Sesaji Cinta

Istiqomah Almaky

 

malam ini hendak kuhantar sesaji cinta

engkau yang memutar jagad raya
engkau yang meneranggelapkan semesta
yang menggerakhentikan yang mati dan bernyawa
adakah masih setia mendengar
mantra-mantra yang tiada henti kurapalkan

tak kubawa sesisir pisang, sebatang dupa
juga tak kupanggang lembar-lembar uang di atas bara arang
sebab kutahu kau tak butuh pemujaanku

maka biarkan kuhadapkan padamu
wajah sehitam arang
hati sebusuk bangkai
sebab kutahu engkau terlalu suci
membiarkanku terpuruk dan membusuk

sebab padamu berlimpahan cinta
tak kau biarkan siapa pun yang bersimpuh di altar
menangis dan luruh dalam sujud
maka kuyakin tangan indahmu
akan menggandengku di mimbar paling indah

esok, akan kubagi pada dunia
seribu satu bulan yang kini berbinaran
meluruhkan lumpur dan daki

dan esok, kuharap bukan mimpi
aku telah menjelma bidadari

 

Ilustrasi: liamslackkreativ.wordpress.com

 

 

8 Comments to "Sesaji Cinta"

  1. K. Fuad  23 November, 2011 at 17:36

    Bagus banget….

  2. [email protected]  19 September, 2011 at 09:11

    ada uang….
    ada cinta….

  3. Dj.  17 September, 2011 at 16:49

    Cinta lagi…cinta lagi…..!!!
    Bagaimana dengan kasih sayang…???

    Cinta itu….. murah hati…
    Sabar…sederhana…
    Cinta itu… lemah lembut….
    Tahan…menderita….

    Salam,

  4. Linda Cheang  17 September, 2011 at 12:59

    cinta lagi, deh

  5. Lani  17 September, 2011 at 12:24

    wadoooooooh cinta lagi, beda versi

  6. atite  17 September, 2011 at 11:47

    bait-bait yg penuh optimisme… thanks mbak Faradina…

    salam…

  7. Sumonggo  17 September, 2011 at 08:52

    “dan esok, kuharap bukan mimpi
    aku telah menjelma bidadari”

    Aku siap menyambut bidadari

  8. Handoko Widagdo  17 September, 2011 at 08:48

    Berikutnya ingkung cinta?

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *