Malam 16 Agustus

Dwi Klik Santosa

 

Sukarni, BM Diah, Sayuti Melik pada malam itu. Terbayang dalam imaji. Memati kantuk, melupa lelah. Menanar matanya memijar. “Harus ada cahya terang besok hari.”

Merdeka!

Malam ini kantuk ingin kumatikan untuk mengenang kalian, para pemuda indah. Menyayang kalian dalam ingatan adalah keniscayaan bakti terhadap pengetahuan. Basis akhlak yang kelak ingin kucitakan sebagai ilmu. Kemerdekaan! Ya, inilah hak setiap makhluk yang paling dasar. Garda depan harapan. Tali jiwa, guna merayakan amal dan gerak hidup menuju citra yang cerlang dan menara.

Merdeka!

Ingin kuhayati makna itu dari caraku diam dan melarikan ingatan; kepada kemisteriusan setiap malam. Ke dalam pemahaman kekinian. Rahim keseharian yang manyun dan cemas . Karena kenyataan lebih menjilmakan hantu-hantu yang munafik dan sesat bernama gombalisme globalisasi. Gentayangan ia, laksana candu.

Ah, kemerdekaan. Betapa lebih sering menjadikan anak-anak bangsa kucal. Suka terbang bagai laron-laron … dalam jalang mata, bergerak menuju jejak-jejak kalang. Kabut yang kelabu. Yang menggantang. Mengambang. Membentur dan menumbuk ranah-ranah antah. Betapa pemuda-pemudi Indonesia yang cantik-cantik, nggantheng-nggantheng, nguniversitas .. tapi liar dan mabuk dalam kedangkalan dan gemar keluyuran ke ranah maya. Ke ruang-ruang samar. Ke haribaan semu fatamorgana yang naïf. Gelak dan bahak itu … bagai dahak-dahak, tawa ngakak para gagak yang kelam dan kalah.

Merdeka!

Menjelang hari menujumu

Cinta akan makna

mengalir dan bermuara kemana?

Jika mata batin

lelap dan lindap oleh kamuflase

apakah cita-cita masih bernama?

 

Pondokaren

16 Agustus 2011

: 00.oo

 

12 Comments to "Malam 16 Agustus"

  1. J C  17 August, 2011 at 21:26

    MERDEKA…Selamat ulangtahun ke 66 Indonesiaku…

  2. Itsmi  17 August, 2011 at 17:11

    Dewi, otak siapa yang mengisi…. sedangkan saya bicara mengenai kemerdekaan… sebagai wanita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.