artikel tentang peneliti Amerika yang meneliti kandungan kunyit, harusnya peneliti Indonesia ya…

  10. Daisy  16 June, 2011 at 08:41

    @Mbak Nia: ooo begitu ya? Masalahnya saya punya maag jadi agak menghindari asam-nya…
    Iya Mbak bikinnya gampang. Makasih buat komennya

    @Mbak Dedushka: lebih lengkap ramuanmu Mbak, penasaran sama yang dikasih jeruk nipis, kalau jahe kebetulan aku tidak suka jahe hehe

    @Mbak T. Moken: saya baru tahu khasiatnya untuk menghilangkan BB, terima kasih

    @Mbak Nunuk: orang Belanda saja suka, ya? wew…

    @Mbak Saw: bikin sendiri juga Mbak? Tahu gitu minta ke Mbak saja hehe

    @Mbak Linda: saya jarang beli di mbak jamu gendong, kalau tidak kepengen banget (hehe ada pengennya) karena di tempat saya, botol yang dipakai mbaknya botol bekas minuman air mineral bukan botol kaca, pernah nonton liputan di teve kalau botol bekas minuman air mineral kalau tidak salah seharusnya sekali pakai buang

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.