Ni Hao Ma, Ci Alexa?

Alexa – Jakarta

 

JC mengirimkan email dari seorang silent reader yang menanyakan absenku yang sudah cukup lama dari Baltyra…dan lebih lanjut JC juga menyampaikan bahwa teman-teman Baltyran banyak yang nanyain kabar saya. Well thank u all for your concern, here I am…@Baltyra again. Sebenarnya sih jika dihitung-hitung, saya gak segitu lamanya vakum karena sempat mengisi Baltyra dengan Id Daveenaa. Bicara soal kevakuman saya tak lepas dari berbagai penyesuaian yang harus saya lakukan di “rumah-rumah” baru serta menikmati roller coaster dalam “family and love life.”

Rumah baru pertama yang ingin saya ceritakan adalah tempat kerja saya…izin saya merangkaian curhatan saya di sini:

Haiyah 10 on 10 @ 2011….berarti masuk kurang tiga bulan lagi dah masuk tahun 2011. Rasanya baru kemarin merayakan tutup tahun 2010 di masjid Al Hakim bersama El… Kubaca status FB seseorang yang bersuka cita menyambut datangnya Oktober sebab makin dekat dengan waktunya pulang kampung Desember nanti setelah bertahun di rantau. Sementara aku merasakan semacam kegamangan…ini makin dekat dengan saat GAME OVER ku…wkwkwkwk, pasti langsung ada yang keberatan dengan statementku ini.

Nope…aku pikir saat mati itu cepat atau lambat akan tiba. Aku gamang karena merasa sedang mempertaruhkan masa depan di sini…secara kerjaan, saat inilah waktuku untuk memastikan apakah aku akan berada pada garis datar atau sedang berjalan menuju puncak. Minggu kemarin kusibukkan diri dengan persiapan untuk mulai memindahkan bagian terbesar dari hidupku ke Pluit. Yuuup, ini dengan kesadaran penuh bahwa sebagian besar incomeku berasal dari kantor Pluit bukan kantor Plangi.

Thank God ada busway koridor 9 itu so masalah transportasi sudah terpecahkan dengan Rp. 3.500.- saja sudah bisa mencapai tujuan dengan lancar. Sudah cukup lama aku mencermati kawasan Pluit itu, ada beberapa mall di sekitar Pluit tapi yang tertua dan terlengkap adalah Pluit Mega Mall…di sana aneka bank beroperasi termasuk beberapa bank asing.

Selain itu ada beberapa tempat kursus seperti bahasa Mandarin, Inggris bahkan membuat comic Manga. Beberapa convenience store yang buka banyak menjual makanan import terutama soya milk, makanan organic lainnya dan dark chocolate dengan kadar 85%…yihaaa dan ini kudapatkan di toko Indomaret yang mungil, dia juga jualan beberapa makanan cepat saji. Selain itu ada Fitness First di lantai paling atas….oh ya tak lupa ada Gramedia yang memiliki tatanan sedikit unik dibandingkan Gramedia-Gramedia lain…. ada poster Dalai Lama sebesar orang di sana…mungkin karena letaknya di Pecinan yang banyak menganut agama Budha ya

Tempat makan…hmmm harus sedikit hati-hati misalnya ada beberapa counter Pao-Pao…ingat di Blok M Plaza dengan Bakpao mungil hangatnya yang masih mengepul maka kuhampiri dan voila…bakpao babi manis, bakpao babi asam pedas…wkwkwkwkwk, gak jadi nanya…”bakpaonya halal ga?”.

Di lantai atas ada foodcourt tapi aku dan El paling suka nangkring di Bakso Lapangan Tembak yang ada di lantai dasar….keren dan professional banget pelayanannya….yang penting lagi…gak harus was-was mengenai kehalalannya (perlu satu tulisan sendiri mengenai resto ini).

Maka akhirnya Sabtu dan Minggu kemarin kulakukan pendaftaran kursus bahasa Mandarin dan member ship Fitness First yang kartunya bisa dipakai di Pluit dan Plangi….aku sengaja coba pulang malam jam 8.30an dari Pluit. Busway berjalan lancar dan sampai bunderan Pancoran sekitar pk. 09.30 masih ada Mikrolet ke rumah padahal jam beredar mikrolet biasanya hanya sampai jam 9 malam. Malam itu aku gak naik mikrolet dan memutuskan jalan kaki saja.

Oh ya di Pluit ada toko TRUBUS dengan aneka tanaman yang subur…not a bad idea kali tinggal di Pluit? Di apartemen pinggir pantai kayak Daniel Mananta gitu….wuih keren banget kaleee, pemandangannya laut nan biru…. pasti menjadi tempat yang inspiratif buat nulis….haishhh buat beli apartemen itu perlu effort besar deh.

Satu pengalaman lucu yang kualami adalah panggilan “Ci” oleh para penjaga toko di sana. Sempet terperangah pas pertama kali dipanggil “Ci”…moso sih kulit sawo matang dengan mata bulet gini dipanggil Ci..tapi konsistensi penyebutan Ci disana akhirnya membuat saya dan teman-teman nyaman juga pada akhir…plis deh panggilan “Ci” itu lebih netral daripada dipanggil tante atau Ibuk yang sangat-sangat diharamkan sama salah seorang teman saya yang merasa forever young gitu.

 

“Rumahku Yang Lain”

Setahun yang lalu, aku merasakan kebutuhan yang amat sangat pada suatu tempat dimana aku bisa menulis hal-hal remeh temeh tiap hari selain juga tempat dimana aku membuat tempat penyimpanan dari tulisan-tulisanku yang dah tersebar di beberapa website. Akhirnya aku memakai fasilitas WordPress buat bikin blog…dalam setahun sudah kutuliskan sekitar 200an entri sampe dikasih jempol “like” sama orang-orang WP di Washington…..wek-wek-wek.

Tak terasa blog itu dah dijabanin 31,000kali dan seperti fitrahnya sifat manusia yang ingin selalu improving…aku ingin mengelola blog itu menjadi tempat yang lebih permanen maka akhirnya aku mengalihkannya menjadi Website…dengan bantuan siapa lagi kalau bukan bantuan suhu Buto Wudho Sedoyo…ups maksudku suhu Buto Ijo. Dan poles memoles website itu dilakukan antara suhu berkolaborasi dengan seseorang yang dekat di hati. Ternyata ribet juga moles website itu…kalau tak ada kalian berdua…entah kapan jadinya tuh Website.

Jika dilihat dari header di atas…ada tag “Dare to Be Urbanista”….nah itu rumahku yang ke tiga….kita ketemu di tulisan khusus tentang itu ya

 

 

53 Comments to "Ni Hao Ma, Ci Alexa?"

  1. tantripranash  17 October, 2011 at 16:31

    Tadi saya sempat mampir ke blognya … wow, keren banget !!

  2. Wahnam  17 October, 2011 at 12:43

    itu Ci, maen2 ke Emporium Pluit dengan Pluit Junction ( ada jembatan yang menghubungkan ke 2 tempat tsb).Tempatnya OK punya

  3. Dewi Aichi  17 October, 2011 at 06:25

    Xa…Xa….Xaaaaa…..wah….aku baru sempat baca tulisanmu nih Xa…..salam kangen…senengane kok ngilang lhooo….!

  4. Sasayu  17 October, 2011 at 03:31

    Ci Alexa: Nanti Sasayu desember di Jakarta, mau minta tanda tangan buat bukunya boleh kahh?

  5. Lani  17 October, 2011 at 01:00

    XA : aku japri wis dibukak rung????????

  6. probo  16 October, 2011 at 22:20

    halo Xa….saya termasuk kangen juga lo……

    dipanggil ‘ci’ ya….tapi jadi terbiasa, la saya sebel kalau di deto M sering dipanggil kakak, saya pasti ngedumel kakak-kakak…..kakake mbakmh apa…..’mboknya Bu…apa setidaknya tante hehe
    tuwek diundang kakak…..

  7. Sasayu  16 October, 2011 at 18:08

    Si mbok ga sebrutal itu kaleeeeeee…[email protected]@

  8. IWAN SATYANEGARA KAMAH  15 October, 2011 at 23:11

    Hati hati Xa, apartenen di tepi pantai utara Jakarta beresiko kena abrasi perlahan-lahan…. Tapi kamu gak alami kok, krn lama waktunya.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.