Kepada Sang Bintang Yang Bertahta di Langit Hati

Liana Safitri

 

Dari Li untuk Lee

Begitulah kau…
datang tiba-tiba laksana badai salju
Membuatku diam terpaku, bukan karena membeku
tapi pesonamu, mengharu biru jiwaku
Jika mata ini tak dapat terpejam
bukan berarti diri sedang dirundung muram
sementara senyum menghiasi bibirku masih bungkam

Kau menyinggahi mimpi di setiap malamku yang terlupakan,
merengkuhku dengan kehangatan yang berselimut kerinduan,
membuaiku di atas ayunan yang bermandikan cahaya menyilaukan,
membisikkan makna bintang yang selalu mengiringi bulan,
membuat ikatan yang tak mungkin dapat dilepaskan

Kalaupun sekarang kugoreskan puisi ini untukmu,
kunyanyikan syairnya hingga menggema ke seluruh penjuru dunia,
dan semua orang dapat melihat lukisan wajahmu dalam otakku
Atau bila harus menyayat hatiku sendiri,
dan mengerat dagingnya dengan sebilah pisau tajam
Akan kutahan rasa perih dari darah yang menetes
menggunakannya untuk menulis namamu ribuan kali

Itu pun masih tak cukup, takkan cukup
untuk mengungkap seberapa dalam perasaanku
Seperti lagu yang kau senandungkan waktu itu
You are my everything

                                                                                              ( Lee Min Ho Oppa, saranghamnida… )

 

 

3 Comments to "Kepada Sang Bintang Yang Bertahta di Langit Hati"

  1. Dewi Aichi  31 October, 2011 at 07:05

    Linda hi hi..

    Tapi tulisan dan ilutrasinya sangat indah….

  2. Linda Cheang  29 October, 2011 at 10:03

    lha? ujung-ujungnya ke aktor Korea? ckckck…

  3. James  29 October, 2011 at 09:21

    One Saturday……

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.