Liburan ke Mallorca (1)

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO BALTYRAER…….

Salam Jumpa……!!! Semoga anda semua ada sehat-sehat selalu …. Mumpung ada sedikit waktu luang, maka Dj. gunakan untuk nyicil cerita liburan di Malllorca. Karena di FB sudah ada yang nanya….

Nah ya….

Yang namanya liburan, ya seharusnya menyenangkan, tidak mau mikir kerjaan, baik di rumah, maupun di sawah.

Maunya hanya santai, bangun tidur mandi, langsung ke ruang makan untuk sarapan, semua sudah tersedia dan tidak harus menyiapkan, apalagi, setelah makan bisa langsung ditinggal. Selain itu…ya…. bermalas-malas tiduran di kursi malas, mandi matahari (maklum di Mainz sudah cukup dingin). Atau sekedar jalan-jalan menelusuri pantai.

Nah itu yang kami lakukan, bila kami liburan di Eropa.

Lain lagi kalau liburan ke Indonnesia, separoh waktu bisa sedikit stress, karena banyaknya acara, sehingga, liburannya kebanyakan diisi dengan bermacam acara. Memang senang juga, bisa melihat bermacam-macam tapi… (jujur) , waktu yang sebenarnya untuk liburan, jadi berkurang.

Pulang mudik, malah harus menyiapkan beberapa hari santai sebelum ngarit….hahahahahaha….!!!

Baiklah, Dj. mulai sedikit cerita tentang liburan tahun ini (2011), liburan musim gugur, dimana di Mainz seperti pada umumnya di Eropa, sudah mulai dingin, bahkan malam hanya sekitar 4°C.

Tadinya kami berdua ingin 2 minggu liburan ke Bali, sangat disayangkan, bahwa jadwal pesawat ke Bali, tidak sesuai dengan jadwal liburan kami. Olehnya kami langsung ke Travel Agent dan cari last minute, entah kemana, asal bisa mandi matahari di pantai.

Puji TUHAN…!!! Dengan sangat sabar, pekerja di Travel Agent, mencarikan untuk kami, bahkan ada beberapa pilihan.

1. Ke Turki, murah meriah, juga hotelnya*** di pinggir pantai dan bahkan all inclusive. Makan pagi (sarapan), makan Siang dan makan Malam, semua termasuk dalam biaya.

2. Ke Pulau Rhodes (Junani), sedikit mahalan, tapi kami kurang sreg, karena di Junani saat ini banyak kerusuhan. Ekonomi yang hancur, sehingga rakyatnya setiap hari unjuk rasa.

3. Ke Pulau Mallorca, juga sedikit lebih mahal, tapi melihat prospek yang dijanjikan, sangat bagus dan yang jelas di dalam hotel ada pool, Spa (sauna, mandi uap dan pijet ala thai). Walau tidak all inclusive, tapi setidaknya, sarapan dan makan malam sudah termasuk dalam biaya keseluruhan.

Nah…akhirnya kami memilih yang ke P. Malllorca. Hanya satu kesalahan kami, saat sampai di rumah kami lihat, take off jam 5:00 pagi dan jam 3:00 pagi sudah harus check in di air port. Sedangkan kereta api dari Mainz ke air port yang terakhir jam 00:02…

Kami pikir…. gila….!!! Kalau naik KA, hanya 30 menit, walau gratis (karena sudah termasuk harga ticket pesawat), tapi jam 00:32 di air port. Dan nunggu 2,5 jam, mau ngapain….??? Akhirnya, kami putuskan dari Mainz, naik taxi ke air port.

Nah ini lucunya, harga taxi dari rumah ke air port Frankfurt = harga 1 ticket Frankfurt – Mallorca….hahahahahaha….!!!

Setelah sampai di air port dan check in pun selesai, ternyata kami masih punya waktu 1,5 jam… Nah ya, mau bikin apa lagi, masakan mau duduk diruang tunggu…??? Akhirnya kami menghabiskan waktu di Mc. Donald, minum susu coklat dan ngobrol berduaan….

Ternyata 30 menit sebelum take off, sudah harus masuk ke pesawat.

Penerbangan selama 2 jam dan 20 menit, maka kami landing di air port Palma de mallorca (ibu kota Mallorca)

Setelah ambil Koffer, maka kami sudah ditunggu oleh pegawai penerbangan (TUI) dan ditunjukan bis yang akan mengantar kami ke hotel.

Kami keluar airport dan mendapatkan bus dengan huruf U. Semuanya sudah diiatur dengan baik dan setelah semua penumpang yang akan diangkut masuk dalam bus, makaaaa…..

Bus segera berangkat, walau tidak penuh, hanya terisi seperempatnya dan kami mulai melihat pemandangan di Pulau Mallorca….

Kami menuju daerah “Port d´Alcùdia“ , yang mana perjalanan (lancar) ditempuh sekitar 40 menit

Alcùdia terdapat di bagian Timurlaut pulau Mallorca

Perjalanan ke Alcùdia, tidak banyak pemandangan yang hijau, bahkan terkesan sangat gersang. Tapi di kiri kanan, sering kami lihat rumah petani dengan ciri khas (casa = rumah), warna coklat muda dengan halaman yang sangat luas. Kadang kami lihat juga banyak pohon jaitun dan Palm.

Puji TUHAN….!!! Akhirnya sampailah kami di hotel dan kami disambut dengan sangat ramah (Boenos Dias Signora…!!! Boenos Dias Signor…!!!) Padahal kami sampai di hotel jam 8:30, Dj. pikir, masih terlalu pagi, mengingat pengalaman di Kuala Lumpur, dimana kami harus menunggu kamar sampai jam 15:30. Jadi Dj. pikir, pasti kamarnya belum siap.

Tapi lain di Mallorca, kami langsung dapat kamar dan mereka berdua (Front Ofices nya) sangat ramah. Belum sempat Dj. bertanya untuk sarapan, mereka sudah menyodorkan dua ticket untuk sarapan hari ini (yang sebenarnya belum termasuk di biaya yang kami sudah bayar). Dan dua kartu untuk kunci kamar.

Nah…inilah balkon kamar kami yang menghadap ke arah laut.

Nah ya…..Setelah istirahat sebentar, mandi dan sarapan kenyang, maka kami berdua molai menyelidiki, apa saja yang ada di dalam dan disekitar hotel. Swimming Pool di samping Hotel…. Hanya pagi itu masih terasa sangat dingin….

Halaman hotel dangan rumput yang langsung menghadap pantai. Terlihat bertumpukan kursi malas, masih belum ada yang menggunakan…

 

Susi mulai beraksi dengan Video kamera nya, sebagai dokument, agar anak-anak nantinya juga bisa melihat.

Pantai Alcùdia, di belakang hotel.

Hanya beberapa meter dari hotel, maka kami berjalan diatas jembatan kayu (steg) yang menjorok kearah laut, agar bisa melihat dari arah laut. Dimana air yang sangat bening, sehingga bisa melihat ikan-ikan kecil yang ada di dalam air.

Setelah sedikit puas di pantai, maka kami berjalan menuju jalan besar, yang hanya sekitar 30 meter dari pantai. Dan di sana banyak toko-toko kecil yang menjual pernik-pernik sebagai barang kenang-kenangan. Karena di pantai tidak ada orang yang menjual barang-barang tersebut. Kecuali ada 1-2 orang Asia yang menawarkan pijet dan orang Afrika yang mengepang rambut.

Tapi kami sudah diperingatkan, saat berada di atas pesawat, bahwa dilarang menerima orang yang berjualan di pantai. Kalau sampai ketahuan polisi, maka akan dikenakan denda yang cukup besar. Demikian juga dengan kencing di bawah pohon atau buang puntung rokok di pantai, kalau ketahuan, akan dikenakan denda yang cukup besar.

Di tengah jalan, bisa dilihat monumen kail yang cukup besar…

Sampai sekitar jam 11:00, Susi masih memakai jacket, karena anginnya yang cukup kencang dan dingin.

Setelah makan siang di restaurant di Alcùdia kota, maka kami kembali lagi ke pantai dan ke hotel.

Setelah sampai di hotel, maka kami ingin tau, acara apa yang akan ada di hotel setiap malamnya. Ya….setiap malam ada acara yang mana tanpa dipungut biaya lagi, kecuali minuman yang akan diminum, ya harus bayar. Kadang malam hanya pemain piano (solo) yang menghibur tamu dengan lagu-lagu tahun `60 an. Sayang, sungkan mau ambil photonya…, karena suasana yang sangat tenang, takut mengganggu mereka yang sedang menikmatinya.

Setelah 1-2 jam istirahat di kamar, mandi, maka kami turun untuk makan malam. Nah makan malam ini juga sudah termasuk biaya hotel, jadi tidak perlu bayar lagi, kecuali minuman. Di sini Dj. ingin sedikit ceritakan, bahwa makan malam, harus berpakaian rapi, tidak diperkenankkan pakai celana pendek, atau hanya memakai kaos, juga sandal tidak boleh.

Dan makan di hotel ini ada 3 – 4 gang (entahlah, apa bahasa Indonesianya, mungkin tahapan….???)

1. Dimulai dengan bermacam-macam sop dan bermacam-macam salat, juga buah jaitun yang sudah diasamkan.

2. Makanan pokok, bisa bermacam-macam ikan dan juga udang, cumi yang dimasak dengan bermacam-macam cara pula.

3. Selain ikan dan udang, cumi pun kerang, jelas ada bermacam-macam daging, dari dagiing ayam, daging sapi, daging babi, daging domba. Juga dimasak bermacam-macam cara. Tidak ketinggalan begitu banyaknya sosis asli Spanyol.

4. Banyak macam nasi, dari nasi putih, sampai nasi kuning, ada kentang goreng dan tdak ketingalan bermacam-macam roti.

5. Yang Dj. heran, banyak sekali kueh, es grim, puding daaaan…terutama banyak macam buah-buahan, juga korma tidak ketinggalan.

Di sini, para tamu tidak harus sekaligus ambil banyak. Bisa ambill sedikit-seddikit dan boleh bolak-balik 10 X kalau belum kenyang. Dan setiap kali pelayan lihat piring kosong, maka akan diambil dan kita bisia ambil piring baru, untuk ambil makanan lagi.

Di hari pertama ini, boleh dibilang, hari dimana kami berkenalan dengan suuasana lingkungan hotel. Karena….walau hotel ini hanya berbintang 4****, tapi sangat rapi, maaf….kalau Dj. bandingkan dengan Novotel Kuala Lumpur yang kurang rapi, banyak korsi di Lobby yang kotor dan pegawai hotel yang kurang ramah.

Di hotel ini, kebanyakan pengunjungnya adalah orang tua yang menghendaki ketenangan. Jelas….selama 10 hari kami di hotel ini, ada juga melihat keluarga dengan anak-anak, tapi sangat jarang. Jadi…hotel ini sangat cocok untuk kami berdua….hahahahahaha….!!!

Okay….

Dj. hari pertama tidak banyak ambil photo makanan, karena takut banyak yang ngiler….. Maaf, maksud Dj. jujur, agak sungkan takut disangka urakan….hahahahaha….!!

Semoga photo-photo yang Dj. pajang tidak membosankan dan terimakasih untuk kesabaran anda semuanya. Bila ada dari anda yang satu saat liburan ke Mallorca, maka Dj. sarankan untuk tinggal di Hotel ini (Grupotel Los Prinsipes).

Harga Hotel juga masih terjangkau, hanya € 52,- (-+ Rp. 600,- ribu) / orang / malam.

Kalau diingat, sarapan dan makan malam yang begitu meriah dan lokasi yang tepat di pinggir pantai. Pool di dalam Hotel, 1 pool di luar dengan penghangat, untuk anak-anak dan 1 pool besar di luar Hotel, maka Harga itu termasuk murah. O….ya…ada W. Lan dengan menambah biaya € 2,- / hari

Terimakasih, kepada pengasuh BalTyRa, yang selalu sabar menayangkan oret-oretan Dj. Maaf bila banyak kata-kata yang kuurang berkenan dihati anda semua….

Terutama untuk Nuchi…. Dj. tau, kalau di Indonesia, jauh lebih banyak pantai yang juga jauah lebih indah….Tapi untuk kami, pantai Alcùdia ini juga sudah sangat bagus dan indah.

Apalagi di bulan Oktober, tidak terlalu panas, hanya sekitar 30°C – 32°C, jadi sangat nyaman….

Salam manis dari kami berdua di Alcùdia Mallorca.Semoga Berkat dan Kasih TUHAN selalu menaungi anda semuanya.

Dj. 813

Bunga Bugenvile Pink yang Dj. anggap sangat cantik, untuk anda semuanya.

Adios…..!!!

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

102 Comments to "Liburan ke Mallorca (1)"

  1. Dj.  19 November, 2011 at 04:32

    Kornrlya….
    Selamat malam dari Mainz….
    Terimakasih sudah mampir, bahkan selalu mendoakan agar Dj. jadi sugih…. Amin…!!!
    Nah ya, hidup sekali, ya kalau bisa dinikmati….
    Silahkan lihat yang kedua….hahahahaha….!!!
    Semoga Kornelya sekeluarga di NY juga selalu sehat ya….
    Salam manis juga dari Mainz, untuk Kornelya sekeluarga.

  2. Kornelya  18 November, 2011 at 23:44

    Pa DJ nan “sugih”, opanya David ,sangat menikmati hidup. Menjalaninya dengan penuh kebahagiaan. Terima kasih, sudah berbagi kisah.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *