Idul Fitri Bersama Pangeran Diponegoro

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

LEBARAN atau Idul Fitri selalu dirayakan dengan penuh warna dari masa ke masa. Kadang pahit, sangat pahit, sengsara, prihatin dan juga suka riang. Pada lebaran tahun 1830, menjadi lebaran yang sangat dikenang dalam sejarah negeri ini. Seorang pangeran Yogyakarta yang gemas dengan pola tingkah kaum kolonial memberontak pada 1825 mempertahankan hak-haknya. Sikapnya yang heroik itu berakhir saat dia dikhianati dan ditangkap saat berunding dengan pihak kolonial pada suasana Lebaran tahun 1830.

Sang pangeran itu, Pangeran Diponegoro, akhirnya ditangkap dan dibuang jauh dan wafat dalam pengasingan. Idul Fitri tidak selalu merayakan sebuah kemenangan. Dalam kemenangan pasti ada yang dikalahkan.

 

 

30 Comments to "Idul Fitri Bersama Pangeran Diponegoro"

  1. SU  6 September, 2011 at 08:47

    Tidak tahu kenapa waktu SD dan SMP suka sekali sama Pangeran Diponegoro. Mengendarai kuda, pakai sorban putih…..pemberani lagi.

  2. Sirpa  6 September, 2011 at 05:17

    ISK : kabarnya banyak keturunan pengikut P.Diponegoro yg kawin mawin dgn penduduk lokal di Gorontalo/ Minahasa ( Jaton – Jawa Tondano ) —– apakah Arifin Diponegoro ( LPI) juga termasuk cicit sang Pangeran ? Sapa tau ya Wan ….

  3. Lani  5 September, 2011 at 22:13

    DA : jok bengok2 pangerannya lagi ngatur sembah sungkem dgn para sedereknya…….

  4. Dewi Aichi  5 September, 2011 at 20:46

    Lani, maunya pas Idul fitri kok he he….kalau kopdaran kan kapan saja waktunya.

    Ini si pangeran kemana sih? Nyari selir kali ya?

  5. Lani  5 September, 2011 at 00:42

    DA itu namanya kopdar…..dgn pangeran kita disini……prof Sejarah dan prof. Pakem ketemuan wis

  6. Dewi Aichi  4 September, 2011 at 23:24

    Kalau cita-cita saya, ingin Idul Fitri bersama Pangeran Iwan Satyanegara Kamah..!

  7. NUchan  4 September, 2011 at 13:37

    Hmmm tulisan ini nyaris sempurna dinikmati….tapi sayang seribu sayang selera baca saya langsung terjun bebas..Karena dari tata letak dan warna saja sudah jelas bung Iwan ini pengikut partai kuning dan partai biru…menyedihkan….

  8. Alvina VB  4 September, 2011 at 11:18

    Bung Iwan,
    Trima kasih buat artikelnya.
    Selamat lebaran dan liburan dgn kel. ya…..

  9. Lani  4 September, 2011 at 10:02

    ISK : hah? dikau anak UNDIP???? la dalah ditunggu crita Lebarannya……..dan anak UNDIP

  10. IWAN SATYANEGARA KAMAH  4 September, 2011 at 09:10

    Terima kasih semuanya untuk teman2. Belum sempat hai-hai sejak seminggu karena urusan domestik. Biasaaa… lagi lebaran di Ponorogo, karena saya anak Undip. Universitas Di Ponorogo. Nanti ya..

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *