Lukisan Tangan

Green Borne

 

Pagi dalam pencarian, tersentak  sebuah tidur ayam

mata, menerima tanpa mampu untuk tenggelam

tubuh terasa enggan, menyibak selimut malam

hati tak tenang, bangkit dalam ingatan deram

Melukis jalan, tangan mengoles dengan kuas ingatan

garis-garis halus di harap menjadi panduan

terasa telapak embun di tangan

sunyi, pagi syahdu merdu di dendangkan

Lukisan, mata hati tubuh terpoles dengan sedu merdu lagu

keindahan alam. terlihat terpahat  keras diatas batu

semua terlihat, perlahan-lahan

Langkah tertanam

Ada jejak tak mungkin hilang

hidup bak sebuah lukisan dinding

di mana penghapusnya menghilang

akan menemani akrab, dan selalu menendang

 

-green borne-

hidup ini lukisan tangan

dinding bukanlah hiasan

 

Note Redaksi:

Selamat datang dan selamat bergabung Green Borne! Make yourself at home…

 

15 Comments to "Lukisan Tangan"

  1. Gebe  19 June, 2011 at 15:27

    Terima kasih, salam kenal semuanya
    maaf telat hadirnya, karena kelupaan kunci dimana letaknya
    jabat tangan erat
    salam

  2. atite  18 June, 2011 at 11:36

    wow, Green… sy jadi bs membayangkan lukisan hidup sy yg ruwet, mungkin alirannya abstrak, ha3x…
    puisinya berkesan… (walau maaf kl sy hrs menikmatinya terpisah dari lukisannya

    salam…

    @om D J : ciaaamiik abis lukisannya! ayo om bikin posting khusus buat lukisan2 tangannya…

  3. Djoko Paisan  18 June, 2011 at 00:42

    Bung Green…

    Ini juga hasil lukisan tangan Dj. satu dari beberapa ratus lukisan….

  4. nu2k  17 June, 2011 at 19:30

    Sudah dua kali baca, masih ngambang teruuusss… Nanti mau baca sekali lagi, biar bisa menyelami arti kalimatnya….Nék renang iso 40 X 25m, sudah pakai nyelam segala. Jelas bisanya…. Yang ini….. Masih perlu les dulu……..

    Fijn weekend , to all of you, Nu2k

  5. Odi Shalahuddin  17 June, 2011 at 18:14

    #Lukisan, mata hati tubuh terpoles dengan sedu merdu lagu#
    Aku suka kalimat ini Bung Gebe….

  6. IWAN SATYANEGARA KAMAH  17 June, 2011 at 15:57

    “Melukis jalan, tangan mengoles dengan kuas ingatan..”

    Saya berharap teman-teman tidak mengartikan sebagai petugas pengecat marka jalan.

    SELAMAT DATANG GREEN.

  7. J C  17 June, 2011 at 14:20

    Puisi yang apik (walaupun aku gak begitu paham puisi… )

  8. Sumonggo  17 June, 2011 at 13:12

    hidup bak sebuah lukisan dinding
    di mana penghapusnya menghilang

    Kalimat ini mengena sekali

  9. Lani  17 June, 2011 at 12:21

    MBAK NUK selamat udah borong no 1 hari ini hehehe……minta hadiah opo mbak?

    Salam kenal dan selamat gabung disini GREEN BORNE………ngomong2 apakah sodaranya Borne Identity……hehehe……OOT

  10. nu2k  17 June, 2011 at 10:57

    Masih sepi, nomor satu, bacanya nanti

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.