Tengu

Dewi Aichi – Brazil

 

Tengu, yang akan aku tulis disini bukan tengu, cerita rakyat asal Jepang. Pernah dengar, atau baca tentang tengu Jepang? Tengu 天狗 (dibaca: Tenggu) adalah cerita rakyat yang berasal dari Jepang. Yaitu monster berwarna merah dan berhidung tinggi. Mempunyai sayap sehingga bisa terbang.

Monster Tengu ini mempunyai kesaktian yaitu menciptakan angin ribut(taifu), dan juga menculik anak-anak. Inilah monster jahat musuh rakyat. Tetapi kadang-kadang, Mosnter Tengu juga bisa menghentikan bencana alam, saat itulah si monster ini menjadi sahabat rakyat. Hingga kini, jika ada perayaan tradisional, masyarakat Jepang masih setia menggunakan topeng Tengu.

Masyarakat Jepang juga menjuluki orang yang sombong dengan sebutan Tengu. Sombong dalam bahasa Jepang yaitu “hana ga takai” (hidungnya tinggi), sesuai dengan wujud monster di atas.

Sebenarnya aku mau menulis tentang Tengu yang lain yaitu tengu yang selalu bikin orang gemas jika telah menemukan tempatnya dengan mapan. Si tengu ini pintar sekali mencari tempat yang tersembunyi dan susah dijangkau.

Tengu adalah binatang berwarna merah terang. Bentuknya (yo koyo ngono kae), ngga bisa menjelaskan  karena ukuran yang sangat kecil. Bahkan jika mata sudah minus, tak akan mampu melihat binatang ini. Pernah aku meluangkan waktu untuk mencari tengu ini, tetapi sia-sia saja. Ngga menemukan. Kemana ya binatang ini? Apakah sudah musnah?

Aku kan hidup dan besar di kampung, kalau main ya paling sering di kebun. Anak jaman dulu mana ada mainan mainan sebanyak saat ini? Tapi ya jaman dulu belum bisa membandingkan, untuk itu, dulu asik saja main di kebun. Banyak nyamuk, banyak semut, banyak jangrik, banyak undur-undur, banyak kecoak, banyak belalang, ahh..pokoknya binatang yang sekarang dianggap mengganggu dan harus dimusnahkan.

Tanpa kecuali tengu ini. Sehabis main di kebun, tiba-tiba malamnya ada yang gatal-gatal di tubuh. Kadang-kadang sangat panas dan bikin bagian tubuh yang ditempati tengu ini membengkak. Terpaksa deh minta bantuan ibu, bapak, atau sodara untuk mencari penyebab gatal dan bengkak.

Wah..senengnya jika bisa menemukan sasaran yang dicari. Tengu ini benar-benar cerdik ya, bisa membuat sarang di kulit tubuh manusia, jika diamati, bagian yang ditempati tengu ini akan berlubang sesuai ukuran tengu. Cara mengambil tengu ini sangat susah. Ada yang memakai selotip, ada yang diolesi minyak goreng, yang penting bisa mengambil tengu.

Jika tengu sudah berhasil diambil, maka bagian tubuh yang tadinya ditempati buat sarang, akan berangsur pulih, tidak gatal dan bengkaknya hilang.

Ahh…ini binatang kampung, nostalgia jaman dulu, pengalaman dijadikan korban oleh tengu tengu ini. Berapa tahun sudah, aku tidak dijadikan korbannya lagi. Bahkan mencari tengu saja sudah susah.

Makanya tulisan ini tidak disertai foto tengu.  Sudah berusaha mencari, tapi tidak menemukan.

 

About Dewi Aichi

Berasal dari Sleman Jogjakarta, saya blasteran (antar kelurahan maksudnya), happily married to a Brazilian guy. Dari Jogja merambah dunia. Pernikahan lintas benua adalah pilihannya. Setelah beberapa tahun di Distrik Aichi, Jepang, sekarang tinggal di Brazil bersama keluarga tercintanya. Di sini saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, saya hanya sekedar menulis apa yang saya rasakan, apa yang saya alami, dan apa yang menarik buat saya untuk ditulis. Jika ini bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga untuk teman-teman, saya sangat bersyukur

My Facebook Arsip Artikel Website

63 Comments to "Tengu"

  1. Paidi Rahardjo  30 August, 2013 at 10:25

    warnanya merah biasane.. kalau udah diambil lega katane anak saya wkwkwkwkwk

  2. Paidi Rahardjo  30 August, 2013 at 10:22

    untuk ambil tengu bisa pakai lakban, dimana letaknya kemudian di senteri cari possisi pasnya, terus tempel lakban hitam hitung kira2 10 hitungan tarik lakbannya. Karena udah mencobanya karena anaku sering tengune hehehehehe bisa di coba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.