DCnU – The New 52

Night – Sydney

 

Berpuluh-puluh tahun kisah tentang superhero terus berkembang, meski tidak banyak yang mengetahui kemana akhir dari kisah tersebut… Berbagai penerbit dan aliran hadir, dari Manga hingga USA, kisah yang sering disebut pertempuran tanpa akhir.

1 September 2011, saya baru saja membeli dua komik dari DC. Dua komik ini adalah momen bersejarah dalam kisah perkomikan internasional. Judul keduanya adalah Flashpoint #5 dan Justice League #1.

Apa yang membuat keduanya istimewa? Keduanya adalah akhir dan awal dari kisah baru, DC melakukan reboot pada semua kisah superhero. Ada tokoh superhero yang bertahan, ada juga yang tereliminasi, serta ada juga yang kisahnya berubah. Tidak hanya itu, kostum superhero juga di desain ulang.

Jangan berharap lagi melihat Superman mengenakan celana dalam diluar. Dan jangan lagi berharap kostum superhero hanya baju ketat spandex yang melilit tubuh. Flashpoint #5, It All Changes Here. Disinilah DC me-reboot semua kisahnya, transisi yang membuat kita melihat bagaimana reboot ini terjadi…

Sejak beberapa bulan lalu, melihat niat gebrakan DC me-reboot semua kisah superhero-nya, saya sendiri ragu apakah ini akan berhasil. Apakah gebrakan ini tidak terlalu ekstrim dan pernahkan terlintas apa pikiran para penggemar superhero yang karakternya tereliminasi. Semua spekulasi itu masih terus terjadi. Inilah yang menyebabkan saya haru menunggu hingga 1 September 2011 untuk mendapat jawabannya.

Memang harus kuakui, kisah superhero sendiri sudah terlalu jauh. Dari Marvel sendiri lihat saja, Spider-Man kini adalah anggota Fanmtastic Four sedang Human Torch “kemungkinan” meninggal. Atau dari DC, Batman ada dua, Bruce Wayne dan Dick Grayson. Entah kemana ujung ceritanya, tidak ada yang tahu….

Pilihan reboot ini tentu ditentang dan didukung pada saat bersamaan.

Saya sendiri mengakui sudah mengincar Batgirl #1. Kabarnya bahkan sebelum dijual, Batgirl #1 sudah haru dicetak ulang karena sudah habis diorder. Kenapa ini menjadi istimewa Selama 23 tahun, Barbara Gordon – Batgirl duduk di kursi roda, lumpuh akibat tertembak. Setelah reboot, DC mengembalikan peran Batgirl kepada Barbara Gordon. Tentu saja hal ini memicu berbagai penggembar komik untuk melihat aksi Barbara Gordon kembali setelah berpuluh-puluh tahun.

Bagaiman dengan Superman, celana dalam sudah ketinggalan jaman dan dia sudah tidak mengenakannya. Saya sendiri masih belum terbiasa melihat Superman tanpa celana dalam merah tersebut namun kupikir itu bukan hal yang buruk. Kostumnya pada dasarnya tidak mengalami perubahan yang berarti.

Bagaiman dengan Batman? Sebenarnya saya antara kecewa dan senang melihat perubahan dalam Bat-Guys ini:

–        Kembalinya Barbara Gordon sebagai Batgirl adalah hal yang kutunggu.

–        Dick Grayson kembali sebagai Nightwing dalam kostum merah-hitam yang sebelumnya biru-hitam cukup menggangguku karena ini berarti semua Robins kini berwarna merah.

–        Red Hood and the Outlaws juga yang kutunggu. Red Hood adalah Robin kedua yang pada akhirnya menjadi anti-hero, menyalahkan Batman untuk moralnya,

–        Red Robin, saya tidak bisa berkata banyak, kostumnya kini seperti penari di Las Vegas.

Gebrakan seperti ini tentu saja menjadi sejarah tersendiri yang mungkin tidak akan ditemui dalam berpuluh tahun kedepan….

 

Cheers.

http://dcu.blog.dccomics.com/the-new-52/

http://en.wikipedia.org/wiki/2011_DC_Universe_reboot

http://www.newsarama.com/comics/dc-new-52-reviews-110831.html

http://www.newsarama.com/comics/dcnu-the-new-52-retailer-info-110701.html

 

 

12 Comments to "DCnU – The New 52"

  1. lembayung  14 September, 2011 at 11:49

    ini artikel apaan sih? ora mudeng.

  2. Wahnam  10 September, 2011 at 11:00

    sorry ketinggalan fotonya

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.