[Orang-orang Terlupakan Dalam Proklamasi] Amir al Husseini

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

Pahlawan Indonesia ‘Pro Nazi’

TIDAK banyak yang tahu sosoknya. Mungkin lebih tepat namanya sudah dilupakan oleh orang Indonesia. Dia adalah mercusuar di Timur Tengah yang melobbi banyak negara Arab untuk segera mengakui kemerdekaan Indonesia, sebagai sebuah negara baru yang berhak hidup. Dia adalah Musfti Besar Jerusalem, Amir al Husseini. Di dunia Arab namanya bak parfum. Di Indonesia dipuja dan dilupakan dan bagi Nazi Jerman, dia diberi tempat khusus.

 

79 Comments to "[Orang-orang Terlupakan Dalam Proklamasi] Amir al Husseini"

  1. IWAN SATYANEGARA KAMAH  13 March, 2012 at 06:03

    Benar mBak Kornelya, mereka sudah merasa nyaman dengan keadaan yang mereka rasakan. Mungkin juga mereka membantu secara finansial, karena tidak tahu hal itu terjadi. Namun dalam aks dan tindakan, saya tidak melihat motif untuk bergerak dan membantu secara fisik. Entahlah, kita juga banyak masalah dengan kemanusiaan di sini.

    Salam.

  2. Kornelya  12 March, 2012 at 22:29

    Pa Iwan, hebat benar file sejarahnya. Orang-orang kaya di Timteng tidak membantu Palestina, bukan karena tidak simpatik, tetapi org-orang kaya didunia ini lebih cenderung bersekutu dengan yang kaya, mengeliminasi nasionalisme, karena hidup mereka tidak tergantung pada suatu negara, mereka punya tempat tinggal dimana-mana diseluruh penjuru dunia. Orang kaya Palestina exodus ke Jordan dsk. Salam.

  3. IWAN SATYANEGARA KAMAH  8 November, 2011 at 13:10

    Akhirnya…justru Buya Hamka yang diangkat sebagai Pahlawan Nasional pada Hari Pahlawan 2011.

  4. EA.Inakawa  19 August, 2011 at 17:41

    Pak Iwan : Saya baru baca hari ini di Kompas tentang Ilyas Karim,salah seorang Pengibar Bendera Merah Putih 17 Agust 1945 yang masih tersisa,pensiun sebagai Let Kol TNI tapi tinggal dipinggir rel KA. Ironis yaaa……. Beliau salah satu yang terlupakan. salam hormat

  5. Mawar09  17 August, 2011 at 11:03

    ISK: 2 jempol deh untuk tulisannya. Terima kasih ya…….. jadi tambah pengetahuanku tentang seputar Proklamasi. Salam !

  6. SU  16 August, 2011 at 14:59

    Hahaha……ya sudah met bobo lagi…..Jangan mimpiin saya atau mas Iwan ya

  7. Dewi Aichi  16 August, 2011 at 14:36

    Silvia…..ha ha….udah dong, abis makan saur nih, aku mau tidur lagi ahh…sejam bisa nih…masih sepet nih mata,

    Kan seperti Pak Inakawa yang sedang bulan madu sama Patricia, main cium, padahal blom sikat gigi wkwkwkw….

  8. SU  16 August, 2011 at 14:28

    Dew, sudah sikat gigi belum main sruput minuman saya saja (Muka bengis on ) Soalnya itu kotoran di ujung 2 mata masih pada nempel

  9. Dewi Aichi  16 August, 2011 at 14:27

    Lani, halahhhhhh….aku 96 aja, kan gitu ya Pak Iwan?

    Au akan menemani Silvia, menunggu jawaban Pak Iwan….atas pertanyaan Pak Osa, (sruput dikit minumannya Silvia), minta dikit ya Sil..

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.