Mangan Ora Mangan Asal Adus

Fire – Yogyakarta

 

Bangun terlambat. Padahal mesti pagi-pagi sekali ke stasiun untuk berangkat dengan kereta api.

“Ayoo … kita harus segera mengejar kereta ….”
“Mandi dulu sebentar … ya?”
“Nggak sempat lagi ….. Cukup ganti baju saja ….”
“Jadi bener nih …nggak pake mandi ….?”
“Nggak usah …lah …. Ntar keburu ditinggal kereta. Toh, yang di kereta juga nggak bakal nanyain udah mandi apa belum ….”

Betul juga yah … Petugas kereta kan cuma ngurusin tiket saja. Namanya naik kereta api ya pake tiket, nggak pake mandi …. wakakakak …

Saya ingat ada rekan yang selalu tampil rapi dan wangi setiap kuliah pagi. Begitu suatu kali berkesempatan mampir ke kost-nya, baru tahu kalo ternyata suka juga telat bangun dan nggak sempat mandi pagi. Ternyata inilah “senjata rahasia” nya. Pokoknya sih asal semprot saja, semprot ini, semprot itu, semprot anu. Wah, tapi saya jadi curiga, jangan-jangan rekan saya tersebut, nggak pernah dihinggapi lalat dan nyamuk, karena selain semprotan deodoran, minyak wangi, dst …. juga menyemprotkan ke badannya, semprotan obat nyamuk …. wakakakak … Pantesan lalat dan nyamuk ogah nempel …hihihi …… Jangan lupa rapikan rambut secukupnya supaya jangan seperti rambutnya Gogon kalo habis kesetrum listrik tegangan tinggi ….

Tapi ada yang lucu juga sih gara-gara terlalu percaya diri bermodal rajin semprot doang. Sudah nampak necis dan wangi, tapi masih ada satu “barang bukti” yang terlupa disingkirkan dari “TKP”, …. lho itu kok matanya masih lodoken …. Wah benar-benar momen yang mengharukan …. wakakakak …. Begitulah gara-gara mandinya di-rapel.

Prioritas tiap orang bisa berbeda. Misalkan waktunya mepet, sementara mesti milih mandi atau makan. Ada yang lebih suka mandi dulu meski beresiko nggak makan. Mungkin dia menganut aliran seperti di lagu anak-anak yang paling legendaris ini, “Bangun tidur ku terus mandi”. Iya … kan…. kecuali lirik lagunya akan diganti menjadi, “Bangun tidur ku terus makan”, wakakakak ….. Bisa juga menurut pikirannya, nanti makan bisa sambil disambi di jalan saat menumpang kendaraan, tapi kalo mandi kan nggak bisa disambi di jalan.

Ada juga yang milih makan saja, daripada mandi nggak sempat makan ntar nanti malah masuk angin kan berabe. Bisa disebut aliran yang kedua ini penganut mazhab “Inner Beauty”, wakakakak …. pokoknya yang penting isi perut dulu peduli amat dengan penampilan ……hihihi … Lho iya to… daripada tampang keren-keren tapi perut keroncongan ….. hihihi …

Nah, bagi yang ahli multitasking, mungkin bisa mencoba pilihan mandi sambil makan. Jadi sambil gosok-gosok ketiak, sambil mengunyah juga, praktis kan …
Tapi untuk yang terbiasa mandi pagi sambil nyanyi-nyanyi, ya agak repot. Padahal kadang mandi pagi sambil menyanyi itu bisa mengurangi rasa dinginnya air, jadi lebih semangat mandinya. Seandainya rekaman musik bisa dilakukan di kamar mandi, siapa tahu banyak saudara atau teman kita yang punya bakat terpendam, bisa ngetop kayak Justin Bieber.

Baiklah teman-teman, mana yang panjenengan pilih, “Mangan ora mangan asal adus”, atau “Adus ora adus asal mangan”? Apa lagu favorit panjenengan ketika sedang mandi pagi?

Mandi pagi tidak biasa
Mandi siang tidak biasa
Mandi sore tidak biasa
Tidak mandi sudah biasa …

 

Ilustrasi: mediaindonesia.com, gallery.beritajatim.com

 

About Fire

Profile picture'nya menunjukkan kemisteriusannya sekaligus keseimbangannya dalam kehidupan. Misterius karena sejak dulu kala, tak ada seorang pun yang pernah bertatap muka (bisa-bisa bengep) ataupun berkomunikasi. Dengan tingkat kreativitas dan kekoplakannya yang tidak baen-baen dan tiada tara menggebrak dunia via BALTYRA dengan artikel-artikelnya yang sangat khas, tak ada duanya dan tidak bakalan ada penirunya.

Arsip Artikel

25 Comments to "Mangan Ora Mangan Asal Adus"

  1. EA.Inakawa  31 July, 2011 at 00:55

    Fire …. ogah ach kalau mandi sambil makan,yang penting cepat tidur malam,cepat bangun pagi……gt lho. salam hadir kembali.

  2. Fire  30 July, 2011 at 10:40

    bulik lani ……. kucingku ojo didusi nganggo diguyur kopi …………

  3. Fire  30 July, 2011 at 10:39

    limangatus nggo tuku jangan
    gemang adus nek durung mangan

  4. Fire  30 July, 2011 at 10:36

    tuku sugus neng pinggir dalan
    durung adus wis golek pangan

  5. Handoko Widagdo  30 July, 2011 at 08:39

    Wdhus ning lapangan
    ora adus tetep mangan…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.