Exotic Halong Bay

Gisela

 

Sejak artikel pertama di muat di Baltyra, saya jadi semakin semangat untuk menulis. Terima kasih untuk moderator Baltyra yang telah menampilkan artikel-artikel saya, dan juga kepada semua pembaca yang telah menyempatkan untuk memberikan comment maupun yang silent reader.

Kali ini saya hanya ingin membagi pengalaman selama jalan jalan di Vietnam beberapa tahun yang lalu khususnya Hanoi dan Halong Bay yang exotic. Perjalanan kali ini saya ditemani oleh teman baik dan teman perjalanan yang menyenangkan.

Kebetulan kami mendapatkan tiket murah ke Hanoi, maka terbanglah kami ke Hanoi yang merupakan ibukota dan kota kedua terbesar di Vietnam setelah Ho Chi Minh. Suasana suram dan agak gelap begitu kami memasuki Noi Bai International Airport, segera terbayang di benak kami negara yang kaku seperti umumnya Negara sosialis, tapi ternyata bayangan saya berbeda jauh dengan kenyataan, petugas imigrasinya ramah, tanpa banyak tanya langsung stempel dan menyerahkan passport saya sambil memberikan senyum.

Keluar dari airport puluhan orang berkerumun mendekati kami sambil menawarkan jasa transport mereka, persis seperti di Jakarta ditambah lagi dengan kendala bahasa, untunglah saya selalu membawa kertas dan pen setiap kali ke luar negeri sehingga memudahkan kami bertransaksi.

Dengan menaiki mini bus kami menuju hotel yang berada di pusat kota, debu dan udara yang panas menyerbu jendela bus yang terbuka karena tidak ada AC. Satu persatu penumpang turun sampai akhirnya kami yang terakhir diturunkan tepat di depan hotel. Setelah check in masih tersisa beberapa jam sebelum gelap maka kami memutuskan untuk berkeliling sekitar hotel sambil mencari restaurant.

Baru saja keluar hotel, motor dan sepeda berseliweran dan sepertinya mereka tidak peduli dengan penyebrang jalan di perparah dengan jarang bahkan ada beberapa ruas jalan yang tidak ada lampu lalu lintas. Untung saya sudah terlatih selama tinggal di Jakarta jadi sudah terbiasa dengan pengemudi yang slebor hanya temanku yang selalu ketakutan, mengenggam erat lenganku setiap kali menyeberang jalan.

Satu lagi yang unik rata rata bentuk rumah, toko bahkan hotel di sini sempit panjang dan bertingkat.

Kami juga selalu berusaha mencari makanan khas mereka, terutama mencoba jajanan di pinggir jalan. Rata rata kaki lima mengunakan kursi dan meja pendek dari plastic (lebih keren di Jakarta deh).

Penjual Banh Cuon (Rice Floor Steamed Rolls).

Hari berikutnya kami ikut tour ke Halong Bay dan menginap satu malam di kapal.

Menurut legenda setempat yang diceritakan oleh tour leader kami, asal mula Halong Bay berasal dari keluarga naga yang diperintahkan oleh dewa untuk turun ke bumi dan melindungi Vietnam dari serangan musuh, karena keelokan airnya yang tenang dan jernih serta penduduknya yang hormat maka mereka memutuskan untuk menetap. Ibu naga berbaring dikenal dengan sebutan Halong serta tempat anaknya berbaring di kenal sebagai Bai Tu Long.

Karena keelokannya tidak heran kalau Halong Bay dilindungi oleh UNESCO sebagai salah satu warisan dunia.

Malam hari juga tidak kalah indahnya dengan siang hari, berbaring di atas dak kapal dengan memandang bintang di langit, dan pijar lampu dari kapal kapal dikejauhan, sangat romantis. Mereka menyajikan seafood untuk makan siang dan makan malam, serta menu ala Prancis untuk sarapan pagi. Kami juga sempat berhenti di salah satu pulau sambil menikmati indahnya gua “Dao Go Cave”, serta mengunjungi perkampungan manusia perahu sambil kayaking, sebelum kapal berbalik ke Hanoi.

Selamat menikmati

 

 

14 Comments to "Exotic Halong Bay"

  1. gisela  31 March, 2012 at 14:49

    Hi mbak Rae SP, sorry baru dijawab (sudah telat kali yah), tapi saya akan balas untuk peminat yg lainnya. Kalau tertarik ke Halong Bay, lebih dekat dari Hanoi, setiba di Hanoi cari saja travel agent (banyak bertebaran di situ) atau kalau tidak mau repot booking di hotel saja, harga bisa ditawar. Kalau hotel kebetulan saya booking dari internet, coba di google aja. Untuk yg low budget, bisa nekat datang langsung ke hotel, bisa ditawar loh. Dan banyak sekali hotel di pusat kota. Sewaktu di Hanoi, saya ada kenal sama orang Prancis, dia bisa dapatkan harga hotel lebih murah banyak daripada harga via internet. Selamat berlibur

  2. Rae Sita Pratiwi  2 August, 2011 at 12:24

    dear mbak/ibu Gisella.. terimakasih untuk posting mengenai hanoi dan halong bay..kebetulan keluarga kecil saya sdg merencanakan liburan ke vietnam. boleh minta info hotel selama tinggal disana dan alat transportasi apa yg digunakan,,apakah sulit? dan apabila membawa baby (umur setahun) sulit tidak di vietnam. terimakasij sebelumnya..

  3. Handoko Widagdo  14 July, 2011 at 20:49

    Gisela, saya juga pernah ke Halong Bay dan memang indah sekali. Apalagi seafood-nya di kapal wah luar biasa.

  4. J C  14 July, 2011 at 11:04

    Gisela, beberapa kali liburan keluarga rencana mau ke sini berubah terus…hehehe…setelah lihat artikel ini sepertinya kudu ditetapkan pilihan berikutnya untuk akhir tahun atau tahun depan ke Vietnam…apalagi AA asli murah tuh tiket…hehehe…

    Terima kasih foto-foto ciamik ini…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.