Bercinta Dengan Bidadari

Ki Ageng Similikithi

 

Terpana saya mendengar ceritanya.  Eyang Hargana, seorang  dukun renta di kampung Serengan Solo.   Malam Anggoro kasih,  tahun 1967. Baru saja dia sembuh dari sakit, tak sadarkan diri beberapa hari. Sakit lever.   Dalam pengembaraan mimpinya, dia bermadu asmara  dengan seorang bidadari jelita. Dewi Supraba, yang konon tak pernah pakai beha atau celana dalam. Kenikmatan tiada tara. Namun dia ingin kembali ke mayapada. Demi tugas mulia membimbing para murid yang setia. Puluhan  murid terlolong mendengar kisahnya. Mas Tarno, yang  suka main perempuan, mendesah.  “Enak-enak karo widadari kok ndadak bali nang ngalam donya mikir murid gemblung ora nggenah”.

Tahun 1961, saya main sepak bola di alun alun Van de Paal, Ngampin.  Saya tendang bola dari tengah lapangan. Slamet, si penjaga gawang  melolong bingung. Tak mampu menangkap nya.  Suara gemuruh bergema memenuhi lapangan. Seorang wanita cantik gemulai putih bersih menggapai tanganku. Dengan lembut   menggamit ku ke luar lapangan. Bersamanya saya  melayang bersembunyi ke balik awan. Kenikmatan luar biasa.  Belum pernah rasa surge saya rasakan  sebelumnya. Ah ternyata hanya mimpi. Ejakulasi pertama kali dan mimpi bersama bidadari.

Impian dan imajinasi klasik para pria Jawa. Bercinta dengan bidadari. Sang Raja pun berpacaran dengan Nyai Loro Kidul.  Jumadi, teman saya di sekolah rakyat lebih realistis. Kalau bisa mimpi bercinta dengan Sisu, teman sekelas kami, akan berbahagia sekali.  Impian itu tak pernah datang. Terlalu realistis untuk sebuah mimpi. Kalau mimpi bercinta, mimpilah dengan bidadari surga. Jangan  mimpi bercinta dengan seorang tetangga.

Semua terasa  nyata.  Napas memburu  bersatu dalam cinta dan napsu. Tubuh  berhimpit  saling membelai.   Desah  tak menentu bersatu dalam nyanyian cinta. Badan dua manusia  bergerak seirama menari di atas ranjang.  Rasa nikmat merambat ke ujung kulit dan rambut. Angan-angan  tak sempat  melanglang . Hanya tertuju pada pasangan.  Permainan cinta yang indah dan nikmat tiada tara.

Ketika klimaks itu datang. Jeritan lemah  mengakhiri tarian bersama.  Rasa nikmat itu   mendekati, tetapi tak pernah menyamai ejakulasi pertama kali. Ketika mimpi  menari bersama bidadari.  Selalu ingin mencoba dan menikmati lagi.  Selalu berulang  walau tak seindah mimpi saat bersama bidadari.

Manila, 8 Juli 2011

 

28 Comments to "Bercinta Dengan Bidadari"

  1. Ki Ageng Similikithi  15 July, 2011 at 04:58

    Jaman sekarang mungkin tak lagi kenal apa itu bekas atau bukan. Yang penting tahu sama tahu, suka sama suka, cinte sama cinte. he he

  2. Handoko Widagdo  14 July, 2011 at 21:08

    Lho komenku kok ilang? Baik aku ulangi saja:

    Eyang kembali karena menyadari bahwa Dewi Supraba adalah bekasnya Raden Arjuna

  3. Ki Ageng  14 July, 2011 at 16:53

    Kalau mau ketemu bidadari ya mimpi saja yang indah indah. Mimpi jaman sekarang bisa disetel. Paling tidak lihat FB, banyak bidadari di sana. Cuma nggak boleh/bisa untuk teman mimpi. ttp mimpi sebnarnya tak perlu regulasi. Tak ada PERDA (peraturan daerah tentang mimpi. kecuali jaman Orba, ada orang sinthing mimpi jadi presiden kok dihukum 21 hari. Bidadari tak suka bom yang meledak keras. Sukanya katanya yang bisik bisik, tak sampai cekikikan

  4. Linda Cheang  14 July, 2011 at 14:41

    bidadarinya bikin ngeces, makanya para teroris yang kepingin ketemu bidadari dengan cara jahat, jadi hilang akalnya…

  5. Ki Ageng  14 July, 2011 at 10:28

    Terima kasih teman teman. Baru saja datang dri duty travel, tak bisa akses internet ok ternyata kompoter tak bisa sambung WIFI. Terima kasih atas kesempatan membaca tulisa sederhana ini. Mohon maaf tak sempat membalas satu per satu. Salam bersama bidadari

  6. Edy  13 July, 2011 at 17:46

    Bermimpi memang indah, apalagi dengn bidadari.
    Apa cerita bidadari ini ya yang dijejalkan kepada para teroris hingga mau mau nya mengiobankan diri.

  7. Lani  12 July, 2011 at 23:38

    AKI BUTO semriwing????? ngakak aku……emank artikel nya diboreh ama balsem cap macan????

  8. non sibi  12 July, 2011 at 23:28

    Hm… kemarin orgasme dan sekarang ejakulasi. Mantafs, lengkap.
    BTW Ki, pengalaman pertama itu yg paling wah, paling berkesan gitu?
    Se7 komen #3, JC, mengalir apik serasa me-layang2 di langit ketujuh.
    Cheers…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *