Sambal Goreng Tempe

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO BALTYRAER…..!!!

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. Semoga anda semua ada sehat dan bahkan tidak kurang satu apapun. Ini Dj. mau pamer masakan Dj. Ceritanya, Dj. mau kasi kejutan, agar kalau Susi pulang istirahat makan siang, sudah ada makanan di atas meja makan.

Nah ya….lama tidak bikin kering tempe, Kering tempe…??? Ya.. ya…. yu Lani sebut oseng-oseng tempe, walau dari mana Dj. berasal (Semarang atas/ Candi Lama), kami menyebutnya kering tempe, walau tidak kering sekali sih….

Dimas Josh Chen sudah bilang, kalau Dj. bikin oseng-oseng tempe, pasti yu Lani akan ngakak….. hahahahaha….!!!

Okay, agar tidak berdiskusi, Dj. sebut saja, SAMBAL GORENG TEMPE…!!! Okay….??? Karena sambalnya digoreng dulu, baru dimasukan tempenya dan juga yang lainnya. Nah ini dia, masak sambil ambil photo sendiri, agak repot juga, olehnya kalau hasil jepretan ini jadinya tidak begitu bagus, tidak apa-apa kan. Yang jelas sambal goreng tempenya, enak sekali….!!! (kata Susi).

Ini dia (Here We Go….!!!)

Untuk sambal goreng tempe, jelas perlu tempe dan teman-temannya ya….Tentu…..jangan kuatir, tempenya juga harus dipotong-potong dulu….

Setelah dipotong-potong, tempenya direndam di air yang dibubuhi garam dan ketumbar.

Kemudian tempenya digoreng…

Ini yang namanya penyiksaan, setelah digoreng diminyak panas, masih harus dipotong-potong….

Bawang putihnya , jangan dipotong tipis-tipis, tapi cukup di tumbuk saja, sama seperti kalau bikin nasi goreng.

Setelah bumbunya siap, maka Dj. mulai dengan menggoreng (menggongso) bawang Bombay (maaf tidak dapat bawang merah). Dj. goreng bumbunya tidak dengan minyak, tapi dengan margarine, agar lebih gurih.

Sereh, daun jeruk dan pete…???

Tomat jangan lupa, agar kelihatan tidak pucat…..Ya jelas harus dipotong-potong juga tho Neverg….masa empat buah tomat, dimasukan begitu saja….Hahahahahahaha…!!!

Panci atau wajan ditutup sebentar saja, agar bawang dan tomat layu…

Nah….kelihatan sudah lebih cantik kan…??? Hhhhhhmmmmm….sudah harum….!!! Peony yang jago masak, pasti senyum sendiri, sudah tercium harumnya kan Peony…???

Sambal…??? Jelas…namanya juga sambal goreng tempe, ya harus pakai sambel ya Yu….???

Kemudian diaduk-aduk agar jangan gosong….Lho mbak Elnino, kok tertawa….. benar kan ya Yu, harus diaduk kan…??? Atau diubeg-ubeg…??? Hahahahaha…!!!

Nah sekarang, setelah beres, maka tempe goreng yang sudah dipotong-potong, boleh dimasukan ke wajan.

Aduk lagi….Sehingga bumbunya merata…

Bila perlu bubuhi kecap manis, ini yang selalu Dj. kerjakan agar lebih menarik…Nah….warnanya juga sudah sedikit gelap. Tapi kalau terlalu kering, bubuhi sedikit margarine lagi, agar lebih ada saisnya dikit. Yang jelas, lebih nikmat…..hhhhhhmmmm…..!!!!

Nah….selesai sudah sambal goreng tempe, atau kering tempe atau oseng-oseng tempe….Terserah anda mau menamai apa saja boleh….hahahahahaha….!!!

Biasanya Dj. masak sambal goreng tempe ini juga dengan membubuhi cabe rawit. Maaf, berhubung tidak dapat cabe rawit, ya tidak bisa mengikut sertakannya. Sebenarnya , cabe rawit (untuk kami) hanya sebagai hiasan saja, karena akan kelihatan lebih indah. Tapi dengan sambal uleg, juga sudah cukup pedas.

Okay, sobat… saderek… sedulur… semua di BalkTyRa, semoga sambal goreng tempe ini bisa untuk buka puasa…..

Dimakan dengan sup sayur yang panas…hhhhhmmmmm…. pasti nendang deh….!!!

Wadooooh….lupa matiin kompor….!!! Dapur Dj., yang unyil, gelap dengan uap…..hahahahahahahaha….!!! Tidak jadi soal, asal anda semua puas, maka Dj. juga senang….

Terimakasih untuk kesabaran anda semuanya , terutama pengasuh BalTyRa yang setia menayangkan oret-oretan Dj. Maaf bila oret-oretan Dj. kali ini tidak berkenan dihati anda… Semoga Berkat dan Kasih TUHAN, menyertai anda semau, sampai Maranatha, TUHAN DATANG….!!!

Ini saat kami makan malam, masih pakai sambal goreng tempe, tahutelur dan sop sayyuran, hanya untuk kami berdua.

Untuk anda semua yang berpuasa, ini Dj. sediakan satu mangkok kolak waluh “Hokaido” dan kolang-kaling. Ini waluh cukup mengherankan, karena warnanya lebih sangat orange, mirip wortel.

Sedangkan waluh biasanya kan orange sedikit pucat dan rasa waluh ini masih seperti walu biasa, tapi di lidah lunak seperti kentang.

Okay…. SELAMAT BERBUKA PUASA….!!!

 

Salam manis dari Mainz…

Dj. 813

MB.

Hallo SU…..!!!
Yaaaaaaa…..
Tidak suka tempe ya….???
Okay, lain kali Dj. bikin yang lain…
Mas Iwan juga tidak suka tempe, dia bilang…
Tempe adalah makanan orang Jawa Koeeeeeeek….!!!
Hahahahahahahahaha….!!!

 

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

232 Comments to "Sambal Goreng Tempe"

  1. Dj.  15 September, 2011 at 13:04

    Hallo Juwita…..
    Selamat Pagi dari Mainz….
    Terimakasih sudah mandengi kering tempe yang Dj. hidangkan….
    Selamat Makan, kalau lapar ya….
    Salam manis dari Mainz…

  2. Juwita  15 September, 2011 at 05:03

    Tak pandengi foto2nya… Bikin laperr…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *