Masak Kerang

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO BALTYRAER……….

Dj. harap anda semua ada dalam keadaan sehat dan bahkan ada selalu dibawah naungan sayap Kasih dan Berkat TUHAN…..

Okay….tidak akan banyak cerita, tapi hanya ingin anda semua bisa menikmati, apa yang ada di bawah ini.

Bulan yang berakhiran dengan “ber”, seperti September, Oktober, November dan Dezember, adalah bulan-bulan musim kerang. Nah silahkan, Kerang ala Dj. yang mana kerang direbus tanpa air….Bila anda suka makan kerang….

Nah ini dia kerangnya, bukan kerang putih, karena yang putih di Mainz sangat mahal….hahahahaha…!!! Di Jerman, kerang ini disebut Miesmuscheln, dijual sudah dibungkus plastik.

Kerang dibersihkan di air yang mengalir, agar kotoran di kulit yang masih nempel, hanyut terbawa air.  Yu Lani, tidak perlu bersihkan dengan sikat gigi, satu persatu….. nanti mbak Da mumet melihatnya….

Setalah kerang dibersihkan, siapkan sedikit bumbu yang juga sangat sederhana saja. Agar tidak bau amis, maka selain bawang merah dan putih, sediakan juga jehe, sereh dan daun jeruk…

Bila anda ingin rasanya lebih nendang, gunakan minyak jaitun, untuk mentumis semua bumbu, .

Bila anda suka, maka anda bisa membubuhi sedikit wine, (satu gelas) agar lebih gurih….Dan semua kuman akan mati, kena alkohol….hahahahahaha….!!!!

Setelah bumbu lunak, maka silahkan masukan kerangnya….Ingat…!!! Jangan sekali-kali menambahkan air….!!! Mengapa…??? Karena di dalam kerang, sudah cukup cairan, kalau anda tambahkan air, maka akan menjadi sop dan rasa kerang akan ada di air. Dan rasa kerang sudah tidak asli (100%) lagi.

Panci ditutup dan tunggu sekitar 20 menit dan jangan diaduk…Tapi kalau pancinya kecil, tertutup….cukup dipegang kiri-kanan diangkat sedikit ke atas dan dikocok-kocok… Bila kerang sudah membuka, maka anda bisa menghidangkannya dan sangat sedikit berkuah. Gampang bukan….???

Nah…Ini kerang kering, hanya sedikit kuahnya, jadi benar-benar rasa kerang, bukan rasa air (sop).  Tapi ada cara yang lain, bila anda suka kuah….Ingat….!!! juga tidak boleh menggunakan air….Anda bisa gunakan sayuran….. Sedikit wortel, daun sledri, daun bawang dan tomat (tanpa kulit), juga anggur, maka akan cukup banyak kuahnya…

Dj. lebih suka yang kering, tidak banyak kuahnya, tapi rasanya…..hhhhmmmmm….!!!!

Cara makannya…???

Anda bisa gunakan tangan anda, jangan gunakan kaki dong….. itu namanya…kurang sopan…..hahahahaha….!!!! Okay…. anda bisa ambil kulit kerang yang sudah kosong, untuk menjepit kerang yang masih ada di dalam kulit, seperti photo di bawah ini…

Jelas, lebih enak dimakan dengan roti (Baguette) dan minum sedikit anggur putih. Tapi kalau anda tidak bisa melupakan nasi, maka anda bisa makan dengan nasi juga. Pakai sambel…??? Wadoooh…entah rasanya jadi bagaimana, mungkin rasa kerangnya hilang ya…..hahahahahahaha…..!!! Dj. lebih suka menggadonya….

Okay….bila anda suka, silahakn coba…. Jelas, bila memasaknya dengan kerang putih (Jackob Muscheln) akan lebih nikmat…..

Terimakasih kepada pengasuh BalTyRa, yang selalu menayangkan oret-oretan Dj. Jelas, terimakasih Dj. juga kepada anda semua yang selalu bersabar untuk membaca dan maninggalkan komentar yang menyenangkan…Dj. juga berterimakasih untuk anda yang tidak mennggalkan komentar disini, tapi langsung mengirim e-mail ke Dj. Dj. harap, satu saat anda mau menulis komentar di sini ya…. Tidak usah malu-malu, lha wong cuma sama Dj, saja kok malu…..

Kiranya Kasih dan Berkat TUHAN selalu menaungi kita semuanya.

Salam manis dari Mainz…

Dj. 813

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

131 Comments to "Masak Kerang"

  1. Dj.  26 October, 2011 at 01:37

    RM Says:
    October 25th, 2011 at 12:20

    @Pak Dj,

    kerang ala Chef Dj…enak rasane..hehehe…
    mantaap euy…

    cheers..
    ———————————————————————-

    Mbak RM…..
    Selamat Malam dari Mallorca..
    Terimakasih untuk pujiannya…
    Kemarin makan kerang juga, hanya direbus dengan banyak tomato….
    Sedikit lain rasanya, tapi juga enak dan kerangnya 2X lebih vesar dp yang Dj. masak.
    Salam manis dari Malorca…

  2. Dj.  26 October, 2011 at 01:33

    alexa Says:
    October 25th, 2011 at 09:17

    kalo kerang jenis ini sering dijual siap saji di gerobak2 pinggir jalan di jakarta…murah, meriah. seplastik besar cuma 5 ribu dah sama saus sambal segala…
    ————————————————————————
    Hallo Alexa….
    Selamat Malam dari Mallorca….
    Puji TUHAN….!!!
    Malam ini masih bisa buka BalTyra, setelah ikutan Tour seharian…
    Terimakasih, sudah tengok kerang Dj.
    Kemarin, Dj. juga menikmati kerang di Mallorca yang lebih besar dari yang Dj. masak.
    Tapi harganya tidak bisa dengan hanya Rp. 5000,- saja. mungkin malah 40 X nya, ( € 20,- / porsi )
    Nah ya, ditempat tourist, semua serba mahal….
    Okay….salam manis dari Mallorca..

  3. RM  25 October, 2011 at 12:20

    @Pak Dj,

    kerang ala Chef Dj…enak rasane..hehehe…
    mantaap euy…

    cheers..

  4. Dj.  1 October, 2011 at 17:44

    Neverg….
    Nah ya, beginilah hidup dirantau, tidak ada assisten untuk nyuci dan strika, jadi harus dikerjakan bersama dan saling bergantian…. Tapi kalau sudah biasa, ya tidak jadi soal…. ( hanya soal kebiasaan saja )
    Malah mengerjakannya dengan senang hati…
    Selamat berakhir pekan dan salam sejahtera dari Mainz…

  5. nevergiveupyo  1 October, 2011 at 07:22

    okay Onkel..selamat menjadi : Onkel Londri hehehehe
    saya juga nih, banyak cucian dan jadwal strika menanti untuk sehari ini

    selamat berachir pekan onkel… GBu

  6. Dj.  30 September, 2011 at 17:52

    nevergiveupyo Says:
    September 30th, 2011 at 17:39

    salam sejahtera Oom.. selamat siang (libur ya?)
    ———————————————–

    Benar, kemarin ambil libur sehari, hari ini libur opaday..
    Senin libur national ( persatuan Jerman Barat dan Timur, 3 Okt. )
    Jadi selama 5 hari dirumah, banyak strikaan yang nunggu….hahahahahaha…..!!!!

  7. Dj.  30 September, 2011 at 17:50

    Neverg….
    Terimakasih untuk penjelasannya….
    Baik kerang hijau atau remis, baru dengar….
    Kalau dulu semasih di Indonesia, kebanyakan ( kalau di resto ) ya makan kerang laut yang cangkangnya berbentuk kipas dan warna putih…. Memang ada yang besar dan ada yang kecil….
    kalau di Jerman, kadar air lautnya benak mengandung yang tidak beres, ya pasti dilarang panen, apalagi untuk dijual. Penjualnya bisa kena denda besar…
    Apalagi makanan yang akan dikonsumsi manusia, sangat ketat pemeriksaannya….
    Semoga nantinya di Indonesia juga demikian, jadi jangan asal panen dan jual saja..
    Shaloooom….!!!

  8. nevergiveupyo  30 September, 2011 at 17:39

    kerang hijau bentuknya mirip… hanya saja ukurannya cenderung lebih kecil (entah karena panen prematur atau memang jenisnya kecil). dulu pas di jkt suka makan, tapi sejak dikasih tau kalau pencemaran logam berat di sekitar laut jawa sudah tinggi..kalo pulang jd mikir2 mau makan kerang..
    remis itu ya semacam keong laut kali ya (atau saya salah sebut??)
    salam sejahtera Oom.. selamat siang (libur ya?)

  9. Dj.  30 September, 2011 at 17:19

    Neverg….
    Terimakasih sudah mampir….
    Kerang hijau…??? Apa bentuknya sama dengan gambar diatas….??
    Dan remis itu apa…???
    Salam Sejahtera dari Mainz….

  10. nevergiveupyo  30 September, 2011 at 17:15

    kerang hijau enak nggak ya dimasak dengan resep onkel ini??
    tapi kerang cenderung mahal.. beda kalo remis… murah…
    hehehe…
    makasih onkel…saya juga doyan meng-gadonya…hihihihi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.