Aquarium (1)

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO BALTYRAER……

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. Dj. harap, anda semua dalam keadaan sehat dan bahkan selalu di bawah naungan Kasih dan Berkat TUHAN…

Satu hari, Dj. berkata kepada si ragil (Daniel)…Kalau papa beli Aquqrium baru, apa kamu punya waktu untuk memasang dan mengerjakan bersama papa…??? Dia menjawab dengan semangat…”JA”…!!!

Nah siapa sih yang tidak kenal aquarium…??? Apalagi sobat yang di Indonesia, pasti pernah memiliki atau setidaknya pernah ingin memiliki aquarium, bukan…??? Untuk yang tinggal di negara dengan empat musim, jelas tidak semudah seperti anda yang tinggal di Indonesia. Karena untuk memelihara ikan hias di aquarium, banyak prosedur yang harus diikuti…

Selain filter untuk pembersih air, juga lampu untuk tanaman dan yang sangat penting adalah heater, agar suhu air sesuai dengan asal ikan yang ingin dipelihara di aquarium anda….Bisa jadi ikan asal Amazona, asal Asia atau Afrika….

Memelihara ikan di aquarium bisa membuat kita sedikit lebih tenang dan hal ini sudah Dj. alami sejak kecil. Bahkan puncaknya, sekitar 30 tahun yang lalu dimana Dj. berhasil menternakkan ikan discus, walau campuran warna coklat dan biru saja.

Jangankan untuk menternakkan, hanya untuk memelihara saja ikan dicus, saat itu sudah sangat sulit. Karena permintaan air dengan pH yang tertentu, kelembutan air yang harus dipenuhi, juga suhu air tidak boleh di bawah 28°C… Belum kalau penyakitnya datang…. bisa pusing 7 keliling….hahahahahaha….!!!!

Tapi sekarang, karena kepandaian manusia, maka ikan discus bisa diternakkan di air biasa….Ini ikan discus yang pertama kali Dj. ternakkan.

Juga ikan Skaral atau Manfish, pernah Dj. ternakkan…

Nah pernah Dj. juga bercerita tentang “Hobby dari Mainz” tentang memelihara ikan di aquarium yang tua.

Okay…kita kembali ke Aquarium yang baru kami beli, tidak besar, hanya 240 Liter saja. Puji TUHAN…!!! Daniel penuh semangat, Dj. bisa lihat, bahwa dia memang mau mengerjakan dan dengan demikian dia juga dia bisa memiliki pengalaman, bila satu saat ingin memelihara ikan di aquarium….

Daniel saat memeriksa element papan untuk lemari penyangga aquarium.

Setelah aquarium berdiri pada tempatnya dan kerikil kecil serta pasir yang sudah dibersihkan dan dituang ke dalam aquarium, maka perlahan, airpun dituangkan ke dalamnya. Terlihat, bahwa air tokh masih sedikit butek (kotor) walau pasirnya sudah dicuci….

Setelah air penuh, maka selesailah tugas kami dan harus menunggu 2-3 minggu, sehingga air menjadi hidup. Air yang dari keran, kami bilang air mati, karena belum ada bakterinya (belum ada kehidupan di dalamnya).

Setelah air ada penghuninya, yaitu bakteri yang baik, maka tanaman boleh dibeli dan dimasukan ke dalam aquarium. Namun sebelum ditanam, agar tanaman tersebut bisa menyesuaikan dengan keadaan lingkungannya. (silahkan lihat di bawah, bagaimana membersihkan tanaman, sebelum dimasukan ke dalam aquarium)

Photo di bawah ini bisa dilihat, bahwa tanaman masih ada dalam potnya, atau di atas batu dimana dia hidup.

Setelah beberapa hari, maka mulailah tanaman bisa ditanam, dengan sedikit memotong akarnya agar tanaman mulai berusaha mengeluarkan akar yang baru.

Ingat, hal ini hanya untuk sekali saja. Yang Dj. maksudkan, jangan memindah-mindah tanaman. Mungkin karena anda mulai bosan atau anda pikir, kurang bagus untuk dilihat. Ingat ini barang hidup dan bukan barang mati seperti lemari atau kursi yang mana kalau anda bosan, maka bisa anda pindah semau anda…. (tidak perlu memanggil Landscape, Dj. yakin anda bisa sendiri)

Jadi sebelumnya, anda harus memikirkan dimana tanaman-tanaman tersebut akan ditanam. Lebih baik, tanaman yang akan tumbuh tinggi, ditempatkan di belakang dan tanaman yang tumbuh rendah, ditempatkan di depan. Ingat, tanaman anda akan tumbuh dan berkembang biak, jadi jangan terlalu sempit.

Jangan kaget, kalau banyak tanaman yang melepaskan daunnya, karena perbedaan air di tempat yang lama, dengan air dimana dia sekarang hidup. Tapi tanaman yang kuat, maka dia akan keluarkan akar yang baru dan akan mulai tumbuh dedaunan yang baru pula…

1. Ada tanaman di dalam aquarium yang cepat tumbuh dan ada yang lambat, tidak menjadi soal. Dan ingat, dalam aquarium, adalah kehidupan tersendiri, bukan kehidupan anda.

Jadi JANGAN merubah-ubah dekorasi, hanya akan membuat penghuni aquarium menjadi stress. Kalau anda sudah menanamnya, sebisa mungkin sampai selamanya, kecuali kalau mati juga, ya secepat mungkin diganti yang baru.

Atau kalau pertumbuhan tanaman terlalu cepat, sehingga perlu dipotongi, gunakan gunting, lebih cepat. Tanaman yang sudah lama di dalam aquarium anda dan tanaman yang baru anda beli.

Jangan sekali-kali memasukan tanaman baru, begitu saja ke dalam aquarium anda yang sudah ada penghuninya.

Tanaman yang baru anda beli, sebaiknya ditaruh di dalam quarantina (disendirikan), sehingga bila dia membawa penyakit, akan total bahaya untuk penghuni aquarium anda, sehingga bisa jadi tanaman anda akan rusak dan mati. Ya…bahkan akan menganggu kehidupan ikan didalam aquarium anda.

Bila anda ada waktu, silahkan beli ke apotheke, untuk membeli Kalium permanganat, (KMnO4) (bubuk berwarna ungu). Silahkan mengaduknya dengan air (jangan lupa memakai karet sarung tangan, agar tangan anda tidak turut berwarna. Setengah sendok teh boleh dicampur dengan 2 liter air hangat.

Rendam tanaman yang baru anda beli, selama 1 hari dan kemudian dicuci dengan air, hingga seluruh kalium permanganat tidak ada lagi pada tanaman anda. (dibilas dangan air sebanyak mungkin).

Kalium permanganat cair yang sisa, bisa anda kembalikan ke Apotheke kembali agar dimusnahkan, jangan dibuang di sembarang tempat, ingat lingkungan anda.

 

2. Mengenai ikan yang anda baru beli, sebaiknya anda sudah memiliki rencana, ikan apa yang ingin anda pelihara. Jangan hari ini membali 10 ekor ikan “X” lain waktu membeli 20 ekor ikan “Y”. Bila mungkin membelinya sekali gus (dalam waktu yang sama) dan untuk selamanya, agar tidak banyak pekerjaan. Kacuali ikan anda sudah berumur 4-6 tahun, bisa jadi mati tua, bisa dimaklumkan dan silahkan beli yang baru.

Tapi ingat, setiap ikan yang ingin anda masukan di dalam aquarium anda, anda harus minta ke penjual agar diberi makan terlebih dulu. Anda bisa lihat, ikan sehat akan makan dengan lahap. Silahkan lihat juga, apa di dalam aquarium dimana ikan yang anda akan beli, tidak ada ikan yang mati…???

Bila ada, maka silahkan cari toko ikan yang lain, dari pada membawa penyakit ke dalam aquarium anda dan akan membikin anda banyak kerjaan dan pusing….

Bila ikan yang anda ingin membelinya sudah memenuhi syarat, maka jangan terlalu lama dalam perjalanan, bila mungkin segera pulang ke rumah dan jangan jalan-jalan ke Mal lebih dulu, kasihan ikannya di ruang yang sempit, akan stress juga, bila terlalu lama. Ya….bahkan bisa mati di dalam perjalanan…..sayang kan..???

Bila ikan yang anda beli sudah sampai di rumah, jangan terburu-buru dimasukan ke dalam aquarium, tapi silahkan ikan beserta seluruh airnya ke dalam ember yang tentu sudah bersih.

Melalui selang, anda bisa menyedot air dari dalam aquarium ke ember yang ada ikannya, perlahan, sehingga air dari toko dan air dari dalam aquarium anda bercampur menjadi satu, sekali lagi…PERLAHAN….!!!

Agar ikan yang anda beli tidak shock, sama seperti bila anda keluar dari dalam pesawat dari Eropa ke Asia. Begitu anda keluar, seperti ditampar udara panas dan lembab yang ada di luar pesawat.

Biarkan ikan-ikan tersebut menyesuaikan diri dengan air yang sudah membaur dengan air dari toko. Kurangi air di dalam ember dan ditambah dengan air dari dalam aquarium, hingga air di ember, lebih banyak air dari dalam aquarium. Bila anda lihat semua okay….tunggu beberapa jam, sekarang silahkan ikan tersebut dimasukan ke dalam aquarium dengan menggunakan tangan anda secara perlahan, atau dengan saringan.

Jangan memasukan ember ke dalam aquarium anda, walau kelihatan sudah bersih, bisa jadi ember bagian luar tidak 100% bersih, maka akan membawa masalah.

Anda lihat perkembangan tanaman yang ada di dalam aquarium…

Bagaimana agar aquarium anda tetap jernih dan bersih…???

Banyak teman yang datang ke Dj. dan cerita, mengapa ikan di dalam aquariumnya, sering mati dan tanamannya tidak tumbuh dengan bagus. Bahkan sering mati juga, sehingga harus beli tanaman baru.

Hal ini banyak dialami oleh teman-teman yang belum banyak pengalaman dan malas baca litelatur tentang aquarium. Kebiasaan saudara-saudara kita di Indonesia, terlalu berani buka praktek (mempraktekannya), asal kerjakan saja. Nanti kalau ikannya pada mati atau airnya bau, atau tanamannya tidak tumbuh bagus, baru deh BACA BUKU.

Lain dengan orang Eropa, jika ingin memulai sesuatu, mereka lebih berani baca buku dulu, baru setelah itu….Mereka akan berpikir, kerjakan atau tinggalkan. Kalau mereka pikir okay, maka mereka akan kerjakan seperti apa yang ditulis dalam buku.

Anda bisa lihat perkembangan di dalam Aquarium saat dimulai di photo pertama sampai photo terakhir. Anda melihat perkembangan yang benar dan hati anda juga akan merasa lega, karena berhasil membuat dunia baru bagi ikan-ikan peliharaan anda.

Anda bisa menikmatinya setiap hari, bila anda akan membari makan, maka ikan-ikan akan berdatangan ke bagian depan aquarium, menantikan anda untuk menaburkan makanan untuk mereka.

Anda juga akan merasa senang, malihat ikan-ikan anda hidup sehat, bisa dilihat dari cara mereka berebutan makanan yang jatuh dari atas….

Okay…anda ingin tau kelanjutannya….Sabar sedikit ya, karena kalau Dj. tulis semua, maka akan kepanjangan, kasihan juga pengasuh BalTyRa.

Olehnya Dj. tutup bagian 1 , sampai di sini, sampai bertemu di bagian ke 2 ya. Bila anda ingin juga memelihara ikan di aquarium tapi belum yakin dan anda ada pertanyaan…???

Silahkan bertanya, Dj. akan jawab sebisa Dj. menurut pengalaman yang Dj. miliki…

Terimakasih kepada pengasuh BalTyRa dan anda semua yang senantiasa menayangkan dan dengan sabar membaca oret-oretan Dj. Semoga oret-oretan ini sedikit berguna, bagi anda yang ingin atau sudah memiliki aquarium. Dan mohon maaf bila oret-oretan ini, kelihatan sok tau, jangan diambil di hati ya….

Kita sama-sama belajar dan jujur, Dj. juga banyak kesalahan dan dari kesalahan tsb. Dj. banyak belajar. Dan Dj. harap anda semua tidak membuat kesalahan yang sama dengan yang dulu sering Dj. buat.

 

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya….

Salam manis dari Mainz…

 

Dj. 813

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

81 Comments to "Aquarium (1)"

  1. Lani  14 September, 2011 at 04:05

    MAS DJ : jd mmg hotel itu sengaja membangun kolam renang dgn air dr laut? wah baru tau………mungkin itu satu2nya htl yg menerapkan kolam renang air laut ya mas???

    nah saiki malah tekan kelek……iki nggilani nek ora dikumbah bakal kecutttt……..sengak ngono mas ambune…..kkkkkkk….

    ngorokku? waaah memedenikan mas kkkkkk…….tp almarhum ndak pernah meributkannya, krn dia sendiri ngorok-e lbh buanterrrrrrrrrrrr soko aku hahah……plg klu aku ke-brebeg-en (hadoh apa ya boso indonesianya mas?) aku pindah tempat tidurnya wahahahah

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *