Celaka dan Selamat Bedanya Hanya Sejengkal dan Sedetik

Donald F. R. Sendow

 

Note Redaksi:

Selamat datang dan selamat bergabung Donald F. R. Sendow! Make yourself at home bareng istri tercinta Hilda Rumambi di Baltyra ini. Terima kasih sharing pengalaman tidak enak sekaligus artikel pertama ini. Ditunggu artikelnya yang lain. Doa dan simpati teriring dari kami semua.

 

Beberapa waktu yang lalu tepatnya di hari Jumat pertengahan Mei 2011, di pagi yang cerah dan udara yang sejuk, seperti biasa mengawali rutinitas hatian saya mengantar istri saya menuju tempat kerjanya. Berboncengan di sepeda motor sambil ngobrol dan dengan kecepatan tidak lebih dari 40 km/jam dan melewati lorong-lorong atau jalan jalan sepi
sungguh suatu suasana dan perjalanan yang menyenangkan.

Tetapi suasana itu tiba tiba berubah dan mengubah perjalanan kami secara drastis, pada sebuah perempatan jalan yang sepi dari arah kiri dengan kecepatan yang tinngi melaju sebuah sepeda motor yang sangking cepatnya tidak sempat saya lihat menabrak kami. Kejadian itu mungkin hanya terjadi sedetik dan kami pun terkapar di aspal, seorang anak SMP tiba-tiba dalam sedetik merubah alur perjalanan kami dan sejarah kehidupan kami pun bergeser.

Saya selamat tetapi istri saya celaka, hanya sedetik tetapi bedanya selangit, saya tidak mengalami luka apapun bahkan tergorespun tidak, tetapi istri saya langsung mengalami patah tulang kaki kiri di tiga bagian. Perbedaan selamat dan celaka hanya sedetik tapi dampaknyasungguh luar biasa.

Kaki saya dan istri mungkin jaraknya hanya sejengkal tetapi jarak yang sejengkal itupun membuat perbedaan yang besar saya selamat tetapi istri celaka. Sungguh sangat berat rasanya, hari yang indah tiba tiba berubah karena kelalaian orang lain, sedetik dan sejengkal saja sudah membuat perbedaan yang luar biasa antara selamat dan celaka.

Dampak nya luar biasa bagi kami yang sederhana ini, seminggu berada di RS daerah dan akhirnya dirujuk ke RS yang lebih besar semuanya membutuhkan persiapan yang tidak sedikit. Aku pernah mengalami patah kaki yang lebih parah lagi dan ternyata baru sekarang terasa hikmahnya, sekarang dalam kejadian dan keadaan seperti ini kami menyadari bahwa:

Aku yang pernah patah sebagai suami tau persis rasa sakit nya dan oleh karena itu membantu saya mengerti dan memahami istri saya yang baru dioperasi, kami juga menyadari saat saat seperti ini support dari teman-teman baik di dunia nyata maupun dunia maya menjadi pendorong semangat yang luar biasa, dan tentunya kami percaya apapun yang terjadi semua bisa dikendalikan oleh yang Kuasa.

Ingatlah bahwa antara celaka dan selamat terkadang hanya berjarak sejengkal dan berdurasi sedetik, selagi sempat tunjukkanlah selalu rasa cinta dan perhatiaan pada orang orang terkasih kita.

Salam kenal dari sebuah RS di sebuah kota di Sulawesi.

 

27 Comments to "Celaka dan Selamat Bedanya Hanya Sejengkal dan Sedetik"

  1. Donald F.R.Sendow  11 July, 2011 at 13:35

    tx god hilda udah mendingan

  2. Donald Revangga Putra  10 July, 2011 at 10:05

    Makasih bung……

  3. Ucok  10 July, 2011 at 01:39

    Kuatkan hatimu Bung Donald dlm menghadapi cobaan ini, Semoga istrinya cepat sembuh.

  4. Donald Revangga Putra  9 July, 2011 at 08:02

    kembang dan never makasih ya….

  5. kembangnanas  8 July, 2011 at 13:01

    smoga istrinya cepat sembuh ya pak.

  6. nevergiveupyo  8 July, 2011 at 10:38

    semoga lekas pulih ya bung donald istrinya…

    dimana-mana fenomena anak SMP ngebut itu marak (dimana2 di negeri indonesia ini tentunya)
    perlu-lah kita sosialisasikan pemahaman dan ilmu berlalulintas yang baik dan benar (secara mereka kan anak2 para pejabat atau orang2 yang berkemampuan finansial lebih)

  7. Donald F.R Sendow  7 July, 2011 at 12:58

    dewi,tmoken,djo,saw and non siby makasih ya….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.