SU – Bumi
Kami sekeluarga nih suka banget sama yang namanya dim sum. Bisa sebulan dua atau tiga kali pas akhir pekan kami makan dim sum.
Di Bandung jaman saya masih jauh lebih mudaan dari sekarang, kami bisa bela-belain pagi-pagi pergi ke Talaga Sari restoran untuk makan dim sumnya dan juga buburnya yang super enak. Suami saya yang biasanya tidak begitu menyukai bubur saja bisa tergila-gila sama buburnya Talaga Sari.
Kali ini saya mau cerita mengenai Superstar seafood restaurant yang menyajikan dim sum dengan lokasi di 83-97 Nathan Rd, Tsim Sha Tsui, Hong Kong (no telp nya 2628 0668).
Superstar seafood ini memenangi banyak sekali penghargaan dan di tembok-tembok restoran ini bisa dilihat begitu banyak foto-foto pesohor dan piagam-piagam penghargaan yang diraih. Mereka menyediakan juga bihun gulung goreng yang isinya foie grass. Sayang kami semua tidak berani makan foei grass. Hihihi……
Menuju ke restoran ini tidaklah seperti menuju restoran terkenal. Sebelum naik tangga Nampak akuarium-akuarium berisi live seafood. Anak-anak saya sih tiap lihat yang beginian langsung jingkrak ingin pegang-pegang. *smile.
Hari itu kami pesan bubur, sio may, chee cheong fun (rice roll isinya bisa udang, polos, babi panggang), aneka dim sum berbentuk binatang pesanan anak-anak (mereka suka sekali har gao goreng yang dibentuk burung hantu. Sampai minta agar kami pesan untuk dibawa pulang juga. Hehehe), har gao dan sio mai.
Menurut kami sih dim sum di sini biasa saja. Malah bubur nya rasanya tawar sekali. Tapi entahlah selera orang kan berbeda-beda ya.
Kalau saya disuruh datang ke sini sendiri, tidak sanggup lah. Memang pesan makanan tinggal isi di kertas berbahasa Inggris, tapi kalau mau minta yang tidak ada di menu, repot. Saya tidak bisa bahasa Kanton. *smile
Pages: « 9 8 7 6 5 4 3 [2] 1 »
Pages: « 9 8 7 6 5 4 3 [2] 1 »
July 3rd, 2011 at 17:17
De, tukar sama mie yamyien ya
O, iya rajin deh bikin hakau dan siomay sendiri.
July 3rd, 2011 at 17:15
Duh Imeii kena virus BSD juga ya…….
July 3rd, 2011 at 17:15
Hennie: Ya ampun ini sudah jauh2 di Beijing masih kena virus BSD-nya ngerantang. Bahaya nih……
July 3rd, 2011 at 17:14
Mas Sumonggo: Ngakak saya baca komennya Mas. Soalnya dulu pas di Indonesia itu suka dikasih ayam hidup kalau pas mau tahun baru Imlek dan hari raya Idul Fitri. Lihat bagaimana suatu hari ayam yg mau disembelih tersebut kabur dan yang mau sembelih dan bertugas memegangi ayam tersebut lari-lari kerepotan kejar-kejaran sama ayam. Hahaha……
July 3rd, 2011 at 17:12
JC: Dasar…….
Fotonya JC yg mana ya? Bingung nih. Hihihi
July 3rd, 2011 at 15:54
DAISY…….hahaha……wadoh…..ndak usah ditanggepi super duper serius……aku jg geli dewe kemekelen iki
July 3rd, 2011 at 15:50
Atau imajinasiku yang terlalu tinggi yak?
Nggak tau lagi deh hahaha
July 3rd, 2011 at 15:49
Maksudku yang kuning-kuning bermata dan bermulut itu lho Mbak….
July 3rd, 2011 at 15:32
DAISY……blaikkkkkkkkk…….la kok kuning2……..wakakak……….kampul2…….
July 3rd, 2011 at 15:31
Gak tega makan yang kuning-kuning lucu hehe