Nusa Kambangan 15 Tahun Membuka Diri

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

MENGUNJUNGI pulau Nusa Kambangan kapan saja tidak banyak ada perubahan alam dan keadaaan. Pulau yang letaknya nyaris dempet dengan  wilayah ramai kota Cilacap, telah tertutup untuk dunia luar selama hampir seabad, sejak dijadikan pulau penjara bagi pelanggar hukum dari masa Kolonial.

Anda ingin pergi ke pulau tersebut sekarang ini, tahun depan, empat tahun lagi, masih akan sama alam dan habitat hewannya. Bahkan nyaris sama keadaan alam dengan ketika saya pertama kali ke sana akhir tahun 1996. Datanglah ke pulau tersebut untuk menikmati keindahan alam yang tak tersentuh “peradaban “manusia selama pulau tahun. Di samping lengkap koleksi akan narapidana, Nusa Kambangan juga lengkap dengan kekayaan alam yang asri nyaris tak terjamah manusia di beberapa bagian pulaunya.

 

 

36 Comments to "Nusa Kambangan 15 Tahun Membuka Diri"

  1. IWAN SATYANEGARA KAMAH  3 October, 2011 at 23:36

    mBak Kornelya, pulau itu terpisah beberapa puluh meter dari pantai Permisan. Kadang bisa dijangkau oleh jalan kaki saat air surut. Menyenangkan berada diatas pulau karang itu. Mirip pegunungan Meja di Afrika Selatan, hanya saja bentuknya kecil. Mari…

  2. Kornelya  3 October, 2011 at 21:30

    Pa Iwan, kalau Pulau Karangnya bagus sekali. Pulau ini bagian dari Nusakambangan atau terpisah sendiri?. Salute, ensiklopediaku.

  3. Dj.  3 October, 2011 at 16:38

    probo Says:
    October 3rd, 2011 at 16:08

    IWAN SATYANEGARA KAMAH Says:
    October 2nd, 2011 at 22:18

    iya….mau MBEBEKI…terus MBANYAKI…..
    ————————————————————–

    Mau MBEBEKI…..terus NBANYAKI…..itu kueh opo tho bu GuCan…???

    Kalau sudah mbaknyaki, mbok yo NGAMBINGI sekalian

    hahahahahahahaha…..!!!
    Jadi geli sendiri, hampir kesandung kaki sendiri….

  4. probo  3 October, 2011 at 16:08

    IWAN SATYANEGARA KAMAH Says:
    October 2nd, 2011 at 22:18

    mBak Probo, sayanh disana saya tak menemukan kambing. Tetapi entah ada mungkin di bagian lain. Soalnya Nusa Kambangan lias sekali dan yg kita kunjungan atau bsa kunjungi hanya sekian kecil saja.

    Mau ke sana ya?

    iya….mau MBEBEKI…terus MBANYAKI…..

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.