Porto Christo

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO….. HALLO…..

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. yang masih berthema liburan di Pulau Mallorca…Semoga belum bosan ya, kalau bosan…tolong Dj. dikasi tau, maka akan Dj. stop…..hahahaha….!!!

Kali ini kami ingin ajak anda semua, jalan-jalan bersama kami ikut tour ke Monte Christo. Tapi tujuan yang terutama adalah, melihat Goa Naga. Pagi ini, kami harus bangun pagi, karena Tournya berangkat agak pagi, mengingat ada beberapa tempat yang juga akan kami kunjungi….

Okay….

Jelas….kami akan sarapan lebih dulu, bahkan di ruang makan masih sepi , maka Dj. beranikan diri untuk ambil beberapa photo.

Tersedia juga ikan salmon asap dan juga Champagne….

Jelas tidak akan Dj. lewatkan, salmon asap kesukaan Dj. Tapi tidak dengan Champagne, masih terlalu pagi….. (Nein, danke…!!!)

Kali ini, tourleadernya wanita dan sangat ramah, banyak yang dia jelaskan, tempat-tempat yang bersejarah. Tapi maaf, karena Dj. lebih tertarik dengan mengarahkan kamera daripada mendengarkan si tourleader. Hanya satu yang Dj. dengar, bahwa di desa Majorica ini terkenal dengan hasil mutiara. Sedikit lebih mahal dari tempat lain, tapi asli dan ada certificate nya…

Susi tertarik untuk membeli beberapa mutiara, maklum punya anak wanita (Dewi), punya menantu wanita (Jana) dan punya kakak wanita juga….

Setelah puas belanja mutiara, maka kami menuju ke bus dan melanjutkan perjalanan ke Monte Christo. Pelabuhan yang sangat banyak dengan Yacht (kapal-kapal orang kaya).

Kami sempatkan untuk makan siang disalah satu Restaurant, dengan menu Pizza. Ternyata, orang Mallorca (Spanyol) bisa bikin pizza dan tidak kalah dengan orang Italy. Ternyata sangat uenak, entah doyan, kelaparan, atau memang rakus….hahahahaha….!!!! Bukan Susi, karena Susi hanya makan sedikit, tapi Dj. makan lebih dari 1 piring….

Mau belanja kristal “ Swarovsky “ juga ada dan bahkan lebih murah daripada di Mainz….

Setelah puas jalan-jalan kiri-kanan, (karena di pelabuhan Monte Christo, hanya diberi waktu 2 jam), maka kami melanjutkan perjalanan ke Goa Naga.

Kami bukan antri karcis, karena saat di Bus, oleh tourleadernya sudah dibagikan karcis untuk setiap orang, satu-satu. Kami hanya antri untuk masuk ke goa, karena bersamaan, ada beberapa bus yang juga membawa tourist. Semua berjalan lancar, karna tidak ada yang ingin duluan masuk…. semua santai…..

Sangat disayangkan, karena di dalam goa, tidak diperkenankan untuk ambil photo atau video. Dengan peringatan, barang siapa ketahuan ambil dengan kamera atau HP, maka akan segera dikeluarkan dari goa. Jadi ini photo-photo yang Dj. beli sebagai postcard dan Dj. scane untuk anda semua.

Jujur, Dj. agak kecewa, karena Goa Maharani di Lamongan (Jawa Timur), yang kami tengok tahun lalu jauh lebih bagus. Hanya satu yang lain, karena goa ini, menurun ke bawah dan di bagian bawah, ada danaunya…..

Sampai bagian paling bawah, maka dibuat satu tempat yang sangat luas dengan banyak tempat duduk. Di sana kami semua dikumpulkan, tau-tau lampu dipadamkan (gelap gulita). Kemudian menyala lampu kecil didanau dan kemudian beberapa menyusul…

Terdengar musik yang sangat lembut dan molai terlihat 1, 2, 3 , perahu kecil dari kayu dengan ada pemain orgel di atasnya….sangat romatis. Hal ini berjalan sekitar 30 menit dan kami melanjutkan jalan kaki dan melihat stalagmit dan stalaktit yang beribu-ribu….

Tidak terasa, maka kami sudah keluar dari goa naga….

Setelah membeli sedikit kenang-kenangan dan kamipun melanjutkan perjalanan ke pantai….Di sini di jelaskan oleh tourleadernya, bahwa tempat dimana orang-orang kaya tinggal. Dj. iseng nanya, kalau rumah di sini apa mahal sekali, apa dengan €1,- juta sudah bisa dapat rumah…?? Dia jawab, untuk €1,- juta (Rp. 12 Millyard), mungkin dapat gudang yang berukuran 3M X 2 M…. Haaaaach…..???!!! Jadi satu rumah harganya berapa…??? Dia jawab, rumah yang paling murah seharga € 16,- juta….Wadoooh…..!!! Dj. jadi kecewa, tidak bisa membelikan Susi rumah di sana….hahahahahahaha…..!!!!

Dengan muka kecewa, Dj. bilang ke Susi, berenang saja di hotel, murah meriah…. Ngapain punya rumah mahal-mahal, kan hanya untuk tidur saja….hahahahahaha….!!!!

Okay…..

Banyak sudah yang Dj. pamerkan, semoga anda semua bisa turut menikmati tour ke Goa Naga hari ini….Mohon maaf bila ada kata-kata yang tidak berkenan dan semoga anda semua masih mau melihat oret-oretan Dj. yang akan datang.

Terimakasih untuk kesabaran anda semua dan terimakasih kepada pengasuh BalTyRa, yang selalu setia menayangkan oret-oretan Dj. Semoga Berkat dan Kasih TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

Salam manis dari kami di Mainz….

Dj. dan Susi.

Karikatur di kaos kami, adalah hasil lukisan mas Prabu dan dicetak oleh seorang sahabat yang tingggal di Surabaya.

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

93 Comments to "Porto Christo"

  1. Dj.  18 December, 2011 at 01:18

    elnino Says:
    December 17th, 2011 at 21:07

    Wah, guanya bagus ya… Dg stalagtit dan stalagmit yang indah. Apalagi ada atraksi perahu musik di danau… Coba kita bisa kemas gua2 di Indonesia yg tidak kalah bagus. Pasti lebih banyak turis yg datang….

    Kaos karikatur wajah om Dj & Tante Susi keren deh….
    ——————————————————————————–

    Elnino….
    Selamat Malam dari Mainz….
    Benar sekali, kalau doa di Indonesia, seperti Goa maharani di Lamongan itu lebih banyak diperhatikan, Dj. juga percaya akan banyak tourist yang akan datang. Tapi Goa Maharani sudah banyak kemajuan….
    Pertama kali Dj. kesana 2001 sangat kacau, tahun lalu sudah jauh lebih bagus. Mudah-mudahan akan lebih terpelihara.
    Salam manis dari Mainz….

  2. elnino  17 December, 2011 at 21:07

    Wah, guanya bagus ya… Dg stalagtit dan stalagmit yang indah. Apalagi ada atraksi perahu musik di danau… Coba kita bisa kemas gua2 di Indonesia yg tidak kalah bagus. Pasti lebih banyak turis yg datang….

    Kaos karikatur wajah om Dj & Tante Susi keren deh….

  3. Dj.  13 December, 2011 at 22:51

    teffy Says:
    December 13th, 2011 at 13:56

    Hi oom Dj, met sore, sorry baru balas yah!

    OBG, Steffy cuman make satu nama, terlalu sibuk buat nama lain, haha. Iy sdh tau OBG dr KoKi duluuuuu. Tp Steffy ini tdk suka menulis ato komentar, kl lagi sempat n tulisannya menurut Steffy bagus ato fotonya bagus ya ksh komentar.

    Wuaaah bener2 yah oom Dj kl sdh rezeki ga bakal ke mana2, maksud hati cuman bantu2 mana tau ditawarin apart dekat TK, sdh murah dekat pula. Coba kl oom ga bantu2 belum tentu ditawarin yah, hihi.

    Terima kasih sdh berbagi sebagian perjalanan hidup oom Dj sek. Selamat bekerja yah!
    ————————————————————————–

    Steffy….
    Vielan Dank….!!!
    Senang dapat balasan komentar dari steffy….
    Benar memang, soal Appartment, memang rejeeki.
    Walau saat itu, kami sudah punya rumah dengan 7 kamar, hanya saja jauh dari Mainz dan cape mondar-mandir. Waktu nya habis dijalan ( tua dijalan ) hahahahahahahaha….!!!
    Salam manis dari Mainz….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.