Seratus Tahun Republik Indonesia

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

Apakah Indonesia akan abadi? Kekal tak hanyut dilenyap masa? Tidak ada yang bisa menjawab pasti. Tetapi hampir semua orang ingin negeri makmur dan abadi. Sebuah keinginan wajar dari penghuni sebuah rumah besar bernama yang Indonesia.  Hari-hari genting kelahiran Indonesia kebetulan bersamaan dengan jatuhnya bulan Ramadhan. Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945  bertepatan dengan 9 Ramadhan 1364 Hijriyah.

 

 

25 Comments to "Seratus Tahun Republik Indonesia"

  1. IWAN SATYANEGARA KAMAH  18 August, 2015 at 20:57

    Kamsiah, Angela… Gimana kabare?

  2. Angela Januarti  18 August, 2015 at 20:52

    Tulisan ini meski ditulis tahun 2011 tetap bisa dinikmati hingga sekarang. Salut sama pak Iwan

  3. IWAN SATYANEGARA KAMAH  6 September, 2011 at 17:13

    Halo mBakyuku.. Lha, gampang kok ngitung soal kalender. Semua sudah jelas. Malah yang susah ngitung masa subur. Kadang gak bener… Hahahahaha…

    Soal siapa diantara kita bisa menyaksikan 100 tahun Indonesia. Saya sih berharap bisa, terserah tanggal 18 Agustus 2045 langsung mati…..

    Salam hangat dan terima kasih atas apresiasinya.

  4. IWAN SATYANEGARA KAMAH  6 September, 2011 at 16:01

    Mas Pam, nggak salah tuh dugaannya? Bukannnya sering kekeringan daripada kebanjiran….

  5. IWAN SATYANEGARA KAMAH  6 September, 2011 at 09:56

    Mas Han, yang hidup dan bisa hidup sampai seribu tahun, hanya binatang jalang….

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.