Refleksi Diri Bagi Kekasih Jiwa

Hilda Rumambi – Hammer City, Sulawesi

 

Note Redaksi:

Beberapa hari yang lalu Hilda mengalami kecelakaan. Sewaktu berboncengan dengan suami menuju ke tempat kerja, dari arah kiri tiba-tiba ada pengendara yang masih bocah SMP menabrak Hilda dan suaminya dengan keras. Si bocah SMP melarikan diri, suami Hilda tidak apa-apa. Hilda sendiri yang cukup parah, kaki patah seketika.

Mendapat kabar dari Sirpa, mas Iwan dan JC segera mencari kabar langsung dari Hilda dan mendapatkan berita lengkapnya. Hilda harus dioperasi. Dalam penantian operasinya, masih sempat menuliskan puisi ini, sungguh semangat yang luar biasa.

Hari ini rencananya Hilda akan dibawa ke Makassar dan menjalani operasinya di RS. Stella Maris. Doa dan simpati teriring dari kami semua di Baltyra.

Redaksi Baltyra.com dan segenap sahabat di Baltyra.

 

Kekasihku yang kekal,

 

ajarlah biji mataMu ini

untuk mengerti bahwa hari ini

akan menjadi hari yang sia-sia

jika aku tidak belajar sesuatu yang baru,

dan  jika aku tidak belajar sesuatu yang baru,

ku tidak akan lebih maju pada jalan

menuju perbaikan dan kesempurnaan kepadaMu.

 

Mampukan aku ya Kekasih hatiku,

untuk melakukan pekerjaanku lebih baik setiap harinya.

Tolong aku mampu menambah pengetahuan setiap hari.

Tolong aku untuk mencoba mengenal seseorang

lebih baik setiap hari.

Tolong aku belajar untuk lebih menguasai diri setiap hari.

 

Mampukan diri ini belajar untuk lebih mengendalikan

perasaan dan lidahku setiap hari.

Buatlah aku untuk semakin meninggalkan

tabiat-tabiatku yang tidak berkenan,

dan bertumbuh semakin menyerupai diriMu.

 

 

Biarlah, wahai Kekasih jiwaku,

pada akhirnya hari ini,

dan pada akhir setiap hari,

kiranya aku makin dekat dan mesra kepadaMu.

 

 

Makin cinta kepadaMu.

Makin memahami anugrahMu.

Makin mengasihi ciptaanMu…

Makin menjadi seperti yang diriMu inginkan

Dalam hidupku yang sementara ini.

 

Amin

 

20 Comments to "Refleksi Diri Bagi Kekasih Jiwa"

  1. Hilda Rumambi  5 July, 2011 at 14:50

    woow…terima kasih banyak sahabat2 dan saudara2ku di Baltyra utk komen2 yg menguatkan saya dan keluarga selama menjalani proses penyembuhan ini.
    Puji Tuhan operasi berjalan lancar hari Sabtu minggu lalu di RS. Awal Bros Makassar (gak jadi di RS Stella Maris), jadi baru 3 hari after the surgery….
    Masih terasa pedih, nyeri di kaki…tapi gak terlalu seperti hari pertama…saya dapet dokter ortopedi yang baik sekali namanya dr. Karya Triko, jg pelayanan di RS ini lumayan baik deh…saya percaya Tuhan memberikan yg terbaik utk saya, terutama pendamping setia yg selalu disampingku, suami saya hehehe….

    Masih panjang perjalanan menuju pemulihan sampai bener2 bisa seperti sedia kala, namun dalam setiap kejadian, saya percaya ada rencana Tuhan yg begitu besar utk saya pribadi dan keluarga, tdk terkecuali yg satu ini….betul2 once in a life time experience….praise the Lord..

    Sekali lagi makasih redaksi dan semua sahabat2 di Baltyra yg sangat memperhatikan keadaan kami selama ini. God be with you always…amen

  2. bagong julianto  4 July, 2011 at 06:57

    30 Juni – 04 Juli 2011,

    Semoga Hilda sekarang makin pulih dan dipulihkan….
    Tetap semangat!
    Tetap mencinta-mengasih-menyayangi siapapun umatNya dalam keterbatasan diri….

    Suwunnn…

  3. anoew  1 July, 2011 at 21:27

    Semoga operasinya berjalan lancar dan lekas sembuh ya, Hilda. Salam sayang.

  4. Handoko Widagdo  1 July, 2011 at 07:51

    Kidung yang indah. Doa kami sekeluarga menyertai operasi yang dialami Hilda.

  5. saw  1 July, 2011 at 07:37

    Semoga segera sembuh dan pulih seperti sediakala ya mbak Hilda, ,… Amiin.

    Beberapa waktu yll, … suatu sore seorang anak smp di lingkungan yg terkenal dengan sikap ugal2annya ketika mengendarai motor, menabrak seorang gadis kecil berusia 8 tahun yang sedang bermain di depan rumahnya. Awalnya tidak tampak ada cidera. Ternyata, setelah si gadis kecil pipis, keluar darah banyak sekali. Oww…., ginjalnya ternyata sobek oleh benturan stang sepeda motor. Akhirnya malam itu juga dilakukan operasi besar, Ketika operasi selesai, sebentuk bekas luka menyalib di perutnya.

    Hal yg tdk perlu terjadi jika anak2 tdk dibiarkan terlalu dini mengendarai kendaraan bermotor.

  6. probo  30 June, 2011 at 19:34

    lekas sembuh ya Hilda……..semoga bocah SMP itu sadar diri untuk menemui Hilda dan suami………..

  7. Djoko Paisan  30 June, 2011 at 19:22

    Hallo Hilda….
    Semoga cepat sembuh dan kekuatan yang hanya daripadaNya saja yang akan menyertai Hilda.
    Ingat akan Firman TUHAN….

    Siapakah aku ini TUHAN…..
    Jadi biji mataMu…
    Dengan apa kan kubalas TUHAN….
    Selain..Puji dan Sembah Kau…..

    Pujian Syukur hanya bagimu TUHAN….!!!

    Shalooom…!!!

  8. SU  30 June, 2011 at 14:04

    Turut simpati ya Hilda. Semoga operasinya lancar. Smg kekuatan dari Surga menyertai Hilda sekeluarga dan juga semoga semua kebutuhan tersedia.

  9. IWAN SATYANEGARA KAMAH  30 June, 2011 at 14:02

    Hilda sayang, sejak kenal kamu, saya merasa ada kedekatan “budaya”, karena selama ini saya jarang memiliki sahabat yang satu budaya, selain Bung Sirpa. Tetapi bukan itu semata saya berteman denganmu…. karena Hilda dimana saja di setiap komunitas selalu membawa sesuatu yang baik dan dibutuhkan semua orang: menyayangi Tuhan.

    Semoga lekas pulih. Kami selalu memperhatikan perkembangan kondisimu.

    Tetap semangat dan tegar.

  10. Lani  30 June, 2011 at 12:29

    AKI BUTO……..mmg aku msh suka nglinduuuuuuuur……….msh suka mimpi heheh……..dr sana bs menguatkan……..jd ya mohon dipersori HILDA……….klu aku pikun heheh……teriring doa semuanya berjalan lancar……dan percaya saja GOD IS ALWAYS GOOD…….cekeli sing kenceng!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.