Cinta

Endah WR

 

Ketika ada cinta salah sambung bertanya “kenapa aku berjodoh dengan nya,  padahal tidak cocok.  Bukankah jodoh,  mati dan rejeki ada di tanganNYA,  kenapa DIA begitu tega menyandingkan aku dengan seorang yang membuat aku “sakit”, sementara di depan mataku ada seorang baik hati yang rela sepenuh jiwanya menerimaku dengan tulus tak diberi jalan untuk bersama denganku ??

Manusia menikah bukan semata-mata bersatunya cinta. Cinta adalah rasa yang membuat dunia ini seimbang. Yang satu di takdirkan belajar untuk menjadi “malaikat” bagi yang lain. Seorang perempuan yang sabar disandingkan dengan seorang laki-laki pemarah, seorang laki-laki kuat dengan perempuan lemah. Adilkah?? Tidak. Secara kasat mata manusia, ini tidak tampak adil,  tapi tidak ada yang salah dengan semua itu.  Sesungguhnya Tuhan mengatur agar dunia ini seimbang.  Ada penyakit ada obat, ada cantik ada jelek,  ada laki-laki ada perempuan,  ada 5 orang ibu dinyatakan mandul tapi 5 orang ibu lagi  melahirkan anak, di belahan dunia timur 5 orang berpulang,  di belahan dunia barat 5 bayi dilahirkan.

Mungkin bisa coba dimengerti bahwa inilah keadilan yang sesungguhnya,  agar semuanya berjalan seimbang. Selama kita berusaha menjadi sosok yang selalu berada dalam tuntunanNYA, kita akan diberi jodoh yang sesuai, jika kita baik maka baik pula jodohnya (QS.An-nur-26).  Sesuai,  namun bukan berarti cocok kita hanyalah pemain dan Tuhan adalah sang sutradara. Perkawinan akan menjadi bahagia ketika suasana di dalam rumah seimbang. Yang penyabar bisa membawa  si pemarah menjadi cool, yang pendiam bisa membawa yang bawel tenang,yang bawel bisa membawa sang pendiam sedikit ekspresif…Tuhan Maha tahu segala yang tersembunyi. Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,dan boleh jadi pula kau menyukai sesuatu padahal dia amat buruk bagimu.Allah mengetahui sedang kamu tidak->QS 2:216.

Mungkin dunia tidak enak dinikmati ketika semata-mata yang perfect bersanding dengan yang perfect,  bisa jadi, dunia ini akan penuh dengan “sampah” ???

Keikhlasan dan kesabaran dalam membina rumah tangga salah satu ujian manusia meningkatkan kualitas hidup di Mata Tuhannya,  maka dikatakan perkawinan adalah ibadah.

Perkawinan bukanlah akhir dari penderitaan ataupun awal dari kebahagiaan. Tidak ada perkawinan tanpa masalah. Ketika akad sudah diucapkan berarti masalah yang sesungguhnya justru baru dimulai. Karena dua budaya, dua perbedaan, dua kekuatan,  dua ego …..dua…dua…banyak “dua” disatukan

Ketika usaha membuat keseimbangan gagal, maka sang sutradara, Tuhan, akan turun Tangan. Kita yang menjemput dan menciptakan kebahagiaan, Tuhan yang memantapkannya dan memberi stempel “happy”  atau “sad” ending di akhir kisah setiap manusia.  Kegagalan adalah bukan berarti manusia tak berhasil tetapi itulah batas takdirmu. Sesungguhnya setelah kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya setelah kesulitan ada kemudahan, QS 94,5-6 dengan dua ayat DIA menegaskannya, jadi jangan pernah putus asa. Jika dari awal kita menyerahkan segala urusan pada NYA, maka percayalah bahwa untuk urusan yang lain DIA akan terus memantaunya. DIA akan dekat jika kita dekat, dan akan jauh jika kita menjauh.

Tak ada yang salah dengan cinta.  Cinta itu bersih dan murni. Cinta adalah rasa yang sulit dikendalikan, kadang membuat semangat, namun kadang membuat sedih, maka jangan pernah membiarkan rasa ini lepas dari pengawasanNYA, “Suara” NYA akan menuntun hatimu mendapatkan yang cinta yang benar.

Jika cintamu pada kekasih pudar, terabaikan atau hilang,  cintamu masih mampu membuat isi dunia ini bersinar. Jadikan Cintamu membuat dunia ini seimbang. Jika kamu kaya, cintamu bisa membuat si miskin bahagia, jika kamu berilmu, cintamu bisa membuat si bodoh pandai, jika kamu sehat cintamu bisa membuat yang sakit kuat, jika kau seorang ibu atau ayah berikan cintamu pada anak-anak tak berayah atau beribu. Dan jika kamu tak punya apa-apa buatlah sebentuk cinta di bibirmu, senyumlah dan  tebarkanlah, auranya akan membuat  seluruh pelosok bumi ini teduh.

Untuk para sahabat yang ingin dimengerti dan yang seharusnya mengerti !!

“ Suatu saat nanti……jika waktu semakin dekat “

Tak akan kau lihat cahaya diwajahku akan memudar

Sentuhanku akan tetap terasa lembut menyentuh kulit tuamu, meski keriput tak bisa kusembunyikan

Sorot mataku akan tetap arif menatap tajam wajah tuamu

Badan bungkukku akan selalu kuat menopang langkah-langkahmu

Aku  bukan  Ratu sejagat  yang kemolekan tubuhnya membuat setiap laki-laki bergetar

Aku bukan seorang diva  yang keindahan suaranya membuat pikiran terhanyut lembut

Aku bukan Khadijah r.a seorang Saudagar kaya

Aku  juga  bukan  Halimah  Tu sa’diah yang dengan kelembutan dan kasih sayangnya membuai Sang Rasul kecil

Aku hanyalah seorang perempuan biasa yang bukan siapa-siapa, yang terbalut gaun sederhana yang kubeli dari rizki yang kau berikan. Yang akan kutanggalkan hanya untukmu. Suaraku tidak merdu, tapi selalu bisa membisikan ketentraman saat engkau dalam kelelahan. Aku tak punya apa-apa tapi aku siaga menjaga harta dan kehormatanmu.  Dan maafkan aku jika sikapku kurang lembut pada anak-anakmu,  karena aku ingin mereka tidak manja dan tegar.

Aku memilihmu karena kau mencintai Tuhanku, maka aku ingin kau memilihku karena aku mencintai Tuhanmu.  Insya Allah,  DIA akan mengakhiri kisah kita dengan Happy ending

cintailah aku karena hatiku, karena dia tak pernah lapuk termakan usia

 

Cinta
Ketika mentari menyongsong
Semangatku bergelora memulai hari
Saat mentari melambai ….
Jingganya membuatku rindu

Redupnya malam membuatku sedih…
Karena ku takut… rasa ini kan hilang ketika ku terlelap

Hati berdesir saat rasa menginginkan kau berada disisi
Jantung berdegup saat kulihat sosokmu
Tak bisa ku tepis bahwa rasa ini membuatku lelah….
Lelah….karena hidupku terkekang
Terkekang karena……
Kelembutanmu membuatku bahagia
Keegoisanmu membuatku sakit
Kesombonganmu membuatku kecewa

Terimakasih rasa, karena …….karenamu hidupku jadi penuh warna

Jadikan cintamu sebagai penyejuk hati bukan sekedar sebagai bumbu sebuah hasrat.

 

Nama saya Endah WR. Saya ibu dari 3 orang putri. Tinggal di Cimahi. Hobi saya menulis, membaca, menggambar (jika senggang) dan bermain badminton. Saya bukan seorang sastrawan yang sanggup merangkai kata-kata menjadi sebuah kalimat yang  puitis dan indah. Saya hanya bisa menulis tentang sesuatu dengan lugas dengan gaya bahasa saya sendiri . Saya juga tidak terlalu paham EYD tapi selalu berusaha melakukan yang terbaik yang saya bisa.

 

Note Redaksi:

Selamat datang dan selamat bergabung Endah WR, make yourself at home. Ditunggu rangkaian kata-kata yang lainnya ya… Terima kasih kepada Mbak SAW yang mengenalkan Baltyra kepada Endah WR. Lama tak kedengaran kabarnya, mbak SAW?

 

17 Comments to "Cinta"

  1. FlyHi  29 November, 2011 at 21:04

    Akhirnya kesampaian juga….Bagus. As I said you’ve got the talent…..you’ll be a good writer…GO…GO…GO. Kalau jadi profesional jangan lupa bagi honornya….

  2. endah wr  14 November, 2011 at 06:48

    salam kenal juga buat semuanya

  3. endah wr  14 November, 2011 at 06:48

    makasih semua ya. saya baru buka lagi nih….hari ini.

  4. bundo ida  12 November, 2011 at 12:43

    Bagus tulisannya, penyajiannya enak… rangkaian katanya indah…

  5. Dewi Aichi  10 November, 2011 at 09:10

    Salam kenal Endah….love..tepat sekali judulnya untuk mengawali pertemanan di baltyra.

  6. Mawar09  9 November, 2011 at 21:56

    Endah WR : salam kenal dan selamat bergabung di Baltyra. Tulisan yang bagus!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.