Namanya Elica

Catrine Mok

 

Dear pengurus baltyra,

mohon dapat membantu kami dgn menampilkan tulisan ini untuk membantu keponakan kami yg sedang di NICU. Semoga Tuhan membalas kebaikan anda. Terima kasih.

Rgds,

Catrine Mok

Demikian e-mail yang Redaksi terima kemarin. Catrine Mok bukan orang baru di Baltyra.com. Dua tulisannya sudah pernah tayang di Baltyra ini. (We and She dan Judi = Morphine). Sekiranya ada pembaca yang ingin membantu, silakan langsung kontak Catrine Mok di:

[email protected]  atau di nomor: 081385772573

Untuk berkomunikasi langsung dan mendapatkan detail serta informasi lebih lengkap.

Terima kasih,

Redaksi Baltyra.com

==========================================================

Tak pernah minta dilahirkan, tapi dia lahir….

Tak pernah bermimpi hidup akan sesakit ini, tapi itulah yang harus dia jalani…

Perjuangannya untuk bertahan hidup, mengetuk rasa perduliku untuk berjuang bersamanya.

Inilah yang dapat kulakukan untukmu, Elica…

______________________________________________

10 Oktober 2011,

Seorang bayi perempuan terlahir prematur di usia kehamilan ibunya  32 minggu dengan  berat  1762 gram. 10 hari menjalani perawatan intensif di NICU salah satu RS swasta di bilangan Jakarta Barat tidak membuatnya bertambah kuat untuk hidup. Kondisi naik turun, kadang stabil, namun tidak banyak perkembangan yang berarti.

Hari ke 11,  kondisi kritis, badan membengkak. Atas kesepakatan keluarga dan saran dari teman-teman, akhirnya kami memindahkan Elica ke RS Siloam-Karawaci malam itu juga. Sejak saat itu Elica berada di ruang NICU dibawah pengawasan Dr Faiza.

Lihatlah foto-foto ini dan katakan apa yang anda rasakan ….

Tubuhnya yang masih teramat kecil, harus mengalami begitu banyak rasa sakit. Selang-selang infus bergelantungan, bernafas dengan ventilator dan entah apalagi alat-alat yang terpasang di tubuhnya. Sekecil itupun dia sudah harus menjalani tranfusi darah.

Lihatlah dan katakan apa lagi yang harus kami lakukan untuknya?

Bisakah kami tidak memperdulikannya? Tegakah kami membiarkannya?  Yang pasti jawabannya adalah TIDAK. Doa kamipun tak pernah berhenti mengalir untuknya. Segala cara juga  telah dilakukan orang tuanya demi bisa memenuhi biaya perawatan Elica. Namun semua itu belum mencukupi. Terlebih lagi belum bisa dipastikan sampai kapan Elica baru bisa sehat dan dibawa pulang. Sementara semurah-murahnya biaya di NICU, masih saja terasa  sangat berat untuk orang-orang biasa seperti kami.

Apa yang kulakukan saat ini hanyalah demi membantu orangtua Elica mencari dana agar pengobatan Elica tidak terhenti begitu saja nantinya.

Jika di antara anda ada yang terketuk hatinya dan berniat membantu Elica, kami akan sangat berterima kasih sekali. Seberapapun donasi yang anda berikan akan sangat berarti bagi Elica.

Kami yakin masih banyak orang-orang yang terketuk hatinya untuk menolong, itulah sebabnya kenapa aku memberanikan diri menuliskan semua ini. Maaf jika tidak berkenan.

Pada akhirnya,

Kami bersandar pada kekuatan tangan-Mu, Tuhan…

Entah di Bumi ataukah di Surga nantinya tempat Elica…

Kami  hanya memohon dan berusahan melakukan yang terbaik untuknya…

Kami tak akan pernah menyerah sebelum kami mencoba semua yang kami bisa…

Namun kami berserah pada-Mu…

Sbab hati kami percaya, Engkau Tuhan, pasti punya rencana …

Dear Elica, jangan pernah menyerah, teruslah berjuang, doa kami besertamu….

 

 

[email protected]

25 Comments to "Namanya Elica"

  1. probo  29 October, 2011 at 09:36

    selamat jalan Elica…….
    kau telah lepas dari rasa sakit……
    untuk orangtua elica…..semoga tabah dan memang harus ikhlas, karena ini jalan terbaik yang diberikan Tuhan untuk elica dan orang-orang yang mencintainya……….

  2. Catrine Mok  29 October, 2011 at 08:10

    Dear All,
    Telah berpulang ke Rmh Bapa di Surga :
    Elica Jacinda Djong
    10 oktober 2011 – 29 oktober 2011

    Selamat Jalan Elica,
    Tidurlah dalam pelukan Bapa
    Tempat tiada lagi sakit menderamu…

    Kami semua mencintaimu.
    Mengenangmu dalam doa selalu

    ————————

    Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu Elica selama ini.
    Kebaikan anda semua tidak akan kami lupakan.

    Rgds,
    Keluarga Besar Elica

  3. siu2  27 October, 2011 at 22:00

    Tuhan pasti berikan jalan terbaaik buat baby elica…bertahan dan berjuanglah terus baby elica!
    Percayalah ,,….semua akan indah pada waktunya…

  4. Catrine Mok  27 October, 2011 at 11:24

    @Dita : Tq udh sharing. Senang liat anaknya bertumbuh sehat ya. Moga2 Elica jg bs Survive spt anakmu.
    Info yg terlupakan untuk disampaikan ; saat USG 4 dimensi Ellica diketahui ada cairan di paru2 Elica. Namun blm sempat dilakukan pengecekan lbh lanjut, sayangnya hari itu jg sorenya mamanya Elica sdh pecah ketuban duluan. Padahal sebelumnya jg telah sering dilakukan USG namun tdk pernah terdetksi.

    Setelah sempat Drop td mlm, pembengkakan di tubuh Elica jg makin terlihat.
    Sampe gk tega liatnya.

    Mohon bantu doa ya, sist …Tq

  5. ditha  27 October, 2011 at 10:20

    ini our baby wkt 8 bulan… <3

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.